RPJM DESA MANGKUNG TAHUN 2012

 

 

 

PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK TENGAH
KECAMATAN PRAYA BARAT
DESA MANGKUNG

Telepon :085303700741

                                                                            

KEPALA DESA MANGKUNG
KECAMATAN PRAYA BARAT KABUPATEN LOMBOK TENGAH

 

PERATURAN DESA
NOMOR :  1  TAHUN 2010

 

TENTANG

RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA

 (RPJM-DESA) TAHUN 2010 -2014
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
KEPALA DESA MANGKUNG

 

 

Menimbang :

a. bahwa dalam rangka RPJM-Desa perlu dibuat peraturan Desa yang merupakan landasan hukum untuk mengatur kebijakan-kebijakan perencanaan pembangunan Desa;

  1. bahwa untuk menetapkan RPJM-Desa sebagaimana dimaksud huruf a, diperlukan adanya Peraturan Desa;
  2. bahwa untuk menjabarkan dan melengkapi peraturan tersebut diperlukan keputusan Kepala Desa.
  3. Bahwa dalam menjalankan kebijakan tertentu, diperlukan rekomendasi dan petunjuk teknis.

 

     Mengingat      1.   Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 5 Tahun 2007 tentang Pedoman Penataan Lembaga Kemasyarakatan;

  1. Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 7 Tahun 2007 tentang Kader Pemberdayaan Masyarakat;
  2. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 12 Tahun 2007 tentang Pedoman Penyusunan dan Pendayagunaan Data Profil Desa/Kelurahan
  3. Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 66 Tahun 2007 tentang Perencanaan Pembangunan Desa.
  4. Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 67 Tahun 2007 tentang Pendataan Program Pembangunan Desa/Kelurahan
  5. Peraturan Bupati Lombok Tengah Nomor 10 Tahun 2009 tentang pedoman pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan desa / kelurahan;

 

 

 

 

DENGAN PERSETUJUAN BERSAMA

BADAN PERMUSYAWARATAN DESA MANGKUNG
DAN KEPALA DESA MANGKUNG

 

MEMUTUSKAN :

 

Menetapkan       :     PERATURAN DESA TENTANG RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA ( RPJM DESA).

BAB I

KETENTUAN UMUM


Pasal 1

 

Dalam Peraturan Desa ini yang dimaksud dengan :

  1. Pemerintahan Desa adalah Pemerintahan Desa Mangkung dan Badan Permusyawaran Desa ( BPD ) Desa Mangkung
  2. Pemerintah Desa adalah Kepala Desa dan Perangkat Desa.
  3. Peraturan Desa adalah semua peraturan yang ditetapkan oleh Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa ( BPD );
  4. Keputusan Kepala Desa adalah semua keputusan yang bersifat mengatur dan merupakan pelaksanaan dari peraturan Desa dan kebijaksanaan Kepala Desa yang menyangkut Pemerintahan, Pembangunan dan Kemasyarakatan
  5. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa  yang selanjutnya disingkat RPJM-Desa adalah dokumen perencanaan untuk periode 5 (lima) tahunan yang memuat arah kebijakan Pembangunan Desa, arah kebijakan keuangan Desa, kebijakan umum, program, program Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), lintas SKPD, dan program prioritas ke wilayahan, disertai dengan rencana kerja.
  6. Rencana Kerja Pembangunan Desa yang selanjutnya disingkat RKP-Desa adalah dokumen perencanaan untuk periode 1 (satu) tahun yang merupakan penjabaran dari RPJM-Desa yang memuat rancangan kerangka ekonomi Desa, dengan mempertimbangkan kerangka pendanaan yang dimutahirkan, program prioritas Pembangunan Desa, rencana kerja dan pendanaan serta prakiraan maju, baik yang dilaksanakan langsung oleh Pemerintah Desa maupun yang ditempuh dengan mendorong partisipasi masyarakat dengan mengacu kepada Rencana Kerja Pemerintah (RKP);
  7. Lembaga Pernberdayaan Masyarakat/Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa yang selanjutnya disebut LPMD/LKMD adalah lembaga yang dibentuk oleh masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan merupakan mitra Pemerintah Desa dalam memberdayakan. masyarakat
  8. Kader Pernberdayaan Masyarakat yang selanjutnya disebut KPM adalah anggota masyarakat Desa yang memiliki pengetahuan, kemauan untuk menggerakkan masyarakat berpartisipasi dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan partisipatif
  9. Profil Desa adalah gambaran menyeluruh tentang karakter Desa yang meliputi data dasar keluarga, potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, kelembagaan, prasarana dan sarana serta perkembangan kemajuan dan permasalahan yang dihadapi Desa.

 

BAB II
TATA CARA PENYUSUNAN DAN PENETAPAN RPJM-DESA

 

Pasal 2

  1. Rencana RPJM-Desa dapat diajukan oleh Pemerintahan Desa;
  2. Dalam menyusun rancangan. RPJM-Desa, Pemerintahan Pesa harus memperhatikan dengan sungguh-sungguh aspirasi yang berkembang di masyarakat yang diwadahi oleh LPMD / LKMD;
  3. Rancangan RPJM-Desa yang berasal dari Pemerintahan Pesa disampaikan oleh Kepala Desa kepada pemangku kepentingan yaitu: LPMD/LKMD, Lembaga Kemasyarakatan, PKK, KPM Tokoh Masyarakat, tokoh Agama, dan sebagainya;
  4. Setelah menerima rancangan RPJM-Desa, Pemerintahan Pesa melaksanakan Musrenbang Desa untuk mendengarkan penjelasan Kepala Desa tentang perencanaan pembangunan Desa
  5. Jika rancangan RPJM-Desa berasal dari pPemerintahan Desa, maka Pemerintahan Desa mengundang LPMD/LKMD, lembaga-lembaga kemasyarakatan, tokoh Agama, tokoh masyarakat dan lain-lain untuk melakukan Musrenbang-Desa membawa RPJM-Desa
  6. Setelah dilakukan Musrenbang-Desa sebagaimana dimaksud dalam ayat (4) dan (5), maka Pernerintahan Desa menyelenggarakan rapat paripurna yang dihadiri oleh BPD dan Pemerintah Desa serta LPM/LKMD dan Lembaga Kemasyarakatan dalam acara penetapan persetujuan. BPD atas rancangan RPJM-Desa menjadi RPJM-Desa yang dituangkan dalam Peraturan Desa;
  7. Setelah mendapat persertujuan Pernerintahan Desa sebagaimana yang dimaksud dalam ayat (6), maka Kepala Desa menetapkan RPJM-Desa, serta memerintahkan Sekretaris Desa atau Kepala Urusan yang ditunjuk untuk mengundangkan dalam Lembaran Desa

BAB III
MEKANISME PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENETAPAN RPJM-DESA

Pasal 3

v  Pemerintahan Desa wajib mengembangkan nilai-nilai demokrasi, para anggotanya untuk mengambil keputusan yang dikoordinir oleh LPMD/LKMD atau sebutan lain dalam forum Musrenbang-Desa

v  Mekanisme pengambilan keputusan dalam forum Musrenbang-Desa dalam perencanaann pembangunan Desa berdasarkan musyawarah dan mufakat

BAB IV
KETENTUAN PENUTUP

Pasal 4

Hal-hal lain yang belum cukup diatur dalam peraturan RPJM-Desa ini akan diatur oleh keputusan Kepala Desa.

Pasal 5

  1. Peraturan Desa tentang RPJM-Desa ini mulai berlaku pada saat diundangkan.
  2. Agar setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan pengundangan peraturan Desa ini dengan menempatkan dalam lembaran Desa

       Ditetapka di        :        Mangkung

       Pada tanggal     :  25  Januari  2010

KEPALA DESA MANGKUNG

 

 

LALU ATHAR

  Diundangkan di :    Mangkung

  Pada tanggal     :    25Januari 2010

           Sekretaris Desa

 

 

        HAJI LALU BADRAN

 

KATA PENGANTAR

 

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

 

Puji Syukur Kehadirat Allah Swt kami panjatkan, dimana setelah melalui proses yang  cukup panjang dan berkat bantuan dari semua pihak, akhirnya rencana pembangunan jangka menengah desa (RPJM Desa ) Mangkung  5 tahun ini  dapat diselesaikan, dan  kami yakin bahwa dokumen RPJM Desa ini masih terdapat banyak kekurangan dan  kelemahannya, mengingat kemampuan kami yang sangat terbatas.

Oleh karena itu dalam rangka penyempurnaannya, kretik serta saran dari semua sangat kami harapkan .

Atas segala bantuan dari semua pihak yang telah membantu penyusunan dokumen RPJMDes ini kami sampaikan banyak terimakasih dan semoga menjadi Amal Ibadah  Disi Allah SWT.Amin Ya Rabbal Aalamin.

 

Wassalamu’ alaikum Wr.Wb

Mangkung, 25 Januari 2010

Kepala Desa Mangkung

 

 

 

LALU ATHAR

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR ISI

       

BAB I     PENDAHULUAN

1       Latar Belakang                                                                                            

             .2        Dasar Hukum                                                                                  

3       Pengertian                                                                                       

 

BAB II.   PROFIL DESA

1.Kondisi Desa

          1.1.Sejarah Desa

                        1.2.Demografi Desa

                        1.3 Keadaan  sosial

           1.4.Keadaan Ekonomi  

2.Kondisi Pemerintahan Desa

2.1 Pembagian Wilayah Desa

2.2. Struktur Organisasi Pemerintah Desa

BAB III   POTENSI DAN MASALAH

3.1.Potensi

3.2.Masalah

 

BAB IV.RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA

1.VISI DAN MISI

.1      Visi                                                                                                                

.2      Misi    

2.Kebijakan pembangunan                                                                                              

2.1. Arah kebijakan Pembangunan desa

2.2 Program Pembangunan Desa

2.3 Strategi Pencapaian

2.4.permasalahan.

                   

                                                                   

LAMPIRAN

LMPIRAN TERDIRI DARI :

 

  1. Tabel rencana pembangunan jangka menengah desa (RMPJM-Desa)
  2. Tabel pemeringkatan usulan kegiatan perencanaan pembangunan desa berdasarkan RKP-Desa.
  3. Peraturan desa tentang RPJM-Desa
  4. Keputusan Kepala Desa tentang RKP Desa
  5. Tabel rencana kerja pembangunan desa (RKP-Desa) tahunan
  6. Tabel perencanaan pembangunan desa yang ada dananya (dibiayai  APBDes/Kel. Dan pihak ketiga ).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. I.                   MOTO

 

MANGKUNG BERSERI

    

 

-     Bersih     –    Sehat     –    Rapi    –          Indah     -

 

 

  1. II.                KEPALA DESA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                                   LALU ATHAR

  1. III.             VISI  dan MISI
  • VISI
  • Terwujudnya masyarakat  Desa Mangkung yang sejahtera, adil makmur, berbudaya, beriman, mandiri, memiliki kesetiakawanan social yang tinggi, aman dan nyaman dalam suasana yang kuat.
    • MISI
    • Menyelenggarakan pemerintahan yang mengacu pada prinsip-prinsip penyelenggaraan pemerintahan  yang baik dan bersih.
    • Menumbuhkan ekonomi pedesaan berbasis agribisnis dan koperasi.
    • Mengupayakan tersedianya lembaga pendidikan dan  kesehatan  yang memadai.
    • Mengupayakan tersedianya inprastruktur jalan yang memadai disemua wilayah terutama akses jalan dusun dan jalan poros desa.
    • Menumbuh kembangkan semangat demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dengan tetap menghormati dan mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal dan sosial kemasyarakatan .

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1.        Latar belakang

 

Desa memiliki hak untuk mengurus/mengatur rumah tangganya sendiri yang disebut otonomi desa. Hak untuk mengurus/mengatur rumah tangganya sendiri sebagai kesatuan masyarakat hukum tidak hanya berkaitan dengan kepentingan pemerintahan (kenegaraan) semata, akan tetapi juga berkaitan dengan kepentingan masyarakatnya.

Desa memegang peranan penting dalam pembangunan nasional. Bukan hanya dikarenakan sebagian besar rakyat Indonesia bertempat tinggal di desa, tetapi desa memberikan sumbangan besar dalam menciptakan stabilitas nasional. Pembangunan desa adalah merupakan bagian dari rangkaian pembangunan nasional. Pembangunan nasional merupakan rangkaian upaya pembangunan secara berkesinambungan yang meliputi seluruh aspek kehidupan masyarakat.

Pembangunan desa bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, termasuk penciptaan iklim yang mendorong tumbuhnya prakarsa dan swadaya masyarakat desa. Penduduk pedesaan adalah merupakan suatu potensi sumber daya manusia yang memiliki peranan ganda, yaitu sebagai objek pembangunan dan sekaligus sebagai subjek pembangunan. Dikatakan sebagai objek pembangunan, karena sebagian penduduk di pedesaan dilihat dari aspek kualitas masih perlu dilakukan pemberdayaan. Sebaliknya sebagai subjek pembangunan penduduk pedesaan memegang peranan yang sangat penting sebagai kekuatan penentu (pelaku) dalam proses pembangunan pedesaan maupun pembangunan nasional.

Pembangunan desa merupakan cara dan pendekatan pembangunan yang diprogramkan oleh negara (pemerintah dan masyarakat) dengan mengerahkan kemampuan yang dimiliki untuk membangun masyarakat di pedesaan. Pembangunan desa merupakan kewajiban dan tanggung jawab politis negara dalam usaha memecahkan masalah sosial ekonomi negara. Masih banyak tanggung jawab di bidang pembangunan yang masih perlu penyesuaian-penyesuaian dalam rangka memajukan desa dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan rakyat dalam bentuk membangun sarana dan prasarana yang mendukung peningkatan produksi dan distribusi di wilayah pedesaan, mengentaskan masyarakat dari berbagai keterbelakangan dan kemiskinan. Kesemuanya merupakan tantangan bagi pemerintah dan masyarakat saat ini dan  masa mendatang.

Pembangunan desa di Indonesia merupakan masalah sosial ekonomi dan politik dalam negeri yang mendapat sorotan dan perhatian dari berbagai kalangan tidak hanya dari dalam negeri tetapi juga mendapat perhatian dari pihak-pihak luar negeri. Pembangunan desa di Indonesia masih lemah dari berbagai aspek pembangunan, baik aspek bantuan dan dukungan moril, politik, teknologi, maupun pendanaan.

Pemerintah menyadari akan pentingnya pembangunan desa. Berbagai bentuk dan program untuk mendorong percepatan pembangunan kawasan pedesaan telah dilakukan oleh pemerintah, namun hasilnya masih belum signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, ke depan pembangunan desa harus dilakukan secara terencana dengan baik dan harus menyentuh kebutuhan riel masyarakat desa.

Sehingga pembangunan yang dilakukan di kawasan pedesaan dapat membumi dengan masyarakatnya dan tidak mengawang-awang. Artinya, pembangunan desa ke depan harus terencana dengan baik berdasarkan hasil analisis atau kajian yang menyeluruh terhadap segenap potensi (kekuatan dan peluang) dan permasalahan (kelemahan dan hambatan/ ancaman) yang dihadapi desa. Hasil analisis terhadap potensi dan permasalahan yang ada dan mungkin akan muncul di masa mendatang inilah yang menjadi bahan dasar bagi perencanaan dan program pembangunan desa di masa mendatang dengan melibatkan seluas-luasnya partisipasi masyarakat.

Pasal 63 Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa, mewajibkan kepada Pemerintah Desa untuk menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) dan Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKP Desa).

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) adalah dokumen perencanaan untuk periode 5 (lima) tahun yang memuat arah kebijakan pembangunan desa, arah kebijakan keuangan desa, kebijakan umum dan program, dengan memperhatikan program Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dan program prioritas kewilayahan, disertai dengan rencana kerja.

Selanjutnya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 66 Tahun 2007 tentang Perencanaan Pembangunan Desa, pasal 2 (ayat 3) menyatakan bahwa RPJMDes memuat arah kebijkan keuangan desa, strategi pembangunan desa, dan program kerja desa.

Sebagaimana halnya fungsi perencanaan adalah untuk menjamin adanya keterkaitan dan konsisten antara perencanaan (program), penganggaran, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi, sehingga RPJMDes merupakan rangkian kegiatan proses pembangunan desa yang sangat penting untuk disusun atau dibuat oleh pemangku kebijakan desa.

 

1.2.        Maksud dan Tujuan .

  1. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) adalah merupakan dokumen perencanaan pemerintahan desa untuk periode 5 (lima) tahun.
  2. RPJMDes merupakan penjabaran dari visi, misi dan program Kepala Desa yang penyusunannya mengacu pada Visi dan Misi Bupati, Renja SKPD Kabupaten Lombok Tengah, pihak ketiga dan sumber –sumber lain.
  3. 3.Tersusunnya RPJM Desa adalah sebagai pedoman bagi pemerintah desa dalam melaksanakan berbagai program dan kegiatan pembangunan desa, penyelenggaraan pemerintahan desa dan pembinaan masyarakat desa.

 

 

1.3.         Dasar Hukum

  1. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang sistim perencanaan pembangunan nasional.
  2. Undang-undang nomor 32 Tahun 2004 tentang pemerintah daerah.
  3. Peraturan Pemerintah nomor 72 tentang desa
  4. Permendagri Nomor 66 tahun 2007 tentang perencanaan pembangunan desa
  5. Peraturan Daerah kabupaten Lombok tengah nomor 10 tahun 2006 tentang pedoman penyusunan organisasi dan tata kerja pemerintahan desa .

 

 

1.4. pengertian

Yang dimaksud dengan ;

  1. Musrenbang desa ( Sangkep Belik )
  2. RPJM Desa
  3. RKP Desa
  4. Tujuan Musrenbang Desa ( Sangkep belik ).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

PROFIL DESA

 

  1. 2.     KONDISI DESA

2.1.1.   Sejarah Desa

Berdirinya desa mangkung tidak dapat diketahui secara pasti karena tidak ada bukti peninggalan sejarah yang bisa digunakan sebagai petunjuk untuk mengetahui sejarah desa, kami hanya dapat menggunakan analisa dan beberapa peristiwa dan menghubungkan dengan inpormasi dari para tokoh masyarakat desa .

Secara sederhana sumber-sumber yang kami jadikan pedoman untuk menelusuri sejarah berdirinya desa mangkung adalah :

Adanya sebuah tempat bernama  Makam Pengalang diwilayah Desa Kateng sekarang,  dari sanalah lahir pemikiran seorang tokoh bernama Nek Pinaran. Beliau  mengajak masyarakat untuk mendirikan sebuah tempat penjagaan wilayah yang disebut sesawik  wilayah disebuah tempat  yaitu di mangkung.Pembuatan sesawik wilayah  tersebut dijaga dan diawasi setiap saat oleh petugas yang ditunjuk, kemudian lama kelamaan tempat sesawik sangat cocok sebagai tempat tinggal atau tempat mendirikan perkampungan. maka masyarakat dari pengalang  sebagian mulai pindah di Mangkung membangun tempat tinggal membangun /rumah.Tidak lama kemudian perkampungan yang dibangun akhirnya menjadi besar dan luas.Komunitas penduduk yang besar tersebar di wilayah yang luas akhirnya pada kira-kira tahun 1904 atas dasar musyawarah berdirilah sebuah desa yang diberi nama desa mangkung yang merupakan wilayah  Pengalang dan dipimpin oleh seorang tokoh masyarakat  dengan sebutan atau gelar JERO  dan Kepala Desa sekarang.

Mangkung diambil dari kata mangkok yang artinya wadah atau tempat, maksudnya adalah tempat berkumpul untuk menyelesaikan berbagai kepentingan dan persoalan persoalan yang terjadi di masyarakat terutama adat istiadat dan atau kepentingan umum.

 

 

 

 

  Nama nama tokoh masyarakat yang pernah memimpin desa mangkung sampai saat ini sebagai berikut :

No

N A M A

ALAMAT

PERIODE

MASA JABATAN

KET.

1

Mq.Kayangan

Mkg.Daye

1904-1909

4

JERO

2

Mq.Anom

Btusamban

1909-1912

3

 

3

Mq.Kayangan

Mkg.Daye

1912-1916

4

 

4

Mq.Nirah

Balagri

1916-1918

2

 

5

Mq.Jinamat

 

1918-1919

1

 

6

Mq.Mutariye

Pelah

1919-1921

2

 

7

Mq.Ayulan

Mkg.Daye

1921-1923

2

 

8

L.Arpan als.H.L.Moh.Saleh

Mkg.Lauq

1923-1935

12

Kepala Desa

9

Mq.Mustiah

Mkg.Lauq

1935-1936

1

 

10

H.L.Moh.Saleh

Mkg.Lauq

1936-1946

10

 

11

H.L.Darmawan

Mkg.Lauq

1946-1957

11

 

12

H.L.Simpang

Btusamban

1957-1990

33

 

13

L.Sudirman

Mkg.Lauq

1990- 2007

17

 

14

L.Athar

Mkg.Lauq

2007-sekarang

5

Sampai sekarang  2011

 

 

2.1.2.   Demografi Desa  

a)      Letak

      Secara geografis Desa Mangkung terletak dibagian selatan Ibu Kota Kecamatan merupakan bagian integral dari wilayah Kabupaten Lombok Tengah   dengan jarak dari Ibu Kota Kecamatan 8 Km dan dari Ibu Kota Kabupaten 14 Km , sedangkan dari Ibu Kota Propinsi sekitar 39 Km dengan batas-batas wilayahnya sbb :

Sebelah Utara                  :  Desa Bonder

Sebelah Timur                  :  Desa Kateng dan Desa Bayu urip

Sebelah Selatan               :  Desa Selong Belanak dan Desa Mekar sari

Sebelah Barat                  :  Desa Pandan Indah dan Batu Jangkih.

                    

b)     Luas

   Luas Wilayah Desa Mangkung 3.134 Ha merupakan desa yang paling luas

   wilayahnya di Kecamatan Praya Barat yang terdiri dari :

  1. Sawah    ………………..      835  Ha
  2. Tegalan/ladang………          514 Ha
  3. Kebun…………………….   616 Ha
  4. Hutan  …………………      .942  Ha
  5. Pemukiman Penduduk…     .227  Ha

 

c)      Jumlah Penduduk

No.

Dusun

Laki

Perempuan

Jml.Jiwa

Jml.KK

1

Mangkung Daye

434

436

870

368

2

Mangkung Lauq

949

979

1.935

521

3

Pelah

292

275

567

169

4

Bat Eat

311

383

694

195

5

Batusamban

181

197

378

130

6

Orok Gendang

599

5581

1.180

353

7

Patre

556

597

1.153

358

8

Emboan

408

453

861

282

9

Tojang

456

518

974

243

10

Jangkih Jawe

237

325

 562

242

11

Batu Ampun

342

517

859

242

12

Keling

242

272

514

163

13

Remitan

268

293

561

173

14

Batu Keliang

193

165

359

108

15

Modak

192

173

365

115

16

Bun Pande

186

188

374

115

 

 

 

 

 

 

 

JUMLAH

5.846

6.360

12.206

3.777

 

 

 

 

2.2.         Keadaan sosial

2.2.1.      Pendidikan

a)      Tingkat pendidikan Penduduk

1)      Jumlah penduduk Buta aksara

2)      Jml.penduduk usia 3- 6 bulan  masuk TK

3)      Jml.anak cacat pisik dan mental

4)      Jml.penduduk sedang Sd/sederajat

5)      Jml.penduduk tamat SD

6)      Jml.penduduk tdk tamat SD

7)      Jml.penduduk sedang SLTP/sederajat

8)      Jml.Penduduk tamat SLTP

9)      Jml.penduduk sedang SLTA

10)  Jml.Penduduk tamat SLTA

11)  Jumlah penduduk sedang D1,D2,D3

12)  Jml.penduduk Tamat D!,D2,D3

13)  Jml.penduduk sedang S1

14)  Jumlah penduduk tamat S1

15)  Jml.penduduk sedang S2

16)  Jml.Penduduk tamat S2

17)  Jumlah penduduk sedang S3

18)  Jumlah penduduk tamat S3

 

 

b)     Wajib Belajar 9 Tahun

 

1)      Jml.penduduk usia 7- 15 tahun

2)      Jml.penduduk usia 7- 15 thun yang bersekolah

3)      Jml.penduduk usia 7 – 15 tahun yang tidak bersekolah

 

 

 

c)      Rasio Guru dan Murid

1)      Jml.Guru TK

2)      Jlm.siswa TK

3)      Jml.guru SD

4)      Jml.siswa SD

5)      Jml.Gru SMP

6)      Jml.siswa SMP

7)      Jml.guru SLTA

8)      Jml.siswa SLTA

 

 

d)     Kelembagaan Pendidikan

1)      Jml.Perpustakaan desa

2)      Jumlah taman bacaaan

3)      Jml.TK

4)      Jml.SD

5)      Jml.SLTP

6)      Jml.SLTA

 

    

e)      Kesenian Dan Pariwisata

1.Kesenian

2.Pariwisata ( Situs Batu rijang )

   – Cagar Budaya alam berupa batu yang cukup banyak

     dan besar dipelihara sejak zaman dulu hingga

    sekarang dipelihara oleh pemerintah secara khusus

    dinas Pariwisata di dusun Batu Keliang

3 Unit

 

2 Ha

 

 

2.2.2.       Kesehatan

a)      Kualitas Ibu Hamil

Jumlah Ibu Hamil

279

Jumlah Ibu Hamil Periksa di Posyandu

0

Jumlah Ibu Hamil periksa diPuskesmas

242

Jumlah Ibu hamil periksa di Rumah Sakit

0

Jumlah Ibu hamil hamil periksa di Dokter Praktik

20

Jumlah Ibu hamil periksa didukun terlatih

0

Jumlah kematian Ibu hamil

0

Jumlah ibu hamil melahirkan

279

Jumlah Ibu nifas

278

Jumlah Ibu Hamil periksa di Bidan Praktik

2

 

b)     Kualitas Bayi

Jumlah Bayi lahir

279

Jumlah Bayi lahir mati

2

Jumlah bayi lahir hidup

277

Jumlah Bayi lahir kurang dari 2,5 kg

3

 

 

c)      Kualitas persalinan

Tempat persalinan puskesmas

3 unit

Tempat persalinan polindes

 

Tempat persalinan rumah praktik bidan

 

Tempat persalinan praktik dokter

 

Tempat persalinan rumah dukun

 

 

 

 

d)     Pertolongan Persalinan

Jumlah persalinan ditolong bidan

244 tindakan

Jumlah persalinan ditolong dukun

     1 tindakan

 

 

 

e)      Cakupan Imunisasi

Jumlah bayi usia 0 – 12 tahun

 

 

 

 

f)       Perkembangan Usia Subur Dan KB

Jumlah pasangan usia subur

2.296 orang

Jumlah akseptor KB

491

Jumlah pengguna alat kontrasepsi suntik

445

Jumlah pengguna kontrsepsi sepiral

13

Jumlah pengguna alat kontrasepasi kondom

 

Kontrasepsi pil

380

Vasektomi

7

tubektomi

4

Inplan

419

Pus belum KB

287

 

g)      Wabah Penyakit

MUNTABER

2

DB

 

KOLERA

 

POLIO

 

CIKUNGUNYA

 

FLU BURUNG

 

BUSUNG LAPAR

 

 

h)     Angka harapan Hidup

Angka harapan hidup desa mangkung

50-65 tahun

 

 

 

i)        Cakupan penenuhan kebutuhan air bersih

  1. Jml.keluarga menggunakan sumur gali
  2. Jumlah keluarga pelanggan PAM
  3. Jml.keluarga menggunakan penampung air hujan
  4. Jml.keluarga menggunakan air sungai
  5. Jml.Keluarga menggunakan embung
  6. Jml.keluarga menggunakan mata air

Total Jumlah Keluarga

1000 Kk

1270 KK

100   kk

900  KK

207  Kk

300  Kk

3.777 KK

 

j)       Perilaku hidup bersih dan sehat

  1. Jml.keluarga memiliki WC.
  2. Jumlah keluarga buang air besar di sungai/kebun/ hutan
  3. Jml.keluarga menggunakan MCK
  4. Pola makan

-Makan 1 kali sehari

-Makan 2 kali sehari

-makan 3 kali sehari

-Makan lebih dari 3 kali sehari

1.000 KK

1.650 KK

1.100 KK

 

 

ada

ada

ada

 

k)     Status Gizi balita

  1. Jml.balita
  2. Jml.balita gizi buruk
  3. Jml.balita bergizi baik

 

1 orang

 

l)        Jumlah Penderita sakit Tahun ini

  1. Jantung
  2. Lever
  3. Paru-paru
  4. Kangker
  5. Struke
  6. Diabetes
  7. Ginjal
  8. Malaria
  9. Lepra/Kusta
  10. HIV/Aids
  11. Gila/Stress
  12. TBC
  13. Asma
  14. ISPA

 

 

m)   Perkembangan sarana kesehatan masyarakat

  1. Juml.MCK Umum
  2. Jml.posyandu
  3. Jml.pembina Posyandu
  4. Jml.dasawisma
  5. Jml.pengurus Dasawisma
  6. Jml.petugas KB
  7. Jml.kegiatan pemberantasan sarang nyamuk/Psn
  8. Jumlah kegiatan pembersihan lingkungan

 

16 Unit

 

 

 

 

 

4        kali

 

2.2.3.      Keamanan

1)      Konflik sara

2)      Perkelahian

3)      Pencurian

4)      Perampokan

5)      Penjarahan

6)      Pemakaian Mirasdan Narkoba

7)      Prostitusi

8)      Pembunuhan

9)      Penculikan

10)  Kejahatan seksual

11)  Masalah kesejahteraan social

      -Jml.gelandangan

-jml.pengemis

-jml.anak jalanan

-jml.usia lanjut

-jml.rumah kumuh

-jml.panti jompo

Jml.panti asuhan anak

-jml.anak yatim piatu

-jml.penduduk rawan banjir

-KDRT

-Kawasan rawan keamanan

 

0

 

4 kejadian

6 kejadian

3        kejadian

 

 

 

 

2.2.4.      Peranserta masyarakat dalam pembangunan

1)      Semangat gotong royong penduduk

2)      Adat istiadat

3)      Etos kerja

Ada

Ada

ada

 

2.2.5.      Lembaga Kemasyarakatan

1)      BPD

2)      LKMD

3)      PKK

4)      KTI

5)      LEMBAGA ADAT

6)      RT

7)      BUMDES

8)      POSYANDU

9)      GAPOKTAN

10)   KOPTAN

11)  KOPERASI

12)  BUMDES/UPKD

13)  KLP.TANI

14)  ORGANISASI PEREMPUAN

1

1

1

1

1

56

1

16

1

1

3

1

16

1

 

 

 

2.3.            KEADAAN  EKONOMI

a)      Pengangguran

1)      jumlah angkatan kerja penduduk usia 18 – 56 tahun

2)      Jumlah penduduk usia 18 – 56 tahun yang tidak bekerja

3)      Jumlah penduduk usia 18 – 56 tahun yang menjadi ibu rumah tangga

4)      Jumlah penduduk usia 18 –  56 tahun yang bekerja tidak tentu

5)      Jumlah penduduk usia 18 – 56 yang cacat dan tidak bekerja

6)      Jumlah penduduk usia 18 -56 tahun yang cacat dan bekerja

 

5.130 orang

1.079 orang

 

3.777 orang

 

   300  orang

        4  orang

 

b)   Kesejahteraan Keluarga

  1. Jumlah keluarga Pra Sejahtera
  2. Jumlah Keluarga Sejahtera 1
  3. Jumlah Keluarga Sejahtera 2
  4. Jumlah Keluarga Sejahtera 3
  5. Jumlah Keluarga Sejahtera 3 plus
  6. Total Jumlah KK

1.742 kk

    989 kk

    786 kk

    250 kk

      10 kk

3.777 kk

 

c)      Produk Domestik Desa Bruto ( PDDB )

Produk Domestik Desa Bruto ( PDDB ) dapat dketahui dengan menghitung hasil produksi dan biaya kegiatan penduduk dari seluruh sektor kegiatan sbb :

Kegiatan

Luas

( Ha )/Ekor

Biaya Produksi

Nilai/hasil Produksi

  1. Sub Sektor pertanian

-Padi dan palawija

-Jagung

-Kedelai

-ubi-ubian dan

Sayur-Sayuran

 

 

  1. Subsektor Perkebunan

-kelapa

-tembakau

-jambu Mete

-magga

 

 

  1. Subsector peternakan

-Kerbau

-Sapi

-Kambing

-Itik

-Ayam

-Burung Walet

 

  1. Subsektor Perikanan

-ikan air Tawar

 

  1. Subsektor pertambangan

-galian c.tanah Urug

-galian c.batu pasang

-               batu kapur

 

  1. Subsector Kehutanan

-Hutan Rakyat ( HTR )

-Hutan Industri ( HTI )

 

  1. Sektor Kerajinan dan Industri

-Anyaman bedek

-Tenun

-Kapur

 

  1. Sektor perdagangan, Hotel dan Restoran

-Kois Desa, Pedagang Kecil

-hotel

-restoran

-Kunstruksi Bangunan

 

  1. Sektor Keuangan

-Bank

-UPkd

-Koperasi

-gapoktan

-koptan

-klp.tani

 

  1. Sektor angkutan

-angkutan desa

-Truk

 

 

1.506

170

310

130

 

 

 

 

500

600

200

100

 

 

91 ekor

1.601 ekor

230 ekor

481 ekor

   38.200   ekor

5000 ekor

 

 

10.000ekr

 

 

3000 M3

 

 

 

 

100 ha

175 ha

 

 

 

 

 

 

 

 

 

50 jenis

 

 

 

 

 

1 unit

3 Unit

1unit

1 Unit

16 Unit

 

 

 

40

10

 

 

 

 

8,8 M

61,8 Jt.

143 jt

300 Jt

 

 

 

 

2 M

10,9M

95 Jt

65 Jt

 

 

58 jt

            904 jt

54 jt

22 jt

50 jt

100 jt

 

 

15 jt

 

 

500 Jt

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2 M

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 3 M

2 M

 

 

 

18,07 M

185 jt.

432Jt

600 jt

 

 

 

 

5,9 M

24 M

1,4 M

150Jt

 

 

300 jt

2,5 M

150 jt

40 Jt

200 Jt

300 jt

 

 

32 jt

 

 

650 jt

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3,5 M

 

 

 

 

 

240 juta

15 jt

100 jt

15 jt

50 jt

 

 

 

3,5 M

2,3 M

Jumlah Total Biaya Produksi dan Pendapatan Domistik Desa Bruto ( % Total nilai produksi dan transaksi terhadap total biaya yang dikeluarkan dari semua sector )

 

31,068 M

49,977 M

 

(160,8 % )       

 

Jadi Prosentase PDDB  dapat diketahui dengan perhitungan jumlah nilai produksi dibagi dengan jumlah biaya produksi x 100 % = 49,977 M /31,068 M x 100 %= 160,8 %.

d)     Pendapatan Rill Perkapita

Pendapatan Rill perkapita  keluarga dapat diketahui dengan perhitungan nilai produksi dikurangi biaya produksi yaitu 49,977 M-31,068 M = Rp18,909 M = 60,86 %.

 

 

 

 

 

e)      Pendapatan Rill Perkapita Setiap  KK

1.jumlah  KK

                                                                                                                                 3.777 KK

2.Jumlah anggotakeluarga

12.206 orang

3.Jumlah pendapatan setiap kepala keluarga

                                                                     Rp   5.006.000

 

Berdasarkan data tersebut diatas bahwa pertumbuhan ekonomi desa mangkung  berdasarkan prosentase PDDB dan pendapatan rill perkapita tahun ini dibandingkan dengan PDDB tahun lalu dan pendapatan rill  perkapita tahun lalu , sebagai tolok ukur penentuan pertumbuhan ekonomi desa terdapat pertumbuhan sebesar 160,8 % dikurangi 156,7 % sama dengan  4,1 %  ( Dasar PDDB ) berdasarkan pendapatan rill perkapita adalah 60,86% dikurangi 56,1 % sama dengan 4,76 %.

Jadi Pertumbuhan rata rata perekonomian desa sama dengan 4,43 %.

 

2.4.         Kondisi Pemerintahan Desa

2.4.1.      Pembagian wilayah Desa

 Terdiri dari 16 Dusun dan 56 RT sebagai berikut :

No.

Nama Dusun

Jumlah RT

Nama RT

1

Mangkung Daye

4

Gubuk Derek,Jontlak , Pesinggah , Teluk ,Remitan

2

Mangkung Lauk

6

Gubuk Gul ,Balagri , Sengkunyit , Nungkus , Beriting , Open

3

Pelah

4

RT 1 , 2 , 3 , 4

4

Bat Eat

4

Bat Eat Daye , Bat Eat Tengak , Bat Eat Lauk , Kandal

5

Batusamban

4

Batusamban Daye , Batusamban Bat , Bt Samban Tengak , Bt Samban Lauk

6

Orok Gendang

5

Orok Gendang  , Teboh , Pelas , Lendek , Butik

7

Patre

5

Patre Timuk , Bat , Lauk , Tengak

8

Emboan

4

Emboan , Emboan Timuk , Meseleng , Singgi

9

Tojang

5

   Tojang Daye , Tojang Tengak , Tojang                                                        Barat,Tojang Lauk , Baukeliang

10

Jangkih Jawe

5

Nete , Perempung Gedang , Jk.Jawe

 Lauk,Kesambik , Modak

11

Batu Ampun

4

Batu Ampun , Jk.Jawe , Bun Pande 1,  Pande 2

12

Keling

3

Keling 1 , 2  , 3

13

Batu Keliang

2

Rt batu Keliang Daye dan Batu Keliang Lauk

14

Remitan

3

RT.Teluk , Batu Bungus, Remitan

15

Modak

2

Modak Daye Modak Lauk

16

Bun Pande

2

Bun Pande 1 dan Bun Pande 2

 

 

 

 

 

2.4.2.      Struktur Organisasi Pemerintahan Desa

1.        DATA PERANGKAT DESA :

-          Kepala Desa                            :     LALU ATHAR

-          Sekretaris Desa                         :    H. LALU BADRAN

-          Kaur Pemerintahan                  :    H.LALU SAHBAN

-          Kaur Kesra                              :    H. LALU SUBIADI

-          Kaur Keuangan                      :    LALU BADNI

-          Kaur Pembangunan                :    LALU MIRTOJAYADI

-          Kaur Umum                              :    LALU DARMA

-          Pemb.Kaur Keuangan             :    Hj.Baiq Karmini

-          Pemb.Kaur Pemerintahan        :    Baiq Ruli Rizkiatun

-          Pemb.Kaur Umur                    :    Baiq Hastut

2.   Kepala Dusun terdiri dari 16 Kepala Dusun

  1. Kepala Dusun Mangkung daye              : H. LALU MURSID
  2. Kepala Dusun Mangkung Lauq              : LALU SRIGEDE
  3. Kepala Dusun Pelah                                : LALU NURAMAL
  4. Kepala Dusun Batu Samban                   : LALU ZAENAL
  5. Kepala Dusun Orok Gendang                : LALU SUMAIDI
  6. Kepala Dusun Patre                                : RAMDAN
  7. Kepala Dusun Emboan                           : LALU ISTANA
  8. Kepala Dusun Tojang                             : LALU ARJUNA
  9. Kepala Dusun jangkih Jawe                    : H. LALU ISKANDAR
  10. Kepala Dusun Batu Ampun                    : HAJAR
  11. Kepala Dusun Keling                              : MAISUN
  12. Kepala Dusun Bat eat                         ; H MUKSIN .
  13. Kepala Dusun Remitan                       : Marwan
  14. Kepala Dusun Batu Keliang                 ; Aq.Johar
  15. Kepala Dusun Modak                           : Aq.Saripudin
  16. Kepala Dusun Bun Pande                     : Rajab Efendi

 

 

 

BAB III

POTENSI DAN MASALAH

 

3.1.POTENSI SUMBER DAYA ALAM

3.1.1.      Orbitasi  dan Letak

Desa adalah satu desa di kecamatan Praya Barat terletak dibagian selatan kota kecamatan Praya Barat selatan Desa Bunder jaraknya dari Ibu Kota kecamatan 8 km dari Kabupaten 14 km dan dari Propinsi 40 km.seing terjadi erosi karena banyaknya illegal loging di kawasan pegunungan.

Batas Wilayah

Sebelah Utara             : Desa Bonder

Sebelah Selatan          : Desa Selung Belanak dan Mekar Sari

Sebelah Timur            : desa Kateng Dan desa Banyu Urip

Sebelah Barat             : desa Pandan Indah dan Desa Kabul Kec.Prabarda

 

3.1.2.      Wilayah

  • Luas Wilayah menurut Penggunaan

Uraian

Luas

Ha/M2

  1. Luas Pemukiman
  2. Luas Persawahan
  3. Luas pekuburan
  4. Luas pekarangan
  5. Luas Perkebunan dan Tegalan
  6. Luas Hutan
  7. Perkantoran
  8. Luas PrasaranaUmum lainnya

 

Total

227

992

9

100

517

1.293

         0,20

      12

 

3.134

 

Ha/M2

 

 

 

 

 

 

 

 

Ha

 

3.1.3.      Fasilitas Umum

v  Tanah dan Baungunan Kantor Desa

v  Tanah Pecatu

v  Tanah Kas Desa

v  Sawah,Kebun, hutan , tegalan

v  Tanah tempat Kantor Pemerintah

v  Tanah tempat pemakaman

v  Pasar Desa

v  Jalan Desa

v  Embung, Cekdam .

v  Tanah dan Bangunan Sekolah

 

 

3.1.3.      Peta Desa      

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Peta Lombok Tengah

 
   

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3.1.4.      Keadaan alam

Topografi  Desa Mangkung sebagian besar datar, miring berbukit dan pegunungan, sehingga masyarakat juga ada yang tinggil berumah di lereng gunung .kondisi wilayahnya kering, tanahnya tanah liat, hitam dan bebatuan  dan  lahan kretis  seperti sawah sebagian besar sawah tadah hujan.

 

3.2.      POTENSI SUMBER DAYA MANUSIA

3.2.1.      Jumlah Penduduk

laki

perempuan

Jumlah

Jumlah KK

5.846

6.360

12.206

3.777

 

3.2.2.      Mata Pencaharian Pokok

1.Petani

3.293 orang

 

2.buruh Tani

193 orang

 

3.Perkebunan

150 orang

 

4.Pengerajin /Pengerajin

278 orang

 

5.Peternak

600 orang

 

6.PNS

97 orang

 

7.TNI dan Polri

9 orang

 

8.Pensiun PNS/TNI POlri

10 orang

 

9.Karyawan Perusahaan swasta

15 orang

 

10.Pedagang

250 orang

 

11.Perikanan

40 orang

 

Jumlah

4935ng

 

 

3.2.3.      POTENSI SOSIAL BUDAYA

 

BPD

LKMD                      

PKK                          

LKMD

KTI

BKD

Lembaga ADAT

BUMDES

Lemper Madu

Organisasi perempuan

Koperasi Koptan

Gapoktan

KLP.Tani

Yayasan

Panti

Lembaga Politik

Lembaga Pendidikan

Sarana kesehatan

Sarana Ibadah

Pamswakarsa

Hansip dan Linmas

Pariwisata

Kesenian

 

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada Patayat

Ada

Ada

Ada 16 KLp

3 Unit

1

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Situs Batu Rijang

3 Unit

 

 

 

 

3.3.      POTENSI SARANA DAN PRASARANA

a)      Sarana Transportasi

Jalan Desa

Jalan antar desa

Jalan Kabupaten

Jalan Propinsi

Jembatan desa

Angkutan Desa

 

b)     Sarana Komunikasi

HP, ORARI, RADIO, TV, KORAN DAN MAJALAH.

c)      Sarana Air Bersih Dan Sanitasi

Sumur Pompa

Sumur Gali

Tangki ari bersih

PDAM

Embung

Mata Air

Saluran Draenase

MCK

Jamban Keluarga

 

d)     Prasarana  Irigasi

Saluran Irigasi skunder dan tresier

 

e)      Tingkat  Perkembangan Potensi

Tingkat perkembangan potensi desa dapat diketahui berdasarkan hasil perhitungan skor perkembangan seluruh potensi desa dimana hasil perhitungan nilai skor pekembangan potensi desa berjumlah 1.542.

Jumlah sekor tersebut dibawah nilai 2.607,6 atau kurang dari 60 %, maka tingkat perkembangan potensi desa mangkung termasuk dalam katagori perkembangan potensi rendah.

 

 

 

f)        Masalah.

  1. 1.      Sumber potensi desa masih belum dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat sebagai sumber mata pencaharian.
  2. 2.      Hutan banyak yang gundul sehingga sering menimbulkan banjir dan longsor.

 

 

BAB IV

RENCANA PEMBANUNAN JANGKA MENENGAH DESA

 

4.1.Visi Dan Misi

VISI

Visi adalah merupakan tujuan pembangunan yang direncanakan dan akan dicapai dengan seluruh kegiatan pembangunan dan pemanfaatan potensi desa yang ada .

 

Terwujudnya masyarakat Desa Mangkung yang sejahtera ,adil makmur, berbudaya , beriman ,mandiri , memiliki kesetiakawanan sosial yang tinggi, aman dan nyaman dalam suasana kebersamaan yang kuat .

 

MISI

Untuk mewujudkan Visi tersebut , maka dilaksanakan Misi yakni :

  1. Menyelenggaraan Pemerintahan desa yang mengacu pada prinsip-prinsip penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih.
  2. Menumbuhkan ekonomi pedesaan berbasis agribisnis dan koperasi
  3. Mengupayakan tersedianya lembaga pendidikan yang memadai,mulai dari pendidikan usia dini sampai lembaga pendidikan menengah.
  4. Mengupayakan tersedianya inprastruktur jalan yang memadai di semua wilayah terutama akses jalan dusun dan jalan poros desa.
  5. Menumbuh kembangkan semangat demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dalam pelayanan masyarakat dengan tetap menghormati dan mengedepankan nilai-nilai atau kearifan sosial masyarakat desa .

 

4.2.Kebijakan Pembangunan

4.2.1.      Arah Kebijakan Pembangunan Desa

Visi dan Misi Desa adalah merupakan gambaran umum rencana kegiatan pembangunan desa yang akan dicapai dalam kurun waktu 5 tahun, keberhasilan pembangunan desa adalah harapan seluruh masyarakat untuk  peningkatan tarap hidup dan peningkatan kesejahteraannya, sehingga dalam rangka untuk percepatan  tercapainya tujuan dari visi dan mMisi desa diperlukan adanya langkah-langkah kongkrit/nyata atau strategi yang mumpuni.

Berbagai strategi dan arah kebijakan pembangunan desa yang telah ditetapkan melalui forum resmi yang dilaksanakan setiap tahun yaitu musyawarah rencana pembangunan desa telah dapat menghasilkan kebijakan  rencana pembangunan desa yang mengarah pada  pembangunan usaha-usaha  pertumbuhan sector riil dibidang  ekonomi, pertanian, perkebunan dan peternakan, pembangunan sarana dan prasarana kesehatan, pendidikan dan infrastruktur jalan. Selain itu juga yang tidak kalah pentingnya adalah bantuan pembangunan rumah kumuh bagi penduduk miskin, beasiswa pada anak sekolah terutama anak yang berprestasi dan miskin.

Dengan memperhatikan dan pencermatan yang lebih tajam terhadap kebutuhan masyarakat dengan melihat potensi sumber daya alam, sumer daya manusia, kekuatan yang dimiliki, peluang yang ada, kelemahan dan ancaman, maka dirumuskanlah kebijakan umum pembangunan desa mangkung sesuai tabel 1 yaaitu program pembangunan jangka menengah desa 5 tahun dan rencana kerja pembangunan desa 1 tahun tabel 2.

 

4.3.        Program Pembangunan Desa

Lampiran   : Tabel  1.RPJM Desa 5 tahun

                    Tabel  5 RKP   Desa 1 tahun

 

4.4.        Strategi pencapaian

Program pembangunan yang telah dapat disusun  dengan baik dan direnakan sesuai kebutuhan masyarakat, menjadi penting untuk diupayakan pelaksanaannya lebih cepat, pengawalan secara ketat terhadap seluruh proses dimulai perencanaan tingkat Desa, Kecamatan dan Kabupaten.

Selanjutnya pelaksanaan pembangunan desa hendaknya dapat dilaksanakan dengan memegang tuguh prinsip-prinsip efisiensi ( penghematan ), transparansi dan acuntable.

Selain itu juga pengawasan dan pemeliharaan  pelaksanaan pembangunan harus dilakukan secara kontinyu oleh seluruh elemen masyarakat.maka dengan demikian Insya Allah pembangunan akan segera terwujud atau tercapai sesuai harapan masyarakat.

 

4.5.        Permasalahan

Permasalahan dalam rangka membangun desa mangkung sampai saat ini masih cukup pliks atau kompleks karena keterbatasan yang dimiliki dibandingkan dengan kondisi social masyarakat desa mangkung secara menyeluruh.Wilayah yang sangat luas 3.134 ha masih ada yang belum terjangkau dengan  program pembangunan desa terutama inprastruktur jalan dan pendidikan masih ada yang terisolir. Begitu pula dengan dengan jumlah penduduk yang cukup banyak 12.206 jiwa 3.777 kk masih banyak yang miskin terbukti dengan jumlah KK Miskin mencapai 1.742 KK  ( 46,12 % )

Dibawah ini kami sampaikan rincian masalah dan langkah langkah pemecahannya.

 

No.

Masalah

Penyelesaian masalah

Keterangan

1.

 

 

2.

 

 

3

 

 

 

4

 

 

5

 

 

6

 

 

7

 

Keluarga miskin

 

 

Masyarakat banyak yang belum kartu jamkesmas

 

Ada 11 Kk di Dusun Remitan sering mengalami banjir

 

Inprastruktur jalan di serero,tojang , emboan

 

Rumah Inap puskesmas sangat kurang

 

Sarana Pendidikan dasar SD masih kurang

 

Sering terjadi gangguang keamanan di Modak Dusun Jangkih Jawe, Batu ampun

 

 

Bantuan rumah kumuh

Penyaluran BLT dan Raskin

 

Mengusulkan tambahan kartu jamkesmas 

 

Pemindahan dan mengusulkan bantuan pembangunan rumah di Dinas Sosial.

 

Perlu segra di bangun

 

 

Penambahan unit rawat inap

 

 

Usulan pembangunan SD baru di Remitan, Emboan dan Batu Keliang

 

Pembangunan poskamdu, patrol desa dan Polisi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN : 1

 

RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA /KELURAHAN ( RPJM-DESA/ KELURAHAN )

 

DESA                   : MANGKUNG

KECAMATAN    : PRAYA BARAT

KABUPATEN      :LOMBOK TENGAH

TAHUN                : 2010-2014

NO

Bidang/Jenis Kegiatan

Lokasi

Sifat

Volume

Sasaran/Manfaat

Waktu Pelaksanaan

Biaya dan Sumber Pendapatan

Ket

B

R

L

 

 

 

Jlh(Rp)

Sumber

 

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

I

BIDANG INFRASTRUKTUR

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1

Pembuatan jalan

Orok Gendang teboh

 

R

 

2 km

Meningkatkan pendapatan masyarakat,pendidikandan transportasi

 

350

PNPM

MDP

2

Pembuatan jalan 

Serero Keling

B

 

 

1,5 km

Meningkatkan pendapatan masyarakat, pendidikandan transportasi

 

350

PNPM integrasi

MDP

3

Pembuatan jalan

Mangkung Lauq

 

R

 

1,5 km

Meningkatkan pendapatan masyarakat,pendidikandan transportasi

 

350

 

 

 

 

PNPM

MKP

4

 

 

 

 

5.

 

6

7.

 

 

8.

 

 

 

9.

 

 

 

 

10

 

 

 

 

 

11

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

12

 

 

 

 

13

 

 

 

 

 

 

 

14

 

 

 

15

 

 

16.

 

 

 

 

17

 

 

 

18.

 

 

 

19.

 

 

20.

 

 

21

 

 

 

 

22.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

II

 

23

 

 

24

 

 

 

25

 

 

 

 

26

 

 

 

 

27

 

 

 

28

 

 

 

 

 

 

29

 

 

 

30

 

 

  1.  

31

 

 

32

 

 

 

 

 

 

 

33

 

 

 

34

 

 

 

35

 

 

 

36

 

37

 

 

 

38

Pengaspalan jalan

 

 

 

 

Pengaspalan jalan poros desa

Pengaspalan jalan

Perbaikan jalan lingkungan

 

Rehablilitasi Kantor Desa

 

 

PembangunanTembok Desa

 

 

 

Paping Blok

 

 

 

 

 

Pembangunan Jembatan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pembangunan saluran jalan raya

 

 

 

Pembuatan jalan

 

 

 

 

 

 

 

Pembuatan jalan poros desa

 

 

Sumur Bor

 

 

Pembuatan jalan baru

 

 

 

 

Pembangunan cekdam

 

 

 

Pembngunan MCK

 

 

 

Pembangunan jamban keluarga ( WC)

 

Pengadaan Listrik Tenaga Surya

 

Rehabilitasi Rumah jaga sumur bor dan penggantian pipa yang rusak

 

Rehabilitasi Rumah

Pekasih

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BIDANG EKONOMI

 

Modal usaha tani

 

 

Pengadaan Bantuan sapi

 

 

Bantuan bibit sawo

 

 

 

 

Restoking bibit ikan

 

 

 

 

Peningkatan intensifikasi padi dan palawija

 

Perbaikan irigasi

 

 

 

 

 

 

Simpan pinjam perempuan

 

 

Pengadaan alat-alat kesenian gendang beleq

 

 

Lebah madu

 

 

Pengadaan lampu penerangan jalan

 

 

 

 

 

 

Dam penahan air

 

 

 

Pembangunan jalan usaha tani

 

 

Hutan rakyat

 

 

 

HTR

 

Penyambungan instalasi listrik

 

 

KELOMPOK SPP                                

Open Mangkung Daye

 

 

 

Batusamban –BanyuUrip

Pelas Emboan

Mangkung lauk –Madrasah

 

Mangkung

 

 

 

-Mangkung Daye, Lauq,Batusamban

,Pelah

-

 

Mangkung Daye

Pelah

Tanggak

Mangkung Lauq

Batu Ampun

 

-Emboan Senggi

 

 

 

 

 

-Serero Keling

-Bat Eat Nuluh

-Mangkung Daye

-Pelas

-Kandal

-Tanggak

 

Mangkung Lauq

 

 

 

 

-Patre –Senggi

-Orok Gdang Patre

-Bat Eat Pelah

-Pancoran Open

-Jk.Jawe Kuburan

-Batu Keliang Epai

-Bt.Smban Skunyit

-Jk.Jawe-Nete

-Jk.Jawe-Mekarsari

-Teboh Banyu Urip

-Patre Kabul

 

Jk.JaweBatu Ampun

 

-Tojang Batukeliang

-Patre Tojang

-jk.jawe patre

 

-Pelas

-Patre

 

 

-Teboh

-Mangkung Daye

-Pelah

-Tojang

12 Dusun

 

 

Masjid/Mushalla

 

 

Open

 

 

 

 

Orok Gendang

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Desa mangkung

 

 

Beriting,Keling,jangkih jawe

 

 

Desa Mangkung

 

 

 

 

Semua Embung di Desa

Mangkung

 

 

Mangkung

 

 

 

-Jangkih jawe-Patre

 

 

-Embung orokgendang-ke berating

 

Mangkung

 

 

 

Emboan

 

 

 

Kesambik

 

 

-Mangkung

 

 

 

-Mangkung lauq-bumbung-open

 

 

Pelas-batu samban-keling

 

 

Mangkung Daye-telak-elak

 

 

Desa Mangkung

 

 

 

Desa Mangkung

 

Emboan-patre

 

 

 

14 KELOMPOK

B

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

B

B

B

B

 

B

 

 

 

 

 

 

B

B

B

B

B

 

 

 

 

 

 

B

B

B

B

B

B

B

B

B

B

B

 

B

 

 

 

B

B

B

 

B

 

 

 

B

B

B

B

B

 

 

B

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

B

 

 

 

B

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

B

 

 

 

B

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

B

 

 

 

B

 

 

 

B

 

 

 

 

 

 

 

 

 

B

 

 

 

B

 

 

 

 

 

 

 

 

 

R

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

R

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

R

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

R

 

 

 

 

R

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

L

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

L

 

L

 

 

 

L

 

 

 

L

 

 

 

 

L

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

L

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

L

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

L

 

 

 

 

L

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

L

 

 

 

 

 

 

L

3 km

 

 

 

 

2 km

 

3 km

800 m

 

 

8 Unit

 

 

 

400 M

 

 

 

 

100 m

250 m

100 m

300 m

200 m

 

1 Unit

 

 

 

 

 

1 Unit

1 Unit

1 Unit

1 Unit

1 Unit

1 Unit

 

300 M

 

 

 

 

3 km

2 km

500 m

1 km

800 m

2 km

2 K m

1 km

3 km

2 km

3km

 

6 Unit

 

 

 

1,5 km

2 km

3 km

 

7 Ha

3 Ha

 

 

1 Unit

1 Unit

1 Unit

1 Unit

150 Unit

 

 

20 Unit

 

 

1 Unit

 

 

 

 

1 Unit

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

16 Klp

 

 

100 Ekor

 

 

 

1.500 Btg

 

 

 

 

50.000

 

 

 

 

992 Ha

 

 

 

300 m

 

 

500 m

 

 

 

6 Klp

 

 

 

1 Unit

 

 

 

2 Klp

 

 

10 Unit

 

 

 

3 km

 

 

 

3 Unit

 

 

 

1 km

 

 

 

300 Hektar

 

 

200 Ha

 

300 kk

 

 

 

SEMUA DUSUN

 

 

 

Meningkatkan pendapatan masyarakat, pendidikandan transportasi.

Meningkatkan pendapatan masyarakat,pendidikan dan kelancaran transportasi

 

Meningkatkan pelayanan masyarakat

 

Meningkatkan kebersihan dan kesehatan masyarakat

 

Meningkatkan kebersihan lingkungan

 

 

 

Menghubungkan jalan dan peningkatan kelancaran transportasi

 

 

 

 

 

 

 

 

Meningkatkan kesehatan dan kebersihan serta klancaran aliran limbah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mencukupi kebutuhan air bersh

 

 

Memperluas jangkauan transportasi

 

Penyediaan air

 untuk kebutuhan

petani tembakau

 

Meningkatkan ke-

Sehatan dan kebersi

Han

 

Meningkatkan kesehatan masy.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penguatan kelembagaan

 

Peningkatan,pendapatan dan penciptaan lapangan kerja

 

Peningkatan pendapatan dan perluasan kegiatan pertanian

 

Peningkatan,pendapatan dan penciptaan lapangan kerja

 

 

Peningkatan produksi

 

 

Peningkatan produksi

 

Peningkatan produksi

 

 

Peningkatan,pendapatan dan permodalan

 

Mempertahan budaya dan seni

 

 

Peningkatan produksi

 

Peningkatan keamanan dan ketertiban

 

Peningkatan keamanan dan ketertiban

 

Peningkatan penyediaan air untuk bertani tembakau

Mempermudah jangkauan pengangkutan hasil produksi

Meningkatkan pendapatan dan mencegah terjadinya banjir

 

 

Peningkatan keamanan dan ketertiban

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

350

APBD

 

 

 

 

APBD

 

APBD

APBD

 

 

APBDes

 

 

 

APBDes

 

 

 

 

APBD

 

 

 

 

 

APBD

 

 

 

 

 

APBD

APBD

APBD
APBD
APBD
APBD

 

APBD

 

 

 

 

PNPM

PNPM

APBD

APBD

APBD

APBD

PNPM-MP

 

APBD

APBD

APBD

 

PNPM

 

 

 

PNPM-MP

APBD

APBD

 

APBD

APBD

 

 

APBD

 

 

 

APBD

 

 

APBD

 

 

APBD

 

 

 

 

APBD

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

APBD

 

 

APBD

 

 

 

APBD

 

 

 

 

APBD

 

 

 

 

APBD

 

 

 

APBD

 

 

APBD

 

 

 

APBD

 

 

 

APBD

 

 

 

APBD

 

 

APBD

 

 

 

APBD

 

 

APBD

 

 

 

 

APBD

 

 

 

APBD

 

 

APBD

 

APBN

 

 

 

ABPD

PNPM-MP

 

KAB

 

 

 

 

KAB

 

Kab

Kab

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kab

 

 

 

 

 

Kab

 

 

 

 

 

Kab

Kab

Kab

Kab

Kab

Kab

 

Kab

 

 

 

 

MDP

MKP

Kab

Bab

Kab

Kab

MDP

 

Kab

Kab

Kab

 

MKP

 

 

 

MKP

Kab

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Prop

 

 

 

 

Prop

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kab

 

 

Kab

 

 

 

Kab

 

 

 

 

 

 

 

III

BIDANG SOSIAL BUDAYA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

51

 

 

 

52

 

 

53

 

 

54

 

 

55

 

56

 

 

57

 

 

58

 

 

 

59

 

 

60

 

 

61

 

 

62

 

 

63

 

 

 

 

64

 

 

 

65

 

 

66

 

 

67

 

 

 

68

 

 

 

 

69

 

 

 

 

 

70

 

 

 

71

 

72

 

 

73

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

IV

 

 

 

 

 

 

 

73

 

 

 

 

 

 

74

 

 

75

 

 

76

 

 

77

 

 

 

 

78

 

 

79

 

80

 

 

 

81

 

 

 

82

 

 

83

 

 

 

84

 

 

85

Pengadaan tanah puskesmas mangkung

 

 

Pengadaan tanah SMKN dan SMPN

 

Pengadaan tanah TK Dharma wanita

 

Pembangunan SMKN dan Laboratorium

 

Pembangunan Gedung SMPN 8 Praya Barat

Pembangunan PUSKESDES

 

Pemberian Beasiswa SD, SMP, SMA, PT

 

Pengadaan buku bacaan, Taman Bacaan Desa, SD

 

 

Pemberian honor Petugas Taman Bacaan

 

Pembanguna Gedung TK Dharma Wanita

 

Pembuatan MCK

 

 

Bantuan alat olahraga

 

 

Bantuan orang tua jompo, penderita cacat, anak terlantar, yatim piatu.

 

Pembuatan Gedung Perpustakaan

 

 

Penambahan ruang belajar SD

 

Pembanguna Gedung TPA Al Badriah

 

Pembuatan Poskamling/ Pos Ronda

 

 

Pembangunan Balai Posyandu

 

 

 

Pembanguna tempat belajar PAUD

 

 

 

 

PembangunanSDN Baru

 

 

 

Pembangunan Pos Polisi

 

Pengadaan Kartu JAMKESMAS dan JAMKESDA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BIDANG PENINGKATAN KAPASITAS APARATUR DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

 

 

Perbaikan kesejahteraan aparatur pemerintahan desa dan di alokasikan sesuai dengan lembaga desa secara terpisah

 

 

Pengadaan kendaraan dinas BPD

 

Pengdaan Orari

 

 

Pemberian insentif PSM

 

 

Pelatihan/Bintek Kepala Desa, BPD, LKMD, KTI,BKD,PKK, Kader Posyandu dan KPD Desa

 

Pengadaan pakaian dinas hansip dan linmas

 

Pemberian insentif Kader Posyandu

Pemberian honorarium Guru TPA, Penyuluh, KPD, GTT

 

Pemberian insentif ketua RT

 

 

Repitalisasi Posyandu

 

 

Kursus calon TKI

 

 

 

Kursus bahasa inggris, jepang dan mandarin

 

Pemekaran Desa

Mangkung

 

 

 

Mangkung

 

 

Mangkung

 

 

Mangkung

 

 

Mangkung

 

Jangkih Jawe

 

 

Mangkung

 

 

Mangkung

 

 

 

Mangkung

 

 

Mangkung

 

 

12 dusun

 

 

Mangkung

 

 

Mangkung

 

 

 

 

Yayasan Ar Rusnaniah Mangkung

 

SDN Emboan

 

 

Tanggak

 

 

12 dusun

 

 

 

Mangkung Daye, Pelah, Open, Teboh, Pelas, dan Kesambik

 

Teluk, Mangkung Daye, Teboh, Patre, Bat Eat, Modak, dan Tojang

 

Remitan, Batukliang, dan Emboan

 

Orok Gendang

 

Mangkung

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Desa

 

 

 

 

 

 

Mangkung

 

 

Mangkung

 

 

Mangkung

 

 

Mangkung

 

 

 

 

Mangkung

 

 

Mangkung

 

Mangkung

 

 

 

Mangkung

 

 

 

11 dusun

 

 

Mangkung

 

 

 

Mangkung

 

 

Mangkung

 

 

 

 

 

 

 

B

 

 

 

 

 

B

 

B

 

 

 

 

 

 

 

 

 

B

 

 

B

 

 

B

 

 

B

 

 

 

 

 

 

 

B

 

 

 

 

 

 

B

 

 

B

 

 

 

B

 

 

 

 

B

 

 

 

 

 

B

 

 

 

B

 

B

 

 

B

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

B

 

 

B

 

 

B

 

 

B

 

 

 

 

 

 

 

B

 

 

 

 

 

B

 

 

 

 

 

 

B

 

 

 

B

 

 

B

 

 

 

 

L

 

 

 

L

 

 

 

 

 

L

 

 

 

 

 

 

 

L

 

 

L

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

L

 

 

 

 

 

 

 

 

L

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

L

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

L

 

 

 

 

L

 

 

 

 

 

 

 

L

50 Are

 

 

 

170 Are

 

 

30 Are

 

 

5 Unit

 

 

6 Unit

 

 

 

 

 

 

 

3 Unit

 

 

 

6 orang

 

 

2 unit

 

 

12 unit

 

 

12 klub

 

 

±250 org

 

 

 

 

1 Unit

 

 

 

3 Unit

 

 

2 Unit

 

 

12 unit

 

 

 

6 Unit

 

 

 

 

7 unit

 

 

 

 

9 Unit

 

 

 

1 Unit

 

±2000 org

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

30 org

 

 

 

 

 

 

1 unit

 

 

15 unit

 

 

2org

 

 

 

 

 

 

 

30 org

 

 

85 org

 

 

 

 

 

60 org

 

 

 

11 unit

 

 

70 org

 

 

 

100 org

 

 

 

Memperluas jangkauan pelayanan

 

 

 

 

Meningkatkan kualitas pelayanan

 

Meningkatkan kapasitas pendidikan

Meningkatkan kualitas pendidikan

Meningkat pelayanan kesehatan

Menunjang kebutuhan belajar

 

Tersedianya kebutuhan buku untuk pelajar dan masyarakat

Meningkatkan pendapatan petugas

 

Peningkatan akses pendidikan

 

Penigkatan derajat kesehatan dan kebersihan

Tersedianya fasilitas olahraga

 

Meningkatkan kesejahteraan

 

 

 

Meningkatkan Mutu Pendidikan

 

 

Peningkatan akses belajar

 

Peningkatan akses belajar

 

Peningkatan keamanan masyarakat

 

Peningkatan akses pelayanan kesehatan

 

 

Peningkatan akses belajar anak usia dini

 

 

 

Meningkatkan akses pendidikan

 

 

Peningkatan Keamanan Desa

Peningkatan Kesehatan Masyarakat

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Peningkatan Pendapatan

 

 

 

 

 

Kelancaran tugas

 

 

Memudahkan komunikasi

 

Peningkatan ksejahteraan

 

Peningkatan SDM

 

 

 

 

Kerapian

 

 

Peningkatan pendapatan

Peningkatan pendapatan

 

 

Peningkatan pendapatan

 

 

Peningkatan pelayanan kesehatan

Peningkatan keterampilan

 

 

Peningkatan kemampuan komunikasi

Percepatan pelayananan pada masyarakat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

APBN

 

 

 

APBN

 

 

APBN

 

 

APBN

 

 

APBN

 

APBN

 

 

APBN

 

 

APBN

 

 

 

APBN

 

 

APBN

 

 

APBD

 

 

APBD

 

 

APBN

 

 

 

 

APBD

 

 

 

APBN

 

 

APBN

 

 

APBDes

 

 

 

PNPM

 

 

 

 

APBD

 

 

 

 

 

APBN

 

 

 

APBD

 

APBN+APBD

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

APBD

 

 

 

 

 

 

APBD

 

 

APBD

 

 

APBN

 

 

APBD

 

 

 

 

APBD

 

 

APBD

 

APBD

 

 

 

APBD

 

 

 

APBD

 

 

APBD

 

 

 

APBN

 

 

APBD

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KAB

 

 

KAB

 

 

 

 

 

 

 

KAB

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MDP

 

 

 

 

KAB

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KAB

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KAB

 

 

 

 

 

 

KAB

 

 

KAB

 

Mangkung,      Februari 2010

 

Kepala Desa Mangkung                      Ketua LPM Desa Mangkung

 

 

 

 

       (  Lalu Athar  )                                       (  Lalu Saidi  )

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

PROFIL DESA MANGKUNG TAHUN 2011

PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK TENGAH
KECAMATAN PRAYA BARAT
DESA MANGKUNG

PROFIL DESA
TAHUN 2011

DESA : MANGKUNG
KECAMATAN : PRAYA BARAT
KABUPATEN : LOMBOK TENGAH
PROPINSI : NUSA TENGGARA BARAT

PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK TENGAH
KECAMATAN PRAYA BARAT
DESA MANGKUNG

PROFIL DESA MANGKUNG

I. MOTO

MANGKUNG BERSERI

– Bersih – Sehat – Rapi – Indah -

II. KEPALA DESA

LALU ATHAR

III. VISI dan MISI

 VISI
• Terwujudnya masyarakat Desa Mangkung yang sejahtera, adil makmur, berbudaya, beriman, mandiri, memiliki kesetiakawanan social yang tinggi, aman dan nyaman dalam suasana yang kuat.

 MISI
• Menyelenggarakan pemerintahan yang mengacu pada prinsip-prinsip penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih.
• Menumbuhkan ekonomi pedesaan berbasis agribisnis dan koperasi.
• Mengupayakan tersedianya lembaga pendidikan dan kesehatan yang memadai.
• Mengupayakan tersedianya inprastruktur jalan yang memadai disemua wilayah terutama akses jalan dusun dan jalan poros desa.
• Menumbuh kembangkan semangat demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dengan tetap menghormati dan mengedepankan nilai-nilai kearifan local dan social kemasyarakatan .

SEJARAH SINGKAT BERDIRINYA DESA

Berdirinya desa mangkung tidak dapat diketahui secara pasti karena tidak ada bukti peninggalan sejarah yang bisa digunakan sebagai petunjuk untuk mengetahui sejarah desa, kami hanya dapat menggunakan analisa dan beberapa peristiwa dan menghubungkan dengan inpormasi dari para tokoh masyarakat desa .
Secara sederhana sumber-sumber yang kami jadikan pedoman untuk menelusuri sejarah berdirinya desa mangkung adalah :
Adanya sebuah tempat bernama Makam Pengalang diwilayah Desa Kateng sekarang, dari sanalah lahir pemikiran seorang tokoh bernama Nek Pinaran. Beliau mengajak masyarakat untuk mendirikan sebuah tempat penjagaan wilayah yang disebut sesawik wilayah disebuah tempat yaitu di mangkung.Pembuatan sesawik wilayah tersebut dijaga dan diawasi setiap saat oleh petugas yang ditunjuk, kemudian lama kelamaan tempat sesawik sangat cocok sebagai tempat tinggal atau tempat mendirikan perkampungan. maka masyarakat dari pengalang sebagian mulai pindah di Mangkung membangun tempat tinggal membangun /rumah.Tidak lama kemudian perkampungan yang dibangun akhirnya menjadi besar dan luas.Komunitas penduduk yang besar tersebar di wilayah yang luas akhirnya pada kira-kira tahun 1904 atas dasar musyawarah berdirilah sebuah desa yang diberi nama desa mangkung yang merupakan wilayah Pengalang dan dipimpin oleh seorang tokoh masyarakat dengan sebutan atau gelar JERO dan Kepala Desa sekarang.
Mangkung diambil dari kata mangkok yang artinya wadah atau tempat, maksudnya adalah tempat berkumpul untuk menyelesaikan berbagai kepentingan dan persoalan persoalan yang terjadi di masyarakat terutama adat istiadat dan atau kepentingan umum.
Nama nama tokoh masyarakat yang pernah memimpin desa mangkung sampai saat ini sebagai berikut :
No N A M A ALAMAT PERIODE MASA JABATAN KET.
1 Mq.Kayangan Mkg.Daye 1904-1909 4 JERO
2 Mq.Anom Btusamban 1909-1912 3
3 Mq.Kayangan Mkg.Daye 1912-1916 4
4 Mq.Nirah Balagri 1916-1918 2
5 Mq.Jinamat 1918-1919 1
6 Mq.Mutariye Pelah 1919-1921 2
7 Mq.Ayulan Mkg.Daye 1921-1923 2
8 L.Arpan als.H.L.Moh.Saleh Mkg.Lauq 1923-1935 12 Kepala Desa
9 Mq.Mustiah Mkg.Lauq 1935-1936 1
10 H.L.Moh.Saleh Mkg.Lauq 1936-1946 10
11 H.L.Darmawan Mkg.Lauq 1946-1957 11
12 H.L.Simpang Btusamban 1957-1990 33
13 L.Sudirman Mkg.Lauq 1990- 2007 17
14 L.Athar Mkg.Lauq 2007-sekarang 5 Sampai sekarang 2011

POTENSI DESA
I. POTENSI SUMBER DAYA ALAM

1. Orbitasi dan Letak
Desa adalah satu desa di kecamatan Praya Barat terletak dibagian selatan kota kecamatan Praya Barat selatan Desa Bunder jaraknya dari Ibu Kota kecamatan 8 km dari Kabupaten 14 km dan dari Propinsi 40 km.seing terjadi erosi karena banyaknya illegal loging di kawasan pegunungan.
Batas Wilayah
Sebelah Utara : Desa Bonder
Sebelah Selatan : Desa Selung Belanak dan Mekar Sari
Sebelah Timur : desa Kateng Dan desa Banyu Urip
Sebelah Barat : desa Pandan Indah dan Desa Kabul Kec.Prabarda
2. Wilayah
2.1. Luas Wilayah menurut Penggunaan
Uraian Luas Ha/M2
1. Luas Pemukiman
2. Luas Persawahan
3. Luas pekuburan
4. Luas pekarangan
5. Luas Perkebunan dan Tegalan
6. Luas Hutan
7. Perkantoran
8. Luas PrasaranaUmum lainnya

Total 227
992
9
100
517
1.293
0,20
12

3.134
Ha/M2

Ha

2.2. Fasilitas Umum
 Tanah dan Baungunan Kantor Desa
 Tanah Pecatu
 Tanah Kas Desa
 Sawah,Kebun, hutan , tegalan
 Tanah tempat Kantor Pemerintah
 Tanah tempat pemakaman
 Pasar Desa
 Jalan Desa
 Embung, Cekdam .
 Tanah dan Bangunan Sekolah
3. Peta Desa

Peta Kabupaten Lombok Tengah

4. Keadaan alam
Topografi Desa Mangkung sebagian besar datar, miring berbukit dan pegunungan, sehingga masyarakat juga ada yang tinggil berumah di lereng gunung .kondisi wilayahnya kering, tanahnya tanah liat, hitam dan bebatuan dan lahan kretis seperti sawah sebagian besar sawah tadah hujan.
III. POTENSI SUMBER DAYA MANUSIA
1. Jumlah Penduduk
laki perempuan Jumlah Jumlah KK
5.846 6.360 12.206 3.777

2. Mata Pencaharian Pokok
1.Petani 3.293 orang
2.buruh Tani 193 orang
3.Perkebunan 150 orang
4.Pengerajin /Pengerajin 278 orang
5.Peternak 600 orang
6.PNS 97 orang
7.TNI dan Polri 9 orang
8.Pensiun PNS/TNI POlri 10 orang
9.Karyawan Perusahaan swasta 15 orang
10.Pedagang 250 orang
11.Perikanan 40 orang
Jumlah 4935 orang

IV. POTENSI SOSIAL BUDAYA

BPD
LKMD
PKK
LKMD
KTI
BKD
Lembaga ADAT
BUMDES
Lemper Madu
Organisasi perempuan
Koperasi Koptan
Gapoktan
KLP.Tani
Yayasan
Panti
Lembaga Politik
Lembaga Pendidikan
Sarana kesehatan
Sarana Ibadah
Pamswakarsa
Hansip dan Linmas
Pariwisata
Kesenian
Ada
Ada
Ada
Ada
Ada
Ada
Ada
Ada
Ada
Ada Patayat
Ada
Ada
Ada 16 KLp
3 Unit
1
Ada
Ada
Ada
Ada
Ada
Ada
Situs Batu Rijang
3 Unit

V. POTENSI SARANA DAN PRASARANA

a) SARANA TRANSPORTASI
Jalan Desa
Jalan antar desa
Jalan Kabupaten
Jalan Propinsi
Jembatan desa
Angkutan Desa

b) SARANA KOMUNIKASI
HP, ORARI, RADIO, TV, KORAN DAN MAJALAH.
c) SARANA AIR BERSIH DAN SANITASI
Sumur Pompa
Sumur Gali
Tangki ari bersih
PDAM
Embung
Mata Air
Saluran Draenase
MCK
Jamban Keluarga
d) PRASARANA IRIGASI
Saluran Irigasi skunder dan tresier
KONDISI DESA
1. TINGKAT PERKEMBANGAN POTENSI
Tingkat perkembangan potensi desa dapat diketahui berdasarkan hasil perhitungan skor perkembangan seluruh potensi desa dimana hasil perhitungan nilai skor pekembangan potensi desa berjumlah 1.542.
Jumlah sekor tersebut dibawah nilai 2.607,6 atau kurang dari 60 %, maka tingkat perkembangan potensi desa mangkung termasuk dalam katagori perkembangan potensi rendah.

2. TINGKAT PERKEMBANGAN DESA
2.1. PERKEMBANGAN PENDUDUK
URAIAN LAKI PEREMPUAN JUMLAH JIWA JML.KK
Jumlah penduduk tahun ini 5.846 6.360 12.206 3.777
Jumlah penduduk tahun lalu 7.786 6.259 12.045 3.679
Prosentase perkembangan 1 % 1,6 % 1,3 % 2,6 %

2.2. PERKEMBANGAN EKONOMI
a) Pengangguran
1) jumlah angkatan kerja penduduk usia 18 – 56 tahun
2) Jumlah penduduk usia 18 – 56 tahun yang tidak bekerja
3) Jumlah penduduk usia 18 – 56 tahun yang menjadi ibu rumah tangga
4) Jumlah penduduk usia 18 – 56 tahun yang bekerja tidak tentu
5) Jumlah penduduk usia 18 – 56 yang cacat dan tidak bekerja
6) Jumlah penduduk usia 18 -56 tahun yang cacat dan bekerja 5.130 orang
1.079 orang

3.777 orang

300 orang
4 orang

b) Kesejahteraan Keluarga
1. Jumlah keluarga Pra Sejahtera
2. Jumlah Keluarga Sejahtera 1
3. Jumlah Keluarga Sejahtera 2
4. Jumlah Keluarga Sejahtera 3
5. Jumlah Keluarga Sejahtera 3 plus
6. Total Jumlah KK 1.742 kk
989 kk
786 kk
250 kk
10 kk
3.777 kk

c) Produk Domestik Desa Bruto ( PDDB )
Produk Domestik Desa Bruto ( PDDB ) dapat dketahui dengan menghitung hasil produksi dan biaya kegiatan penduduk dari seluruh sektor kegiatan sbb :
Kegiatan Luas
( Ha )/Ekor Biaya Produksi Nilai/hasil Produksi
1. Sub Sektor pertanian
-Padi dan palawija
-Jagung
-Kedelai
-ubi-ubian dan
Sayur-Sayuran

2. Subsektor Perkebunan
-kelapa
-tembakau
-jambu Mete
-magga

3. Subsector peternakan
-Kerbau
-Sapi
-Kambing
-Itik
-Ayam
-Burung Walet

4. Subsektor Perikanan
-ikan air Tawar

5. Subsektor pertambangan
-galian c.tanah Urug
-galian c.batu pasang
– batu kapur

6. Subsector Kehutanan
-Hutan Rakyat ( HTR )
-Hutan Industri ( HTI )

7. Sektor Kerajinan dan Industri
-Anyaman bedek
-Tenun
-Kapur

8. Sektor perdagangan, Hotel dan Restoran
-Kois Desa, Pedagang Kecil
-hotel
-restoran
-Kunstruksi Bangunan

9. Sektor Keuangan
-Bank
-UPkd
-Koperasi
-gapoktan
-koptan
-klp.tani

10. Sektor angkutan
-angkutan desa
-Truk

1.506
170
310
130

500
600
200
100

91 ekor
1.601 ekor
230 ekor
481 ekor
38.200 e
5000 ekor

10.000ekr

3000 M3

100 ha
175 ha

50 jenis

1 unit
3 Unit
1unit
1 Unit
16 Unit

40
10

8,8 M
61,8 Jt.
143 jt
300 Jt

2 M
10,9M
95 Jt
65 Jt

58 jt
904 jt
54 jt
22 jt
50 jt
100 jt

15 jt

500 Jt

2 M

3 M
2 M

18,07 M
185 jt.
432Jt
600 jt

5,9 M
24 M
1,4 M
150Jt

300 jt
2,5 M
150 jt
40 Jt
200 Jt
300 jt

32 jt

650 jt

3,5 M

240 juta
15 jt
100 jt
15 jt
50 jt

3,5 M
2,3 M
Jumlah Total Biaya Produksi dan Pendapatan Domistik Desa Bruto ( % Total nilai produksi dan transaksi terhadap total biaya yang dikeluarkan dari semua sector ) 31,068 M 49,977 M

(160,8 % )

Jadi Prosentase PDDB dapat diketahui dengan perhitungan jumlah nilai produksi dibagi dengan jumlah biaya produksi x 100 % = 49,977 M /31,068 M x 100 %= 160,8 %.
d) Pendapatan Rill Perkapita
Pendapatan Rill perkapita keluarga dapat diketahui dengan perhitungan nilai produksi dikurangi biaya produksi yaitu 49,977 M-31,068 M = Rp18,909 M = 60,86 %.

e) Pendapatan Rill Perkapita Setiap KK
1.jumlah KK 3.777 KK
2.Jumlah anggotakeluarga 12.206 orang
3.Jumlah pendapatan setiap kepala keluarga Rp 5.006.000

Berdasarkan data tersebut diatas bahwa pertumbuhan ekonomi desa mangkung berdasarkan prosentase PDDB dan pendapatan rill perkapita tahun ini dibandingkan dengan PDDB tahun lalu dan pendapatan rill perkapita tahun lalu , sebagai tolok ukur penentuan pertumbuhan ekonomi desa terdapat pertumbuhan sebesar 160,8 % dikurangi 156,7 % sama dengan 4,1 % ( Dasar PDDB ) berdasarkan pendapatan rill perkapita adalah 60,86% dikurangi 56,1 % sama dengan 4,76 %.
Jadi Pertumbuhan rata rata perekonomian desa sama dengan 4,43 %.
f) Penguasaan Aset Ekonomi
1.sarana transportasi
– Ojek
– Kendaraan Umum

2.sarana Produksi
– Memiliki penggilingan padi 5 orang
-
3.Aset ekonomi lainnya
-KK memiliki TV 724 keluarga
-Memiliki Sepeda Motor 3.000 keluarga
-Memiliki mobil 2 keluarga

2.3. PERKEMBANGAN SOSIAL BUDAYA
1. Pendidikan
a) Tingkat pendidikan Penduduk
1) Jumlah penduduk Buta aksara
2) Jml.penduduk usia 3- 6 bulan masuk TK
3) Jml.anak cacat pisik dan mental
4) Jml.penduduk sedang Sd/sederajat
5) Jml.penduduk tamat SD
6) Jml.penduduk tdk tamat SD
7) Jml.penduduk sedang SLTP/sederajat
8) Jml.Penduduk tamat SLTP
9) Jml.penduduk sedang SLTA
10) Jml.Penduduk tamat SLTA
11) Jumlah penduduk sedang D1,D2,D3
12) Jml.penduduk Tamat D!,D2,D3
13) Jml.penduduk sedang S1
14) Jumlah penduduk tamat S1
15) Jml.penduduk sedang S2
16) Jml.Penduduk tamat S2
17) Jumlah penduduk sedang S3
18) Jumlah penduduk tamat S3

b) Wajib Belajar 9 Tahun

1) Jml.penduduk usia 7- 15 tahun
2) Jml.penduduk usia 7- 15 thun yang bersekolah
3) Jml.penduduk usia 7 – 15 tahun yang tidak bersekolah

c) Rasio Guru dan Murid
1) Jml.Guru TK
2) Jlm.siswa TK
3) Jml.guru SD
4) Jml.siswa SD
5) Jml.Gru SMP
6) Jml.siswa SMP
7) Jml.guru SLTA
8) Jml.siswa SLTA

d) Kelembagaan Pendidikan
1) Jml.Perpustakaan desa
2) Jumlah taman bacaaan
3) Jml.TK
4) Jml.SD
5) Jml.SLTP
6) Jml.SLTA

e) Kesenian Dan Pariwisata
1.Kesenian
2.Pariwisata ( Situs Batu rijang )
– Cagar Budaya alam berupa batu yang cukup banyak
dan besar dipelihara sejak zaman dulu hingga
sekarang dipelihara oleh pemerintah secara khusus
dinas Pariwisata di dusun Batu Keliang 3 Unit

2 Ha

2. Kesehatan
a) Kualitas Ibu Hamil
Jumlah Ibu Hamil 279
Jumlah Ibu Hamil Periksa di Posyandu 0
Jumlah Ibu Hamil periksa diPuskesmas 242
Jumlah Ibu hamil periksa di Rumah Sakit 0
Jumlah Ibu hamil hamil periksa di Dokter Praktik 20
Jumlah Ibu hamil periksa didukun terlatih 0
Jumlah kematian Ibu hamil 0
Jumlah ibu hamil melahirkan 279
Jumlah Ibu nifas 278
Jumlah Ibu Hamil periksa di Bidan Praktik 2

b) Kualitas Bayi
Jumlah Bayi lahir 279
Jumlah Bayi lahir mati 2
Jumlah bayi lahir hidup 277
Jumlah Bayi lahir kurang dari 2,5 kg 3

c) Kualitas persalinan
Tempat persalinan puskesmas 3 unit
Tempat persalinan polindes
Tempat persalinan rumah praktik bidan
Tempat persalinan praktik dokter
Tempat persalinan rumah dukun

d) Pertolongan Persalinan
Jumlah persalinan ditolong bidan 244 tindakan
Jumlah persalinan ditolong dukun 1 tindakan

e) Cakupan Imunisasi
Jumlah bayi usia 0 – 12 tahun

f) Perkembangan Usia Subur Dan KB
Jumlah pasangan usia subur 2.296 orang
Jumlah akseptor KB 491
Jumlah pengguna alat kontrasepsi suntik 445
Jumlah pengguna kontrsepsi sepiral 13
Jumlah pengguna alat kontrasepasi kondom
Kontrasepsi pil 380
Vasektomi 7
tubektomi 4
Inplan 419
Pus belum KB 287

g) Wabah Penyakit
MUNTABER 2
DB
KOLERA
POLIO
CIKUNGUNYA
FLU BURUNG
BUSUNG LAPAR

h) Angka harapan Hidup
Angka harapan hidup desa mangkung 50-65 tahun

i) Cakupan penenuhan kebutuhan air bersih
1. Jml.keluarga menggunakan sumur gali
2. Jumlah keluarga pelanggan PAM
3. Jml.keluarga menggunakan penampung air hujan
4. Jml.keluarga menggunakan air sungai
5. Jml.Keluarga menggunakan embung
6. Jml.keluarga menggunakan mata air
Total Jumlah Keluarga 1000 Kk
1270 KK
100 kk
900 KK
207 Kk
300 Kk
3.777 KK

j) Perilaku hidup bersih dan sehat
1. Jml.keluarga memiliki WC.
2. Jumlah keluarga buang air besar di sungai/kebun/ hutan
3. Jml.keluarga menggunakan MCK
4. Pola makan
-Makan 1 kali sehari
-Makan 2 kali sehari
-makan 3 kali sehari
-Makan lebih dari 3 kali sehari 1.000 KK
1.650 KK
1.100 KK

ada
ada
ada

k) Status Gizi balita
1. Jml.balita
2. Jml.balita gizi buruk
3. Jml.balita bergizi baik
1 orang

l) Jumlah Penderita sakit Tahun ini
1. Jantung
2. Lever
3. Paru-paru
4. Kangker
5. Struke
6. Diabetes
7. Ginjal
8. Malaria
9. Lepra/Kusta
10. HIV/Aids
11. Gila/Stress
12. TBC
13. Asma
14. ISPA

m) Perkembangan sarana kesehatan masyarakat
1. Juml.MCK Umum
2. Jml.posyandu
3. Jml.pembina Posyandu
4. Jml.dasawisma
5. Jml.pengurus Dasawisma
6. Jml.petugas KB
7. Jml.kegiatan pemberantasan sarang nyamuk/Psn
8. Jumlah kegiatan pembersihan lingkungan
16 Unit

4 kali
3. Keamanan
1) Konflik sara
2) Perkelahian
3) Pencurian
4) Perampokan
5) Penjarahan
6) Pemakaian Mirasdan Narkoba
7) Prostitusi
8) Pembunuhan
9) Penculikan
10) Kejahatan seksual
11) Masalah kesejahteraan social
-Jml.gelandangan
-jml.pengemis
-jml.anak jalanan
-jml.usia lanjut
-jml.rumah kumuh
-jml.panti jompo
Jml.panti asuhan anak
-jml.anak yatim piatu
-jml.penduduk rawan banjir
-KDRT
-Kawasan rawan keamanan
0

4 kejadian
6 kejadian
3 kejadian

4. Peranserta masyarakat dalam pembangunan
1) Semangat gotong royong penduduk
2) Adat istiadat
3) Etos kerja Ada
Ada
ada

5. Lembaga Kemasyarakatan
1) BPD
2) LKMD
3) PKK
4) KTI
5) LEMBAGA ADAT
6) RT
7) BUMDES
8) POSYANDU
9) GAPOKTAN
10) KOPTAN
11) KOPERASI
12) BUMDES/UPKD
13) KLP.TANI
14) ORGANISASI PEREMPUAN 1
1
1
1
1
56
1
16
1
1
3
1
16
1

2.4. PEMERINTAHAN DESA
Secara Administratif pemerintahan desa mangkung terdiri dari Pemerintah desa ( kepala desa dan perangkat desa ) dan BPD. Perangkat Desaterdiri dari 1 orang sekdes , 5 orang kepala urusan dan 3 orang stap pembantu, 16 kepala dusun, 56 RT tersebut dibawah ini :
1. Lalu Athar
2. H.L.Badran
3. H.l.Sahban
4. Lalu Badni
5. H.L.Subiadi
6. Lalu Mirtojayadi
7. Lalu Darma
8. Bq.Ruli Rizkiatun
9. Baiq Hastuti
10. Hj.Baiq Karmini
11. H.L.Mursyid
12. H.L.srigede
13. L.Nuramal
14. L.Zaenal Abidin
15. H.Muksin
16. Marwan
17. L.Sumaidi
18. Ramadan
19. L.Istana
20. L.Arjuna
21. H.L.iskandar
22. Hajar
23. Maisun
24. Aq.Johar
25. Aq.Saripudin
26. Rajab Efendi Kepala desa
Sekdes
Kaur Pemerintahan
Kaur Kauangan
Kaur Kesra
Kaur Pembangunan
Kaur Umum
Pemb.Kaur Pemerint.
Pemb.Kaur Umum
Pemb.Kaur Keuangan
Kadus Mangkung Daye
Kadus Mangkung lauk
Kadus Pelah
Kadus Batusamban
Kadus bat Eat
Kadus Remitan
Kadus orok Gendang
Kadus Patre
Kadus Emboan
Kadus Tojang
Kadus Jangkih Jawe
Kadus Batu Ampun
Kadus Keling
Kadus Batu Keliang
Kadus Modak
Kadus Bun pande
SLTA
SLTA
SLTA
SLTA
SLTA
SLTA
SLTA
SLTA
SLTA
SLTA
SLTP
SLTP
SLTP
SLTA
SLTP
SLTP
SLTP
SLTP
SLTA
SLTP
SLTP
SLTP
SD
SD
SD
SLTP

BPD.
1. L.Widarta Atmaja Putra
2. H.l.Maksum
3. Samudra SIP
4. H.l.Badarudin Spd
5. Muhamad
6. H.bagiarta
7. Arip Rahman
8. L.Musni
9. Nurham
10. Saidan
Ketua
Wk.ketua
Sekretaris
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
anggota

SLTA
SLTA
S1
S1
SLTP
SLTP
SLTA
SLTA
SLTP
SLTP

2.5. TINGKAT PERKEMBANGAN DESA
Tingkat perkembangan desa adalah status tertentu dari capaian hasil kegiatan pembangunan yang dapat mencerminkan tingkat kemajuan dan/ atau keberhasilan masyarakat, pmerintahan desa dan pemerintahan daerah dalam melaksanakan pembangunan di desa. Tingkat keberhasilan kegiatan pembangunan desa selama satu tahun dan atau selama lima tahun.dan juga untuk mengetahui laju perubahan dan kecepatan perkembangan.

Ada10 indikator variable standard penilaian kemajuan pembangunan :
1. Perkembangan kependudukan
2. Ekonomi masyarakat
3. Pendidikan
4. Kesehatan
5. Keamanan
6. Kedaulatan politik
7. Peranserta masyarakat dalam pembangunan
8. Lembaga kemasyarakatan
9. Kinerja pemerintahan desa
10. Pembinaan dan pengawasan

Dari kemajuan 10 Indikator penilaian tersebut diatas akan dapat diketahui atau diproleh satus perkembangan desa satu tahun yaitu desa cepat berkembang , berkembang, Lamban berkembang atau desa kurang berkembang dan juga tingkat perkembangan selama 5 tahun .

Tabel 4. SKOR PERKEMBANGAN DESA 1 TAHUN dan
SKOR PERKEMBANGAN DESA 5 TAHUN

No. Variabel Skor 1 tahun Skor 5 tahun
1 Perkembangan Kependudukan 2 10 10 50
2 Ekonomi masyarakat 132 797 660 3985
3 Pendidikan Masyarakat 1 189 5 945
4 Kesehatan Masyarakat 41 366 205 1830
5 Keamanan dan Ketertiban 3 304 15 1520
6 Kedaulatan Politik 55 394 275 1970
7 Peranserta Masyarakat dalam Pembangunan 113 611 565 3055
8 Lembaga Kemasyarakatan 94 535 470 2675
9 Kinerja Pemerintahan Desa 66 730 330 3650
10 Pembinaan dan Pengawasan 0 490 0 2450

TOTAL SKOR LAJU TINGKAT PERKEMBANGAN DESA TAHUNAN 507
Min 4426
Max. 2535
min 22.130
Max.

1. Laju perkembangan Desa Tahunan.
Hasil analisis 10 variabel indicator perkembangan desa 1 tahun dan 5 tahun
Desa Mangkung
No. Variabel Skor
1 Perkembangan Kependudukan 4 9
2 Ekonomi masyarakat 335 1685
3 Pendidikan Masyarakat 68 350
4 Kesehatan Masyarakat 317 1600
5 Keamanan dan Ketertiban 238 1200
6 Kedaulatan Politik 270 1365
7 Peranserta Masyarakat dalam Pembangunan 428 2145
8 Lembaga Kemasyarakatan 302 1520
9 Kinerja Pemerintahan Desa 345 1750
10 Pembinaan dan Pengawasan 80 415

TOTAL SKOR LAJU TINGKAT PERKEMBANGAN DESA 2388
1 tahun 12.039
5 tahun
Jadiberdasarkan skor ( Tabel ) hasil analisis skor desa tersebut tingkat kemajuan pembangunan desa selama 1 tahun adalah jumlah total skor hasil analisis / jumlah skor maksimal satu tahun x 1 % sama dengan 2.388/4.426 x 1 % = 53,9 % berada antara skor 1.327,8 – 2.655,59 atau antara 30 % – 60 % dari total skor maksimal tahunan berarti masuk dalam katagori desa———— Lamban berkembang.
Selanjutnya tingkat kemajuan pembangunan desa selama 5 tahun adalah jumlah total hasil analisis / jumlah skor maksimal 5 tahun x 1 % = 12.039/22.130 x 1% =54, 4 % .Capaian skor kurang dari 13.277,79 atau kurang dari 60 % berarti masuk dalam katgori tingkat perkembangan desa ——-Desa Swadaya

2. Masalah yang dihadapi
Masalah-masalah yang dihadapi antara lain sbb:
1. Masih lemahnya kemampuan pemanfaatan sumber daya yang ada.
2. Masih lemahnya tingkat pertumbuhan ekonomi masyarakat
3. Tingkat kemajuan pendidikan masih rendah begitu pula akses lembaga pendidkan masih belum seimbang dengan jumlah penduduk.
4. Pelayanan kesehatan juga masih banyak kekurangannya ( Jamkesmas, Jamkesda perlu ditambah )
5. Kualitas pembangunan inprastruktur jalan desa maupun dusun, masih belum memadai
6. Angka pengangguran dan kemiskinan masih tinggi
7. Masih ada beberapa wilayah yang belum ada akses jalan
8. Potensi sarana dan prasarana pendudukung peningkatan produksi belum dapat dioptimalkan penggunaannya.
9. Masih kurangnya alat tehnologi untuk pengolahan sumber potensi
10. Keterbatasan keterampilan dan sumber daya manusia
11. Iklim yang tidak menentu.

3.Indikasi program tahun depan
Melihat tingkat perkembangan potensi desa maupun kemajuan pembangunan desa selama satu tahun dan indicator perkembangan desa lima tahun menunjukkan pertumbuhan dan atau perkembangan yang tidak memuaskan dengan hasil analisis data/ skor perkembangan yang mana hasil ahirnya adalah Potensi desa rendah dan perkembangan desa satu tahun masuk dalam katagori lamban sedangkan untuk lima tahun masuk dalam katagori desa swadaya .
Bertitik tolak dari kondisi desa tersebut diatas, sebagai dasar penentuan indicator program tahun depan sbb:
1. Pengentasan kemiskinan
2. Menciptakan lapangan kerja dengan mengupayakan berbagai program pemerintah yang dapat menyerap tenaga kerja dari masyarakat setempat.
3. Meningkatkan produksi ketahanan pangan
4. Menggali dan mengoptimalkan pemanfaatan sumber potensi desa yang ada terutama potensi desa lahan pertanian, perkebunan, tegalan, embung rakyat untuk peningkatan produksi padi , tembakau, jagung dan lainnya.
5. Pelatihan pada kelompok tani dan kelompok ternak
6. Menindak lanjuti program sejuta pohon dan program sejuta sapi, sejuta kambing ( program Gubernur dan Prukab).dibidang kehutanan dan peternakan.
7. Menumbuhkan perekonomian desa dengan melakukan pemberdayaan pada lembaga perekonomian desa seperti Koperasi Desa, UPKD, Lemper madu, kelompok tani, Koptan dll.
8. Mengupayakan pembangunan kios desa
9. Mengupayakan peningkatan akses lembaga pendidikan dan kesehatan masyarakat.
10. Mengupayakan pembangunan panti social, bantuan pembangunan rumah kumuh.
11. Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat ( penambahan jam kesmas, jamkesda).
12. Beasiswa pada anak sekolah yang S2.
13. Santunan pada orang tua jompo, anak yatim dan anak terlantar .
14. Dll.

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

LKPJ Desa Mangkung 2011 (Desa Mangkung kec. Lombok Tengah)

Kepala Desa Sebagai pelaksana pemerintahan desa, dan pembangunan desa. setiap akhir tahun berkewajiban untuk melaporkan kegiatan tersebut kepada Bupati dan melaporkannya kepada BPD.

LPPD dan LKPJ disebut dibuat sebagai bahan evaluasi Bupati terhadap kinerja Kepala Desa setiap tahun. begitu pula kepada BPD yang merupakan perwakilan masyarakat untuk mengetahui dan mengevaluasi kinerja Kepala Desa, sehingga LPPD dan LKPJ menjadi penting untuk dibuat setiap tahun, kemudian diinformasikan kepada Masyarakat.

PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK TENGAH

KECAMATAN PRAYA BARAT

DESA MANGKUNG

 

 

LAPORAN  KETERANGAN PERTANGGUNGJAWABAN 

KEPALA DESA  MANGKUNG  KEPADA BPD

ANGGARAN AKHIR TAHUN  2010

 

1

PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK TENGAH

KECAMATAN PARAY BARAT

DESA MANGKUNG

 

LAPORAN  KETERANGAN PERTANGGUNGJAWABAN 

KEPALA  DESA KEPADA BPD DESA MANGKUNG

AKHIR TAHUN ANGGARAN 2010

 

Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh.

 

 Yth. – Bapak Ketua,  Wakil Ketua dan Anggota BPD Desa Mangkung

 

Puji dan syukur kehadirat Allah Subhanahu Wataala atas segala limpahan rahmat, taufiq, hidayah serta inayah-Nya, karena telah dapat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Desa Akhir Tahun Anggaran 2010 kepada Badan Permusyawaratan Desa Mangkung .

 

Semoga apa yang telah dapat kita perbuat di tahun 2010 dicatat oleh Allah SWT sebagai perbuatan ibadah berupa amalan soleh, allahumma amin ya robbal Alamin.

 

Penyampaian laporan keterangan pertanggung jawaban ini merupakan perwujudan  dari amanat  Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa Pasal 15 ayat (2), bahwa  Kepala Desa  mempunyai kewajiban untuk memberikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa  kepada Bupati , memberikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban kepada BPD  serta menginformasikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan desa kepada masyarakat.

 

2

Terselenggarannya pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa (clean and good govermance ), terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan dan peran serta masyarakat dalam

pembangunan desa menjadi harapan kita semua harapan seluruh masyarakat. akan tetapi untuk menuju kearah itu semua, bukan merupakan hal yang mudah seperti kita membalik tangan, namun diperlukan adanya dukungan moril, materiil maupun finansial serta kebersamaan dari berbagai pihak seluruh  lapisan masyarakat.

Sejalan dengan hal tersebut, pada kesempatan yang berbahagia ini, saya menyampaikan hormat dan penghargaan yang setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada BPD Desa Mangkung  yang merupakan mitra Pemerintah Desa  sebagai representasi dari masyarakat, tokoh masyarakat desa mangkung yang secara bersama-sama telah ikut serta dalam mewujudkan desa mangkung  yang lebih baik dan maju dalam segala bidang dan kegiatan.

Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Desa yang saat ini saya sampaikan, mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor : 35 Tahun 2007  tentang Pedoman  Umum Tata cara Pelaporan dengan sistimatika  pelaporan sebagai berikut:

BAB I :    Pendahuluan yang berisikan Dasar Hukum dan Gambaran Umum Desa

BAB II            :    Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa berisikan Visi dan Misi,

Strategi dan arah kebijakan desa dan prioritas desa

BAB III:   Kebijakan umum pengelolaan keuangan desa berisikan  pengelolaan

pendapatan desa dan pengelolaan belanja desa

BAB IV : Penyelenggaraan urusan pemerintahan desa berisikan urusan hak asal

Usul Desa dan urusan pemerintahan yang diserahkan kabupaten.

BAB V  :  Penyelenggaraan tugas pembantuan berisikan tugas pembantuan yang

diterima dan tugas pembantuan yang diberikan .

BAB VI : Penyelenggaraan urusan pemerintahan lainnya berisikan kerjasama antar

desa kerjasama desa dengan pihak ketiga, batas desa, pencegahan dan

penanggulangan bencana, penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban

umum.

 

3

Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Desa  Akhir Tahun Anggaran kepada BPD  yang dilaksanakan setiap tahun dimaksudkan sebagai wahana laporan pelaksanaan tugas untuk penilaian dan perbaikan kinerja penyelenggaraan Pemerintahan Desa selama kurun waktu satu tahun, dengan tujuan sebagai upaya meningkatkan efisiensi, efektifitas dan akuntabilitas penyelenggaraan Pemerintahan Desa melalui fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan di Desa

Selengkapnya Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Desa Akhir Tahun Anggaran 2010  adalah sebagai berikut :

 

    BAB I

    PENDAHULUAN

  1. A.    DASAR HUKUM
    1. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang pemerintahan daerah ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125.Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437 );
    2. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4587);
    3. Peraturan Pemerintah No. 72 tahun 2005 tentang Desa ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 158, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4587);
    4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 79 Tahun 2006 tentang pembinaan dan pengawasan atas penyelenggaraan pemerintahan daerah ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 165, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia 4503);
    5. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 130 Tahun 2003 tentang Organisasi dan Tata Kerja Departemen Dalam Negeri.

 

 

4

B.GAMBARAN UMUM DESA

1.KONDISI GEGRAFIS

a)      Letak

Secara geografis Desa Mangkung terletak dibagian selatan Ibu Kota Kecamatan merupakan bagian integral dari wilayah Kabupaten Lombok Tengah   dengan jarak dari Ibu Kota Kecamatan 8 Km dan dari Ibu Kota Kabupaten 14 Km , sedangkan dari Ibu Kota Propinsi sekitar 39 Km dengan batas-batas wilayahnya sbb :

Sebelah Utara                  :  Desa Bonder

Sebelah Timur                  :  Desa Kateng dan Desa Bayu urip

Sebelah Selatan               :  Desa Selong Belanak dan Desa Mekar sari

Sebelah Barat                  :  Desa Pandan Indah dan Batu Jangkih.

 

Peta Desa

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

5

b)     Luas

Luas Wilayah Desa Mangkung 3.134 Ha merupakan desa yang paling luas

wilayahnya di Kecamatan Praya Barat yang terdiri dari :

  1. Sawah    ………………..      992 Ha
  2. Tegalan dan Kebun………   514 Ha
  3. Hutan  …………………     1.393  Ha
  4. Pemukiman Penduduk…     .235  Ha

Jumlah……………………..3.134 Ha  atau 31.340.000 M2

 

c)      Wilayah

 Terdiri dari 13  Dusun dan 56 RT sebagai berikut :

No. Nama Dusun Jml RT

Nama RT

1 Mangkung Daye 4 Gubuk Derek,Jontlak , Pesinggah , Teluk ,Remitan
2 Mangkung Lauk 6 Gubuk Gul ,Balagri , Sengkunyit , Nungkus , Beriting , Open
3 Pelah 4 RT 1 , 2 , 3 , 4
4 Bat Eat 4 Bat Eat Daye , Bat Eat Tengak , Bat Eat

Lauk , Kandal

5 Batusamban 4 Batusamban Daye , Batusamban Bat , Bt Samban Tengak , Bt Samban Lauk
6 Orok Gendang 5 Orok Gendang  , Teboh , Pelas , Lendek , Butik
7 Patre 5 Patre Timuk , Bat , Lauk , Tengak
8 Emboan 4 Emboan , Emboan Timuk , Meseleng , Singgi
9 Tojang 5    Tojang Daye , Tojang Tengak , Tojang                                                        Barat,Tojang Lauk , Baukeliang
10 Jangkih Jawe 5 Nete , Perempung Gedang , Jk.Jawe

Lauk,Kesambik , Modak

11 Batu Ampun 4 Batu Ampun , Jk.Jawe , Bun Pande 1, Bun

Pande 2

12 Keling 3 Keling 1 , 2  , 3
13 Remitan 3 Remitan 1 , 2,  3
14      

 

d)     Kenampakan Alam

            Desa Mangkung secara garis besar berdasarkan  letaknya terdiri dari dua bagian yaitu Mangkung bagian utara dan selatan .

Bagian utara topografinya datar agak miring yang terdiri dari Sawah , Kebun ,Pemukiman penduduk, sedangkan bagian selatan  berbukit-bukit terdiri dari Sawah,Tegalan/ Ladang,kebun  ,Hutan dan juga sebagian Pemukiman Penduduk . Gunung-gunung atau hutan  yang ada sebagian besar telah  gundul , karena masyarakat telah mengekpoitasinya sebagai mata pecaharian secara ilegal yang memiliki dampak  cukup besar yaitu mata air yang berada dikaki gunung  semakin lama semakin berkurang , kerena tertutup oleh tanah  yang longsor / erosi dan terkadang menyebabkan banjir dimusim hujan , sedangkan dimusim kemarau menjadi  kering dan kekurangan air , terutama air bersih , masyarakat setiap tahun kekurangan air bersih dan mengalami  kekeringan . namun pada ahir-ahir ini telah dilaksanakan berbagai kegiatan untuk pelestarian hutan antara lain penghijauan, gerakan menanam sejuta pohon, peluncuran program HTR,HTI dan sosialiasi terhadap pungsi dan manfaat hutan serta danfak terhadap hutan yang gundul, dan masyarakat sudah mulai menyadarinya.

 

2.GAMBARAN UMUM DEMOGRAFIS

Masyarakat desa Mangkung merupakan komunitas  masyarakat yang banyak datang dari berbagai desa di Kabupaten Lombok Tengah bahkan Kabupaten Lombok Timur maupun Kabupaten lain di NTB antara lain berasalal dari , Desa Bonder , Kateng , Penujak , Batujai ,Tanak Awu , Praya Pejanggik ,Batunyale,Lajut , Batu Tulis , Darmaji , Kopang, Ketare , Sukarare , Stanggur , Darek ,Sepakat , Jeruaru , Pademare dll.

Mereka membaur dalam suasana kehidupan yang baik dan harmonis serta memiliki rasa kekeluargaan yang cukup tinggi .hal ini didukung dengan kegiatan

8

sosial yang dimiliki  berupa kegiatan  Ijtimak yang bergilir setiap bulan antar jamaah masjid  , malam Jumat , Kelompok Tani dan adat istiadat dikalangan masyarakat serta didorong dengan rasa kebersamaan yang kuat .

a.Jumlah Penduduk

No. Dusun Laki Perempuan Jml.Jiwa Jml.KK
1 Mangkung Daye

430

430

860

361

2 Mangkung Lauq

700

959

1.906

496

3 Pelah

287

269

556

164

4 Bat Eat

306

377

683

190

5 Batusamban

180

197

377

127

6

Orok Gendang

594

576

1.170

350

7

Patre

546

584

1.130

349

8

Emboan

403

445

848

275

9

Tojang

452

509

961

238

10

Jangkih Jawe

426

492

 918

351

11

Batu Ampun

521

699

1.220

352

12

Keling

  241

272

513

160

13

Remitan

264

289

553

158

14

Batu Keliang

189

161

350

108

Jumlah

5786

6,259

12.045

3.679

b.Komposisi penduduk berdasarkan pendidikan balita

No

Tingkat pendidikan

2009/ Orang

2010/      Orang

Keterangan

 

1

0-4 Tahun

996

1.054

Belum Sekolah

 

2

TK dan PAUD

77

90

 

3

SD / MI

1942

2.043

 

4

SLTP Sederajat

833

883

 

5

SLTA Sederajat

581

610

 

6

Akademik D1-D3

64

71

 

7

Serjana S1

53

59

 

8

Serjana S2

2

   2

 

9

Drop aut

342

84

 

JUMLAH                                 4.890

4.896

 

 

 

 

 c.  Jumlah penduduk berdasarkan mata pencharian

No

Mata pencharian

2009

2010

Prubahan

Ket

1

Petani

1.556

1.693

2

PNS

97

105

3

Swasta / Honorer

56

70

 

4

Buruh Tani

393

453

5

Pedagang

107

116

6

Tukang

76

86

7

Angkutan

39

45

8

Polisi / TNI

8

12

9

Pekerjaan Biasa

831

861

10

Peternak Ayam Ras

5

2

11

Peternakan Sapi dan Kerbau

105

120

JUMLAH

2.970

3.563

 

 

 

3.KONDISI EKONOMI

Gambaran umum mengenai kondisi ekonomi masyarakat desa mangkung dapat dilihat dari potensi sumber daya yang ada seperti sumber daya alam, sumber daya manusia, sumber daya kelembagaan dan sumber daya prasarana dan sarana .

Potensi sumber daya alam berupa pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan dan perikanan adalah merupakan potensi sumber daya unggulan desa yang mendominasi aktipitas masyarakat yakni hampir 80 % masyarakat desa mangkung adalah petani, buruh tani , peternak sapi, kerbau, peternak ayam dan sebagiannya adalah pedagang dan pegawai negeri sipil.

Pada tahun 2010 ini hasil produksi pertanian hampir sama dengan tahun lalu yakni masih sangat rendah atau kurang.  masih banyak petani yang mengalami gagal panen sedangkan  petani tembakau  gagal total.

sebagai dampak dari kegagalan panen ini pertumbuhan ekonomi masyarakat menajadi sangat lamban dan atau sangat kurang dan berdampak pada angaka kemiskinan serta pengangguran semakin meningkat yaitu berdasarkan KK Raskin sejumlah 1.743 KK atau sama dengan 50 % .

upaya-upaya yang dilakukan dalam rangka untuk menumbuh kembangkan perekonomian desa  serta membantu masyarakat mengatasi permasalahannyai antara lain sbb:

  1. Melakukan pemberdayaan dan pembinaan berupa pendidikan dan keterampilan penanaman jagung  pada kelompok tani di dusun tojang bekerjasama dengan dinas pertanian dan pengurus kelompok tani mandiri ( FMA ) desa.
  2. Melakukan  pemberdayaan dan pembinaan pada lembaga keuangan desa ( BUMDES) agar tetap dapat berpungsi sebagai Lembaga keuangan alternatif yang bergerak dalam bidang simpan pinjam dapat membantu masyarakat dalam permodalan. Lembaga keuangaan desa yang ada saat ini antara lain UPKD,GERBANGEMAS,PNPM-MP, dan GAPOKTAN, KOPTAN.
  3. Melakukan penyuluhan pada  petani bekerjasama dengan PPL dan Dinas Pertanian tentang pola tanam yang baik.
  4. Mengupayakan tanaman palawija dimusim kemarau sebagai tanaman alternatif selain padi dan tembakau.
  5. Mendorong petani untuk menanam pohon Sengon, Mahoni, Jati dan Pohon Turi sebagai tanaman alternatif dalam jangka panjang yang diharapkan sebagai produksi andalan untuk mengatasi kegagalan tanaman padi dan tembakau setiap tahun ( melaksanakan gerakan menanam sejuta pohon dan gerakan sejuta sapi ).

Pertumbuhan Ekonomi Desa

Tolok ukur untuk mengetahui pertumbuhan ekonomi desa perlu memperhatikan  indicator-indikator antara lain hasil produksi dan pendapatan   desa dengan  menghitung produk domistik desa bruto (PDDB) setiap tahun .maka dibawah ini kami telah melakukan kerjasama dengan semua pihak untuk menghitung Produk Domistik Desa Bruto (PDDB ) tahun 2010.

Produk Domistik Desa Bruto (PDDB) tahun 2010

A.PERTANIAN dan PERIKANAN

No. Uraian Luas

Areal

Hasil TH.2009 Hasil

Th.2010

Pertum buhan

(%)

 
1 a.Padi  sawah 992 ha 4.464  ton    4.563Ton 99 Ton 2,2 %  
  b.Padi Ladang dan Tegalan 414 Ha 921 ton  1.028      ton 407 11,6 %
2 Kacang kedelai 300  ha    160    ton     177     ton 17 10,6 %
3 Kacang tanah  15   ha      11 ton 11 10 %
4 Kacang Panjang     8  ha 40  ton           0   ton ( 40 )  
5 Ubi kayu dan ubi jalar    80 ha 600  ton      640     ton 40  6,6 %
6 Jagung   170ha 700 ton   961        ton 261 37,2 %
7

 

Ikan Air Tawar 22 ha 16.000 Ekor 10.000 ekor    
  Jumlah …………..   6.889 7.373 484 7 %

 

 

 

B.PERKEBUNAN /INDUSTRI

No. Uraian Luas   2010 Hasil 2009 Hasil 2010   Pertumbu

 

Han

%

1 Tanaman Tembakau 600 Ha 6.000 ton    0  
2 Kapur   200 Kubik 250 Kubik 50 Kubik 25 %
3 Bata Merah   250 Kubik 300 Kubik 50 kubik  
             
  Jumlah   450 550 100 22 %

 

C.PETERNAKAN

Populasi ternak sesuai jenis ternak sbb :

Nomor Jenis ternak TH.2009 TH.2010

( Ekor )

       Pertumbu  han    

( % )

1 Sapi

1.601  Ekor

   1.761

   
2 Kerbau

91

       100

   
3 Kambing

230

162

   
4 Domba

46

50

   
5 Ayam Buras

Ayam  Ras

38.100

15.800

37.500

18.500

   
6

7

Itik

Angsa

895

20

1.050

25

   
  Jumlah

56.783

59.148

2.365 4,1

 

D.PERTUMBUHAN MODAL KELEMBAGAN DAN JASA.

No. URAIAN ANG

2009

MODAL

2009

 ANG 2010 MODAL 2010 Pertumbuhan  
1 UPKD 254 331.047.000 254 331.047.100    
2 GERBANG EMAS 56 40  juta 56 40.000.000    
3 GAPOKTAN 4 klp. 100 juta 4 klp 100.000.000  
4 PNPM-MP            
             
  Jumlah 314 471.047.000 314 471.047.000  

 

E.SARANA DAN PRASARANA

No. URAIAN TH.2009 TH.2010 PERTUM

BUHAN

%
1

2

3

4

5

6

7

8

9

Lembaga Keuangan Desa

Hend Traktor

Hand Sprayer

Open Tembakau

Tungku Kapur

Heler

Prontok Banting

Lantai Jemur

Embung Rakyat

5

5

40

13

25

6

50

8

6

 

 

5

5

40

16

25

6

50

8

6

   
  Jumlah 133 133    

 

Uraian tersebut diatas menggmbarkan output hasil yang telah dilaksanakan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa selama satu tahun dengan pertumbuhan ekonomi berdasarkan perhitungan PDDB sbb :

  • Produksi tahun 2009 berdasarkan perhitungan satuan   64.255
  • Produksi tahun 2010  berdasarkan perhitungan satuan  67.204

 

Perhitungan tersebut diatas menunjukkan perkembangan atau pertumbuhan barang produksi sebesar  2.949 atau    4,5 persen, turun 0,31 % dibandingkan tahun lalu.

Dapat ditarik kesimpulan bahwa Pertumbuhan perekonomian desa mangkung masih sangat rendah dari target pertumbuhan yang direncanakan yaitu sebesar 8 % .

Permasalahan yang dihadapi antara lain sawah rata rata tadah hujan, sehingga sangat bergantung pada cuaca atau kondisi alam .sedangkan permasalahan pada lembaga keuangan mikro adalah sumber daya manusia dan kemampuan mengelola keuangan belum sesuai  yang diharapkan.

 

BAB II.

RENCANA PEMBANUNAN JANGKA MENENGAH DESA

  1. A.    Visi Dan Misi

                  VISI

Visi adalah merupakan tujuan pembangunan yang direncanakan dan akan dicapai dengan seluruh kegiatan pembangunan dan pemanfaatan potensi desa yang ada .

 

Terwujudnya masyarakat Desa  yang harmonis,damai dan  sejahtera  dalam suasana kebersamaan yang kuat, patuh dan taat menjalankan kewajibannya pada pemerintah dan agama.

 

            MISI

Untuk mewujudkan Visi tersebut , maka dilaksanakan Misi yakni :

  1. Menyelenggaraan Pemerintahan desa yang mengacu pada prinsip-prinsip penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih.
  2. Menyelenggarakan Pembangunan Desa dengan mengacu pada prinsip Menejemen Modern yang didasari dan diawali dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat mulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan serta pemeliharaan .
  3. Memberikan pelayanan pada masyarakat dalam segala aspek program pembangunan yang merupakan kebutuhan/ kepentingan masyarakat.
  4. Menumbuh kembangkan semangat demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dengan mengedepankan nilai-nilai kearifan sosial masyarakat .
  5. Menyelenggrakan secara berkesinambungan berbagai aktifitas dan atau kegiatan yang semakin memperkuat posisi masyarakat sipil ( givil sociaty )

 

  1. B.     Strategi dan Arah Kebijakan Desa

Dalam mengaktualisasikan Visi dan Misi Desa dusunlah strtegi dan arah kebijakan pembangunan desa yang berisikan program –program sebagai tindakan yang harus dilakukan pemerintah desa . progam diartikan sebagai bagian kebijakan

yang berisi satu atau lebih kegiatan yang akan dilaksanakan , sedangkan kebijakan desa adalah pedoman /petunjuk terhadap tindakan yang akan diambil untuk mencapai tujuan .

Mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2006 maka disusunlah tupoksi pembagian tugas perangkat desa , sedangkan  Petunjuk tehnis dari Bupati Lombok Tengah setiap tahun merupakan acuan penyusunan. Rencana Kerja  Pembangunan Jangka Menengah Desa   lima  Tahun dan Rencana Pembangunan Desa satu tahun yang merupakan  bagian dari regulasi atau penyedehanaan pelaksanaan program desa . RPJMD dan RPKDes disusun melalui Musyawarah rencana pembangunan desa setiap tahun dengan melibatkan semua elemen masyarakat  ( stike holdire ).

Pemerintah Desa sebagai pengemban amanah masyarakat dan penerus kebijakan  pemerintah dituntut untuk mampu dan mengetahui apa yang merupakan kebutuhan masyarakatnya yang harus segera dipenuhi dan dibangun untuk terwujudnya kesejejahteraan mereka .secara garis besar emplementasi dari berbagai kebijakan dan tugas serta fungsi yang harus dilaksanakan pemerintah desa mangkung  dapat digolongkan menjadi 3 fungsi  yaitu :

1   : Sebagai perantara antara masyarakat dan Pemerintah .

Dalam hal ini pemerintah desa sebagai penerus kebijakan

                    ( Pemerintah Pusat , Propinsi , Kabupaten ) sekaligus dituntut untuk

                     mampu menyalurkan aspirasi masyarakat , sebagai wakil

                       masyarakat.

2     : Pemerintah Desa berfungsi sebagai pelayan masyarakat .

Artinya Pemerintah Desa harus menginventarisir segala kebutuhan masyarakat , kemudian berusaha untuk mencukupinya. Kepala Desa harus mampu tampil sebagai seorang pamong yang selalu siap membantu dan melayani kebutuhan –kebutuhan masyarakat yang dipimpinnya .

3   :   Pemerintah Desa berfungsi sebagai agen pembaharuan ( agent of

change ) bagi masyarakat desa .

Artinya Pemerintah Desa harus mampu sebagai mutivator dan lokomotif dalam usaha pemberdayaan masyarakat desa , sehingga desa mampu maju kearah yang lebih baik dan modern serta meninggalkan kesan terbelakang , pinggiran dan tertinggal.

 

Strategi dan arah kebijakan desa disesuaikan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa ( RPJMDes ) Tahun 2010 tersebut dalam lampiran LKPJ ini yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan.

 

C.Prioritas Desa

Prioritas pembangunan desa diwujudkan dalam 6 agenda pembangunan  yaitu :

1)      Pengembangan pertanian,perkebunan dan agribisnis.

-Pola tanam secara intensip

-Mewujudkan program sejuta sapi dan penanaman sejuta pohon

2)       pengentasan kemiskinan dan pengangguran .

-Membantu masyarakat dalam hal permodalan melalui LKM sebagai     Lembaga simpan pinjam

-Paket bantuan pembangunan yang masuk desa harus dapat menyerap sejumlah tenaga kerja yang berasal dari masyarakat desa .

3)      Peningkatan aksesibilitas  pendidikan dan kesehatan.

-Pembangunan gedung SMKN , SMPN 8 Tojang

-Pembangunan Postu dan Puskesdes

-Pembangunan Posyandu 6 Unit

4)      Peningkatan kapasitas perangkat desa dengan penguasaan administrasi tehnologi guna peningkatan pelayanan publik secara cepat dan sederhana.

5)      Percepatan pembangunan sarana dan prasarana desa

-Pengaspalan jalan Mangkung daye –Open

-Pengaspalan jalan Pelas –Emboan

-Pengaspalan jalan Batusamban –Banyu Urip

-Pengaspalan jalan Jangkih Jawe- Mekar sari- Banyu Urip

6)      Membina masyarakat yang harmonis dengan rasa keadilan , kesetaraan dan persatuan.

-Memberikan penyuluhan keagamaan

-Menumbuhkan semangat kebersamaan dan persaudaraan, kebersamaan dll.

BAB III

KEBIJAKAN UMUM PENGELOLAAN KEUANGAN DESA

       Penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa dilaksanakan dengan mengacu pada ketentuan peraturan per-undang-undangan yang berlaku dan sesuai dengan adat –istiadat setempat, yang ditindak lanjuti dengan berbagai kebijakan dibidang penerimaan /pendapatan desa dan kebijakan dibidang pengeluaran /pembelanjaan keuangan desa dan keduanya harus dapat bersinergi sejalan dengan semakin meningkatnya tuntutan untuk penerapan prinsip-prinsip acuntabilitas dan tranparansi dalam pengelolaan keuangan desa.

Secara garis besar pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja desa tahun anggaran 2010 setelah APBDes Perubahan dapat kami sampaikan sebagai berikut:

A. PENDAPATAN DESA

No. Uraian Penjelasan Target Realisasi Prosentase ( % )
1 PAD Pendapatan Asli Desa 10.500.000 2.137.000  
2 ADD Alokasi Dana Desa 202.382.098 202.382.096  
3 Bagi Hasil Kabupaten 1.Bagi hasil pajak

Dan Bagi hasil retribusi

10.674.827 6.405.000  
4

 

 

 

5.

Bantuan keuangan dari Pemerintah

SILPA

 

1.TPAPD

2.Bantuan Propinsi

 

 

SILPA

65.650.000

10.000.000

 

 

 

555.531

 

60.600.000

10.000.000

 

 

555.531

 
 

Jumlah…….

  299.762.456 282.082.627 93,9 %

18

Penjelasan PAD Murni

No

Uraian

Target

Realisasi

Prosentase %

1

2

3

4

5

Pendapatan dari sumur Bor dan Petani Embung Orok Gendang

Terop Desa

Surat Pernyataan  Jual Beli

Surat Ket,Penduduk, Kartu Keluarga,Akte Kelahiran , Domisili ,Surat Ket.Keluar Daerah

Surat Ket.Kredit Bank

Penerimaan dari Model N1.2.3

 

Jumlah………………………………..Rp

600.000

2.000.000

5.900.000

1’000.000

500.000

500.000

10.500.000

0

450.000

200.000

1.487.000

0

55.000

2.137.000

 

Target PAD tidak tercapai disebakan Pad Murni belum dikelola dengan baik masih banyak pendapatan desa yang tidak dibukukan, selain itu penerimaan bagi hasil retribusi dan TPAPD dari Kabupaten berkurang dari target . hal ini disebabkan PAD Kabupaten mengalami Divisit .

Langkah –langkah yang akan dilakukan adalah pengelolaan PADM harus lebih ditingkatkan pengawasannya dan menunjuk pe3mbantu kaur keuangan untuk mengelola secara husus dengan membuat Buku Kas pembantu disetor setiap bulan pada bendahara. Upaya lain yang dilakukan adalah berusaha untuk menggali sector penerimaan PAD yang belum masuk menjadi sumber pendapatan atau penerimaan .

 

 

 

 

 

 

19

B. BELANJA DESA

-Belanja Langsung

No Uraian Th.2009 ( Rp) Th.2010 ( Rp) Prosentase ( % )
1 Belanja Pegawai 13.550.000 16.150.000  
2 Belanja barang dan jasa 17.875.867 28.569.871  
3 Belanja Modal 88.700.200 72.212.756  
4        
  Jumlah 120.126.067 116.932.627  

 

Belanja Tidak Langsung

No Uraian Th.2009 (Rp) Th.2010 (Rp) %
1 Belanja Pegawai 124.400.000 111.550.000  
2 Belanja Hibah   34.450.000    48.050.000  
3 Belanja Bantuan Sosial   20.550.000       5.550.000  
4 Belanja tak terduga      
  Jumlah 179.400.000 165.150.000  

 

-Pembiayaan Desa

No. Uraian Th.2009 Th.2010 Prosentase%
1 SILPA 555.531    
         
  Total Belanja Desa 299.526.067 282.082.627  

 

Permasalahan dan Penyelesaian

      Penerimaan pendapatan desa bila dibandingkan dengan luas wilayah serta tuntutan kebutuhan masyarakat terutama pembangunan bidang inpastruktur jalan lingkungan desa dan dusun yang perlu segera dibangun membutuhkan anggaran atau dana yang cukup besar, sehingga desa belum dapat berbuat banyak dalam melaksanakan pembangunan desa, namun dengan adanya program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri pedesaan dan pnpm generasi sehat dan cerdas

20

cukup membantu masyarakat dalam peningkatan pertumbuhan pembangunan dan ekonomi desa.

BAB IV

PENYELENGGARAAN URUSAN PEMERINTAHAN DESA

A.URUSAN HAK ASAL USUL DESA

Menurut impormasi  dari kalangan tokoh masyarakat yang dapat dijadikan sebagai nara sumber tentang sejarah berdirinya desa mangkung telah dapat ditarik

kesimpulan bahwa, desa mangkung berdiri sekitar tahun 1904 M diberi nama desa

mangkung diambil dari kata mangkok yang artinya wadah atau tempat, maksudnya

adalah tempat berkumpul untuk menyelesaikan berbagai kepentingan dan persoalan-persoalan yang terjadi di masyarakat terutama adat istiadat dan atau kepentingan umum dan dipimpin oleh seorang tokoh masyarakat dengan sebutan atau gelar JERO dan Kepala Desa sekarang.

Nama nama tokoh masyarakat yang pernah memimpin desa mangkung

sampai saat ini sbb :

NO. N A M A ALAMAT PERIODE MASA JABTN KET
1 Mq.Kayangan Mkg Daye 1904-1909 4 JERO
2 Mq.Anom Batusamban 1909-1912 3  
3 Mq.Kayangan Mkg Daye 1912-1916 4  
4 Mq.Nirah Balagri 1916-1918 2  
5 Mq.Jinamat Tanggak 1918-1919 1  
6 Mq.Mutariye Pelah 1919-1921 2  
7 Mq.Ayulan Mkg.Daye 1921-1923 2  
8 L.Arpan als.H.L.Moh.Saleh Mkg Lauq 1923-1935 12 Kades
9 Mq.Mustiah Mkg.Lauq 1935 1 Pjs.Kds
10 H.L.Moh.Saleh Mkg.Lauq 1935-1946 10 Kades
11 H.L.Darmawan Mkg.Lauq 1946-1957 11  
12 H.L.Simpang Batusamban 1957-1990 33  
13 L.Sudirman Mkg.Lauq 1990-2007 17  
14 L.Athar Mkg.Lauq 2007-2013 3 skarang

21

PERMASALAHAN DAN PENYELESAIAN.

Penyelenggaraan urusan pemerintahan desa oleh pemerintah desa ditinjau dari segala aspek kegiatan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan setiap tahun menunjukkan perkembangan dan peningkatan yang sangat lamban .hal ini disebabkan antara lain lemahnya sumber daya manusia (SDM) dan potensi sumber daya alam (SDA) belum dapat dimanfaatkan. Namun seiring dengan perkembangan zaman yang semakin modern dan keberhasilan pembangunan nasional yang dilaksanakan pemerintah pusat disegala bidang tingkat kesejahteraan masyarakat desa mangkung juga semakin meningkat demikian pula kemajuan dibidang lainnya.

 

B.URUSAN  PEMERINTAHAN YANG DISERAHKAN

    KABUPATEN/KOTA

Mengacu pada  Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 35 Tahun 2007 pasal 8 huruf b  urusan pemerintah  yang diserahkan kabupaten  merupakan tugas desentralisai yang dilaksanakan pemerintah desa meliputi berbagai bidang yang telah ditentukan dan diwujudkan dalam bentuk program dan kegiatan desa yang disesuaikan dengan kondisi serta kemendesakan kebutuhan masyarakat .

a.Bidang Pertanian  Ketahanan Pangan

Pertanian ketahanan pangan merupakan sektor unggulan bagi percepatan pertumbuhan dan perkembangan perekonomian masyarakat desa mangkung , hal ini didukung dengan wilayah pertanian berupa sawah, kebun dan tegalan yang sangat luas yaitu mencapai kurang lebih 2000 ha, selain itu banyak juga embung untuk budidaya ikan air tawar .kegiatan masyarakat dalam bidang pertanian ini antara lain : tanam padi , jagung , kedelai , kacang2an dimusim hujan dan tanam tembakau dimusim kemarau disertai pula dengan tanaman lain lain dengan hasil produksi yang masih sangat minim karena sistim pola tanam secara tradisional dan juga sangat tergantung pada curah hujan setiap tahun .

Usaha-usaha yang dilakukan dalam rangka peningkatan produksi dan produktipitas untuk mewujudkan ketahanan pangan yang  terkait dengan sistim usaha tani antara lain :

  1. penyediaan sarana dan prasarana  hasil produksi  untuk nilai tambah bagi peningkatan pendapatan petani dan terpenuhinya kebutuhan masyarakat.
  2. Pemasyarakatan penggunaan alat mesin pertanian,kampanye dan penyediaan benih unggul.
  3. Melakukan pembinaan pada beberapa kelompok tani bekerjasama dengan dinas pertanian ppl desa dan pengurus FMA desa.
  4. Pembinaan petani pemakai air ( P3 A ) .
  5. Meningkatkan kapasitas dan fungsi embung orok gendang dan sumur bor serta perbaikan saluran irigasinya yang merupakan potensi pendukung tersedianya air untuk pertanian tembakau dimusin kemarau .
  6. Pelepasan ikan sebanyak 10 ribu ekor di Embung Orok gendang , embung

patre , embung raik dan embung lendang andus bantuan dari Dinas

kelautan dan perikanan .

  1. Pendidikan dan pelatihan Klp.Tani Jagung di Dusun Tojang.

 

b. Bidang Kehutanan dan Perkebunan

Salah satu kebutuhan hidup manusia dalam kehidupan sehari-hari adalah tidak bisa pisah dari hutan dan kebun,dimana hutan dan kebun memiliki fungsi dan

mamfaat yang cukup besar bagi manusia antara lain dapat mencegah bencana alam,longsor, banjir, melindungi mata air dan melindungi stabilitas alam juga

kayunya menjadi kebutuhan hidup manusia sehari-hari sehingga hutan menjadi penting untuk di lestarikan.

Program-program yang telah dilaksanakan dalam urusan kehutanan dan perkebunan ini antara lain :

  1. Melakukan upaya pemulihan hutan dan lahan melalui kegiatan penghijauan, melakukan pembinaan, dan penyuluhan pada masyarakat di sekitar kawasan hutan melalui kelompok tani.  bekerjasama dengan dinas terkait yakni Dinas Kehutanan dan Perkebunan dan AMB
  2. Melaksanakan gerakan penanaman sejuta pohon ( jati, Mahoni, Sengon dan Turi ) pada lahan yang kurang pruktip dan lahan tidur bekerjasama dengan Dinas Kehutan , AMB dan  PT Sadana.

 

 

 

23

c. Bidang Koperasi Usaha Kecil  Menengah

Sebagai salah satu pilar ekonomi masyarakat yang erat kaitannya dengan pemberdayaan masyarakat pedesaan, maka sudah selayaknya pembangunan koperasi atau usaha kecil mengengah mendapatkan perhatian yang cukup penting disamping pembangunan lainnya. usaha kecil menengah diharapkan akan menjadi sebuah pilar  ekonomi pedesaan yang kokoh yang memiliki kekuatan ekonomi yang berorientasi pada pertumbuhan harus dibarengi dengan menumbuh kembangkan potensi ekonomi yang merata .

            Dalam rangka mewujudkan pembangunan pilar-pilar ekonomi yang kokoh dan merata  tersebut, pemerintah desa telah berupaya dengan berbagai  program dan kegiatan –kegiatan antara lain :

  1. Pemberdayaan lembaga keuangan desa agar tumbuh dan berkembang secara sehat sehingga berfungsi efektif dan mandiri.
  2. Peningkatan kualitas sumber daya pengurus Lembaga Keuangan Desa  melalui pembinaan dan pelatihan bekerjasama dengan badan pemberdayaan masyarakat dan desa Kabupaten Lombok Tengah.
  3. Pendidikan dan pelatihan keterampilan masyarakat yang bergerak dalam bidang usaha ekonomi produktif, jasa, dan lain-lain.

 

d.Penanaman Modal

 

e.Bidang Pendidikan dan Kebudayaan

Pendidikan adalah merupakan hak setiap warga negara. kualitas sumber daya manusia suatu daerah dapat ditentukan dengan parameter tingkat pendidikannya dan merupakan salah satu indikator bagi keberhasilan pembangunan Oleh karena itu pembangunan bidang pendidikan merupakan perioritas pembangunan dalam rangka terwujudnya sumber daya manusia yang berkualitas sebagai insan pembangunan pedesaan .sebagai wujud tanggung jawab pemerintah bersama masyarakat telah berupaya meningkatkan mutu pendidikan dan aksesibilitas pendidikan dalam bentuk program dan kegiatan-kegiatan antara lain :

  1. Turut serta mensukseskan program wajib belajar 9 tahun dan peningkatan mutu pendidikan.
  2. Turut serta membantu penyelenggaraan  progam pendidikan baik pormal maupun non pormal .
  3. Melakukan pembukaan sekolah SLTP di Tojang
  4. Mengupayakan bantuan rehab sekolah dan pembangunan gedung SMKN dan SMPN Tojang
  5. Mengupayakan pembentukan Perpustakaan Desa , kemudian mengusahakannya sebagai pusat kegiatan belajar  masyarakat .
  6. Melakukan pembinaan dan pendidikan keterampilan.dalam bidang seni dan budaya

 

f.Bidang Kesehatan

Pelayanan kesehatan merupakan hak dasar bagi masyarakat, dan dalam pelayanan kesehatan  serta peningkatan derajat kesehatan masyarakat pemerintah pusat maupun pemerintah propinsi telah meluncurkan program-program  antara lain program NICE, Gerakan 3 A ( AKINO,ABSANO,ADONO), PNPM Generasi

sehat dan cerdas dan lain lain.walaupun demikian gangguan kesehatan masyarakat tidak dapat dihindari banyak penyakit yang menimpa masyarakat antara lain penyakit cikungunya, demam berdarah, malaria, muntaber dll.yang sangat perlu mendapat penanganan yang lebih serius dari pemerintah dan pemerintah desa.

Kegiatan kegiatan yang dilakukan antara lain :

  1. Tersedianya sarana dan prasarana pelayanan kesehatan seperti kelengkapan pelayanan Puskesmas Desa Mangkung  harus didukung dengan pasilitas yang cukup dan dengan tenaga yang  cukup pula seperti tenaga dokter, bidan desa , perawat , rumah inap , kendaraan  dll.
  2. Pembangunan Postu dan puskesdes di Dusun Jangkih Jawe untuk peningkatan akses pelayanan masyarakat bagian selatan
  3. Peningkatan pelayanan masyarakat meliputi :

Pelayanan kesehatan balita , ibu pada posyandu di masing masing dusun , pelayanan kesehatan masyarakat miskin , pemberian makanan pendamping bagi bayi kurang gizi , pengelolaan jamkesmas .

  1. Merencanakan pembangunan posyandu di 6 dusun dan puskesdes di dusun jangkih jawe.
  2. Mengupayakan dan memperjuangkan insentip kader posyandu.

 

Selanjutnya perlu disampaikan hal2 sbb :

1.Angka kematian Ibu ( Akino )         =…….0  Orang

2.Angka kematian bayi                       =……..0 Orang

3.Jenis penyakit yang menimpa masyarakat :

-Penyakit chikungunya, demam berdarah, muntaber dll.

4.Angka buang air sembarang tempat =    2.977   Orang

5.Yang memiliki jamban keluarga      =        488   KK

 

g.Bidang Sosial

Banyaknya warga masyarakat desa yang tergolong miskin , pengangguran, anak terlantar, hal ini merupakan dampak dari kresis yang telah menimpa bangsa Indonesia tahun 1997 yang  masih dirasakan sampai dengan saat ini. kita tidak

boleh tinggal diam, melainkan harus bekerja keras agar segera keluar dari permasalahan tersebut. program dan kegiatan yang dilakukan adalah pemberdayaan masyarakat miskin, anak yatim, anak terlantar, pemberdayaan lembaga sosial seperti panti asuhan, pekerja sosial masyarakat , mengupayakan bantuan keserasian  sosial dan kelompok usaha bersama masayarakat miskin bekerjasama dengan dinas sosial dan tenaga kerja lombok tengah dan dinas lain yang terkait , mengusulkan bantuan rumah sehat ke dinas sosial dan tenaga kerja, menyalurkan program beras miskin kepada rumah tangga sasaran penerima mamfaat .

h.Bidang Pekerjaan Umum

Dalam penyelenggaraan dan pengelolaan pembangunan desa urusan pekerjaan umum adalah satu  urusan yang sangat penting ( Vital) dan strategis dalam mendukung dan menunjang peningkatan pendayagunaan dan pengelolaan potensi desa yang dimiliki guna sepenuhnya meningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa .

Dalam upaya meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana fasilitas  umum tersebut pemerintah desa telah melaksanakan  program-program sebagai berikut .

  1. Perbaikan jalan lingkungan dusun  di Pelah –Bat Eat sepanjang 1.500 M sumber dana dari PNPM-MP
  2. perbaikan jalan lingkungan di di dusun Mangkung Daye-Remitan panjang………….M  sumber dana dari APBD II
  3. Perbaiakan jalan lingkungan dusun di Mangkung Lauq sepanjang ……..M dana dari APBD II
  4. Pembuatan jembatan Nuluh Bat Eat sumber dana dana dari APBD II
  5. Pembuatan jalan lingkungan dusun sepanjang 1150 M sumber dana Pasca Krisis APBN

 

i.Bidang Perhubungan

Dalam bidang perhubungan kerap kali terjadi permasalahan-permasalahn dalam urusan lalulintas, sosial kemasyarakatan dan lain-lain, sehingga bidang

perhubungan merupakan salah satu bidang yang sangat strategis dan prospektif dalam urat nadi kehidupan ekonomi, sosial, budaya, politik dan pertahanan keamanan, sehingga arahan pembangunan perlu dipokuskan pada terwujudnya sistim transportasi yang maju dan mampu mewarnai dinamika gerak pembangunan secara keseluruhan.

Langkah-langkah strategis dilakuakn dan yang direncanakan untuk terciptanya sistem transportasi yang tertib, teratur, lancar, aman dan nyaman antara lain:

  1. Melakukan penertiban para pedagang dan parkir kendaraan di Pasar Umum Mangkung
  2. Mengupayakan untuk merelokasikan pasar mangkung ke wilayah Open Dusun Mangkung Lauk di lokasi jalan baru
  3. Mengusahakan pembuatan terminal kendaraan umum.

 

j.Bidang Pertambangan dan Energi serta Sumber Daya Mineral

Program yang telah dilaksanakan antara lain:

  1. Mensosialisasikan pada masyarakat dampak dari penambangan galian c dan kalaupun dilakukan harus sesuai dengan peraturan per undang undangan .
  2. Pengadaan Listrik Tenaga Surya ( PLTS ) be beberapa Masjid dan Mushalla bekerja sama dengan Dinas Pertambangan dan Sumberdaya Mineral Kabupaten Lombok Tengah.

 

k.Bidang Perindustrian dan Perdagangan

Kegiatan yang dilakukan dalam bidang perindustrian dan perdagangan antara lain :

  1. Melakukan pembinaan dan penertiban pada masyarakat yang memiliki ternak , mendorong mereka untuk pembuatan kandang komplek bagi peternak sapi dan kerbau
  2. Membantu para pengerajin seperti anyaman bedek, bakul, pemintalan dan lain-lain dalam permodalan dan keterampilan serta pemasaran hasil produksi .
  3. Melakukan penertiban bagi pedagang yang berjualan di lokasi pasar agar tidak menggunakan bibir jalan sebagai tempat berdagang untuk ketertiban dan keamanan lalu lintas dan transportasi .

 

l.Bidang Tenaga Kerja dan Transmigrasi

Dalam rangka peningkatan kesempatan kerja dan pendaya gunaan tenaga kerja mengupayakan pelaksanaan kegiatan pembangunan desa dengan sistem padat karya dan pemanfaatan tenaga lokal terhadap program yang masuk desa .membantu tenaga kerja Luar Negeri yang bermasalah seperti asuransi kematian  dan lain-lain.

 

m.Bidang Penataan Ruang, Pemukiman/perumahan

          Dalam rangka memelihara keseimbangan antara laju pertumbuhan dan keseimbangan pembangunan dengan kelestarian lingkungan serta memberikan dukungan yang nyaman terhadap seluruh aktipitas kehidupan, maka ruang perlu

ditata dan diatur pemamfaatannya secara terpadu dan sinergis sesuai dengan potensi yang ada dan kondisi yang dibutuhkan. kegiatan penataan  ruang perlu dilakukan untuk dapat mewujudkan efisiensi pemamfaatan ruang sebagai tempat berlangsungnya kegiatan ekonomi dan sosial maupun keserasian dan keselarasan antara daya dukung lingkungan,fungsi lingkungan dengan struktur lingkungan yang terkait dengan jaringan infrastruktur yang menghubungkan antara pusat pemukiman dengan pusat jasa, perdagangan atau sebaliknya.

Pertumbuhan penduduk lambat laun akan mengakibatkan kepadatan penduduk, sehingga pemerintah desa perlu ada upaya memnuhi ketersediaan sarana dasar pemukiman sebagai konsekwensi kebutuhan penduduk yang semakin

meningkat dan kompleks, seperti tersedianya perumahan yang layak dan lingkungan yang sehat

n.Bidang Lingkungan Hidup

Pelaksanaan urusan lingkungan hidup tidak terlepas dari suatu upaya untuk pemulihan lingkungan dan pelestarian sumber daya alam. Pembangunan lingkungan hidup juga dapat dijadikan sebagai fungsi kontrol pelaksanaan pembangunan pada bidang lainnya agar terwujud pelaksanaan pembangunan yang

berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Lingkungan hidup juga berperan dalam mengembangkan sumber daya alam dan juga dalam menata desa agar tetap indah dan menarik, maka keseimbangan lingkungan hidup sudah sepatutnya dipertahankan dan dilestarikan.

Urusan lingkungan hidup difokuskan pada pengawasan dan pengendalian perusakan lingkungan agar tetap lestari.

 

o.Bidang Politik Dalam Negeri dan Administrasi Publik

Dalam rangka ketertiban dan ketentraman masyarakat serta menumbuhkan partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban umum pemerintah desa telah berupaya untuk mensosialisasikan peraturan peratuan pemerintah pada Partai Politik Parpol, Organisasi Masyarakat ( Ormas )dan atau pada masyarakat desa

pada umumnya untuk diikuti dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya ( low inforcement ) .

p.Bidang Otonomi Desa

Otonomi desa adalah hak, wewenang dan kewajiban desa untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat . dalam hal ini pemerintah desa telah mengadakan proses regulasi atau penyederhanaan peraturan peraturan yang ada, melakukan penelitian dan pendataan potensi desa, melakukan kerjasama antar desa , melakukan penetapan anggaran pendapatan dan belanja desa .

 

q.Bidang Perimbangan Keuangan

Dana perimbangan keuangan merupakan dana yang bersumber dari dana perimbangan keuangan pusat dan daerah yang  diterima  pemerintah daerah kemudian dialokasikan pada desa yang disebut alokasi dana desa ( ADD) sebesar 10 %. Adalah merupakan dana rutin yang diterima desa setiap tahun sebagai salah satu sumber dana pembanguanan desa.

 

r.Bidang Tugas Pembantuan

Dijelaskan dalam Bab IV

 

s.Bidang Pariwisata

 

t.Bidang Pertanahan

Kegiatan dalam bidang pertanahan antara lain :

  1. Memberikan pelayanan pada masyarakat yang melakukan transaksi jual beli, pembuatan surat keterangan warisan , hibah  dll.
  2. Memberikan surat keterangan hak atas tanah
  3. Memfasilitasi penyelesaian sengketa tanah .

u.Bidang kependudukan dan catatan sipil

Kegiatan yang dilaksanakan dalam bidang kependudukan dan catatan sipil antara lain :

  1. Melakukan registrasi jumlah penduduk sesuai jenis kelamin dan mata pencaharian dilaksanakan oleh kepala dusun dan sampai saat ini belum selesai.
  2. Melakukan registrasi jumlah penduduk  menurut hak pilih dalam  pilkada dan oleh PPS .
  3. Menerbitkan surat keterangan kartu keluarga  untuk penerbitan KTP
  4. Melakukan pendataan dan pembinaan dalam kegiatan mutasi penduduk .
  5. Membuat surat keterangan untuk penerbitan akte kelahiran .

 

v.Bidang Kesatuan Bangsa, perlindungan masyarakat dan pemerintahan

    umum.

Kondisi sosial masyarakat desa mangkung pada tahun 2009 secara umum masih relatip aman dan terkendali

langkah langkah yang dilakukan antara lain :

  • Melakukan kegiatan sambang desa dan mengikuti kegiatan patroli aparat keamanan ( polisi ) .
  • Bersama BKD tetap memelihara dan menjaga ketertiban dan keamanan desa.

w.Bidang perencanaan

Perencanaan pembangunan desa memiliki peran strategis dalam menentukan arah dan kebijakan serta prioritas pembangunan desa. Perencanaan pembangunan desa diarahkan pada terwujudnya perencanaan pembangunan yang partisipatif, aspiratif  dan akuntabel. hal ini akan dapat terlaksana apabila perencanaan pembangunan dilandasi prinsip-prinsip dan mekanisme perencanaan pembangunan yang telah diatur dalam peraturan daerah maupun peraturan desa.

Penyusun perencanaan pembangunan desa baik rencana  pembangunan jangka menengah maupun rencana pembangunan desa satu tahun disusun dan direncanakan secara bersama sama  dengan melibatkan semua tokoh masyarakat

( stike holdire ) melalui musyawarah rencana pembangunan desa ( musrenbangdes).setiap tahun.

 

x.Bidang Penerangan , impormasi dan komunikasi

Menyampaikan/mensosialisasikan peratuan perundang-undangan, peraturan pemerintah , peraturan menteri , peraturan daerah dan kebijakan-kebijakan pemerintah untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya serta penegakan hukum . selain dari pada itu juga menyampaikan impormasi jenis-jenis pembangunan  yang masuk desa .

 

 

y.Bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak

Peran perempuan tidak dapat dipisahkan dalam kesuksesan pembangunan, pemerintah desa menyadari hal tersebut dengan mengikut sertakan perempuan dalam proses  pembangunan seperti pada pelaksanaan musrenbangdes , musrenbang kecamatan dan juga keikut sertaannya sebagai pelaku dalam pembangunan desa  minimal 30 persen .

Melakukan gerakan sayang ibu dan balita , mensosialisasikan pentingnya kesehatan ibu dan balita sehingga mereka akan tetap memelihara kesehatannya dan dapat mencegah kematian yang sering menimpa ibu hamil dan bayinya.

 

z.Bidang Keluarga berencana dan keluarga sejahtera

Bkerjasama dengan puskesmas menyampaikan inpormasi pada masyarakat tentang  standar keluarga sejahtera ,makanan sehat bagi balita ,imunisasi dan gizi keluarga, mensosialisasikan  gerakan sayang ibu , mensosialisasikan tindakan pencegahan kematian ibu hamil dan melahirkan serta kematian bayi

 

a.a.Bidang Pemuda dan olah raga

Pemuda dan olah raga satu kesatuan yang melekat dan tidak dapat dipisahkan sebagai generasi penerus bangsa.pemuda merupakan harapan bangsa, segala potensi dan kreatifitasnya perlu dipacu terus menerus agar terbina generasi

yang tangguh dan mandiri serta siap berprestasi baik di tingkat daerah , nasional maupun internasional.

Dalam upaya memacu prestasi pemuda dan keolahragaan , maka pemerintah desa mangkung telah melaksanakan program sbb:

  • Peningkatan peran serta kepemudaan dengan pembentukan  karang taruna kemudian mengusahakan keterlibatannya dalam pembangunan desa.
  • Pengadaan sarana dan prasarana olah raga .
  • Pembinaan dan pemasyarakatan olah raga .
  • Menyelenggarakan berbagai kegiatan pertandingan olah raga , seni dll.

 

 

 

b.b.Bidang Pemberdayaan masyarakat desa

  • Melakukan identifikasi sumber daya manusia
  • Peningkatan peranserta masyarakat desa dalam pembangunan
  • Penataan dan pemberdayaan organisasi masyarakat desa

 

c.c.Bidang statistik

Bidang statistik sangat penting dan berperan dalam memotret kegiatan kegiatan pembangunan melalui kumpulan angka angka terhadap pembangunan desa.secara umum urusan dan kegiatan statistik dilakukan  kerjasama dengan badan pusat statistik kecamatan dan kabupaten lombok tengah. program yang dilaksanakan antara lain sensus  pendataan penduduk, sensus pendataan ekonomi dan lain2.

 

d.d.Bidang arsip dan perpustakaan

Dokumen-dokumen penting desa adalah aset yang perlu diamankan, dilestarikan dan dipelihara secara utuh keberadaannya karena memuat sejarah perkembangan desa.urusan kearsipan berperan penting dalam mengadministrasikan perkembangan desa setiap tahunnya.guna menunjang tata kearsipan tersebut program program yang dilaksanakan pemerintah desa adalah: program pelayanan administrasi perkantoran, program peningkatan sarana dan prasarana aparatur, peningkatan kapasitas sumber daya aparatur , peningkatan pengembangan system

pelaporan keuangan desa, dan program penyelamatan dan pelestarian dokumen/ arsip desa. Sementara dibidang perpustakaan seiring dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan tehnologi dewasa ini keberadaan sarana perpustakaan amat dibutuhkan, terlebih pula dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat dalam budaya baca baik dikalangan pelajar maupun masyarakat umum.sebagai upaya mendukung urusan perpustakaan tersebut, program yang dilaksanakan adalah pengembangan budaya baca dan pembentukan perpustakaan desa serta pengembangannya bekerjasama dengan perpustakaan kabupaten lombok tengah .

 

 

BAB  V

PENYELENGGARAAN  TUGAS PEMBANTUAN

  1. TUGAS PEMBANTUAN YANG DITERIMA

Tugas pembantuan yng diterima adalah merupakan tugas yang diserahkan pemerintah pada pemerintah desa berupa program kegiatan pemerintah pusat dan daerah seperti pendistribusian raskin setiap tahun dan paket program lainnya seperti jamkesmas, pendataan penduduk dll.

 

  1. TUGAS PEMBANTUAN YANG DIBERIKAN

Kepala Desa yang merupakan unsur penyelenggara pemerintahan desa diharapkan mampu menyelenggarakan pemerintahan dan melaksanakan pembangunan desa secara optimal .hal ini akan dapat dilakukan dengan kemampuan kepala desa untuk mengatur dan meregulasikan atau menyederhanakan berbagai peraturan dan kebijakan pemerintah serta dituntut untuk mampu memberikan tugas-tugas pada semua perangkat desa  mulai dari sekkretaris desa , kepala-kepala urusan , kepala dusun , pembantu PPN , penghulu desa , pekasih dan satuan pelaksana tugas lainnya .tugas-tugas pembantuan yang diberikan kepala desa kepada perangkat desa sesuai dengan peraturan daerah nomor : 10 tahun 2006  .diantara tugas-tugas yang diberikan anatara lain :

  1. Penyusunan rancangan peraturan desa tentang APBDes dan peraturan desa

lainnya .

  1. Pembuatan Propil desa
  2. Pelaksanaan tugas keamanan dan ketentraman di dusun
  3. Pencatatan peristiwa pernikahan
  4. Membina kerukunan hidup beragama dan penyuluhan dakwah agama .

 

BAB VI

PENYELENGGARAAN URUSAN PEMERINTAHAN LAINNYA

A.KERJASAMA ANTAR DESA

Untuk kepentingan desa dapat mengadakan kerjasama antar desa sesuai dengan kewenangan kepala desa atas persetujuan BPD .

Kerjasama yang dilakukan tahun 2009 ini antara lain :

  1. Bidang pemberberdayaan masyarakat desa  ( PNPM-MP) terbentuk BKAD
  2. Bidang keamanan dan ketertiban masyarakat ( Porum Kepala Desa ).

 

B.KERJASAMA DENGAN PIHAK KETIGA

C.BATAS DESA

Menurut permendagri no:27 tahun 2006 pasal 1 ayat 6 batas adalah pemisah antara desa yang bersebelahan baik berupa batas alam maupun berupa

batas buatan .batas alam adalah unsur-unsur alami seperti gunung , pantau ,danau dan lain-lain yang menjadi batas desa sedangkan batas buatan adalah unsur-unsur buatan manusia seperti pilar batas,jalan, rel kreta api,saluran irigasi dan lain sebagainya.

Berdasarkan kondisi serta perkembangan penyelenggaraan pemerintahan desa mangkung, bahwa batas desa masih berdasarkan batas alam ,belum memiliki batas-batas yang memang dibuat pemerintah desa .

 

D.PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN BENCANA

Kondisi geografis desa mangkung yang sebagian adalah merupakan pegunungan yang rata-rata telah gundul sehingga dimusim hujan berpotensi

terhadap bencana longsor  dan banjir. .langkah langkah yang dilakukan adalah memberikan penyuluhan dan pembinaan  pada masyarakat agar sadar bahwa hutan memiliki fungsi yang sangat penting dalam kehidupan kita sehari-hari dan dapat mencegah terjadinya bencana alam tersebut.

 

E.PENYELENGGARAAN KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN UMUM

Dalam rangka meningkatkan stabilitas ketentraman dan ketertiban masyarakat  telah diupayakan melalui upaya preventif dan represif, penegakan aturan .sebagai upaya penciptaan kehidupan yang kondusif dilakukan melalui patroli sambang desa, pemberdayaan sistim keamanan lingkungan dan penyuluhan serta himbauan untuk selalu hidup dalam kerukunan beragama dan saling menghargai sesama masyarakat dalam suasana yang berbeda tapi satu tujuan yaitu ketentraman dan ketertiban dalam bermasyarakat .sebuah ilustrasi kegiatan yang dilakukan pemerintah desa adalah terciptanya keseimbangan hubungan yang

35

harmonis antara Ulama dan Umaro dan telah dilakukan melalui berbagai kegiatan seperti sapari jumat , sapari tarawih pada bulan ramadhan,  Ijtimak  tanggal 15 setiap bulan dll.perlindungan masyarakat dari gangguan keamanan dengan membuat poskamling, mengadakan ronda malam dan pengamanan husus ditempat tempat yang dianggap rawan .

Demikianlah kami sampaikan  laporan keterangan pertanggungjawaban penyelenggaran pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan desa mangkung tahun 2010 ini, selanjutnya kami menyadari bahwa apa yang kami laksanakan belum dapat sepenuhnya memenuhi harapan dan aspirasi semua pihak, karena tuntutan kebutuhan dan perkembangan yang terus bergerak maju.tetapi berkat kesepahaman dan kerjasama yang baikl serta dukungan yang besar dari seluruh lapisan masyarakat penyelenggaran pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan dapat berjalan dengan baik.

Akhirnya kami menyampaikan ucapan terimakasih serta penghargaan yang setinggi tingginya kepada seluruh lapisan masyarakat desa masngkung atas

kerjasama dan dukungannya dalam pelaksanaan berbagai kegiatan pembangunan desa mangkung yang kita cintai . semoga Allah menjadikannya sebagai amal ibadah .Amin.

                                                     Mangkung 1 Maret 2011

                                                        Kepala Desa Mangkung

 

 

 

                                                                                Lalu Athar

 

 

 

 

 

 

 

36

LAMPIRAN :

Lampiran 1. Impo pembangunan yang dilaksanakan tahun 2010

Lampiran 2.RPJMDes dan RKPDes tahun 2010

Lampiran 3. Poto/GambarTempat-tempat yang penting

-Situs Batu Rijang

-Makam2 Tokoh Masyarakat

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PERINCIAN :  REALISASI PENGGUNAAN BELANJA DESA

TA 2010

No. Uraian Perencana-

an sesuai Perdes 2010

Realisasi Prosentase

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

24

25

26

27

28

29

30

31

32

33

34

35

36

37

38

39

40

Honorarium PJP,PPKD,Pimpinan Kegiatan, Bendahara

Honorarium Pegawai Honorer

Honorarium Penjaga Kantor

Belanja perjalanan Dinas dalam daerah

Belanja perjalanan dinas luar daerah

Belanja ATK

Belanja Air

Belanja Listrik

Belanja suku cadang

Belanja bahan bakar minyak

Berlanja penggandaan

Belanja air minum harian

Belanja rapat

Belanja pakian dinas

Belanja pengadaan Almari

Belanja pengadaan papan pengumuman

Belanja pengadaan monitor 2 bh

Belanja kelengkapan komputer

Belanja pengadaan meja rapat

Belanja pengadaan kursi tamu

Belanja pengadaan kunstruksi jalan

Belanja kunstruksi jaringan air

Belanja rehab kantor desa

Belanja penataan halaman kantor desa

Belanja pegawai ( Perangkat Desa )

Belanja Honorarium Kadus

Belanja honorarium Penghulu

Belanja Operasional Kades

Belanja Hibah kepada BPD

Belanja hibah LKMD

Belanja hibah PKK,

Belanja hibah padaKTI

Belanja hibah pada,BKD

Belanja pembuatan propil Desa

Belanja KF

Belanja bantuan lembaga pendidikan  TK

Belanja bantuan sosial

Belanja Hari Besar

Belanja air minun pegawai

Belanja penerangan jalan

 

Belanja pembelian Jinamu

Belanja Lomba DEsa

 

 

6.300.000

    7.800.000

3.250.000

2.000.000

5.000.000

2.250.000

   420.000

   800.000

   400.000

.1550.000

   500.000

   500.000

5.500.000

5.500.000

2.250.000

    500.000

2.500.000

   550.000

1.600.000

2.000.000

3.500.000

11.179.098

50.283.000

2.180.357

65.650.000

39.000000

1.950.000

10.000.000

21.250.000

4.000.000

4.000.000

4.000.000

4.000.000

5.000.000

5.000.000

2.000.000

7.000.000

4.000.000

 

6.300.000

6.600.000

3.250.000

1.120.000

5.000.000

2.524.500

   400.000

   800.000

    —–

1.600.000

———

493500

3.424.572

6.405.000

2.400.000

———

2.725.000

   681.799

2.000.000

2.067.500

——–

——-50.772.256

12.248.000

60.600.000

39.000.000

  1.950.000

10.000.000

21.250.000

   4.000.000

   4.000.000

   4.300.000

   4.000.000

  5.500.000

  5.000.000

  2.000.000

  3.550.000

       ——-

      760.500

      360.000

 

     800.000

   4.200.000

 

Jumlah

282.082.627

Mangkung , 31 Desember 2010

 

Mengetahui                                                         Bendahara

Kepala Desa Mangkung

 

 

 

(   Lalu Athar     )                                                (     Lalu Badni        )            

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Salam Pembuka

Desa Mangkung Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah NTB…. adalah desa paling besar dikecamatan praya barat.

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.
Dipublikasi di Uncategorized | 1 Komentar