RPJM DESA MANGKUNG TAHUN 2012

 

 

 

PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK TENGAH
KECAMATAN PRAYA BARAT
DESA MANGKUNG

Telepon :085303700741

                                                                            

KEPALA DESA MANGKUNG
KECAMATAN PRAYA BARAT KABUPATEN LOMBOK TENGAH

 

PERATURAN DESA
NOMOR :  1  TAHUN 2010

 

TENTANG

RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA

 (RPJM-DESA) TAHUN 2010 -2014
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
KEPALA DESA MANGKUNG

 

 

Menimbang :

a. bahwa dalam rangka RPJM-Desa perlu dibuat peraturan Desa yang merupakan landasan hukum untuk mengatur kebijakan-kebijakan perencanaan pembangunan Desa;

  1. bahwa untuk menetapkan RPJM-Desa sebagaimana dimaksud huruf a, diperlukan adanya Peraturan Desa;
  2. bahwa untuk menjabarkan dan melengkapi peraturan tersebut diperlukan keputusan Kepala Desa.
  3. Bahwa dalam menjalankan kebijakan tertentu, diperlukan rekomendasi dan petunjuk teknis.

 

     Mengingat      1.   Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 5 Tahun 2007 tentang Pedoman Penataan Lembaga Kemasyarakatan;

  1. Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 7 Tahun 2007 tentang Kader Pemberdayaan Masyarakat;
  2. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 12 Tahun 2007 tentang Pedoman Penyusunan dan Pendayagunaan Data Profil Desa/Kelurahan
  3. Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 66 Tahun 2007 tentang Perencanaan Pembangunan Desa.
  4. Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 67 Tahun 2007 tentang Pendataan Program Pembangunan Desa/Kelurahan
  5. Peraturan Bupati Lombok Tengah Nomor 10 Tahun 2009 tentang pedoman pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan desa / kelurahan;

 

 

 

 

DENGAN PERSETUJUAN BERSAMA

BADAN PERMUSYAWARATAN DESA MANGKUNG
DAN KEPALA DESA MANGKUNG

 

MEMUTUSKAN :

 

Menetapkan       :     PERATURAN DESA TENTANG RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA ( RPJM DESA).

BAB I

KETENTUAN UMUM


Pasal 1

 

Dalam Peraturan Desa ini yang dimaksud dengan :

  1. Pemerintahan Desa adalah Pemerintahan Desa Mangkung dan Badan Permusyawaran Desa ( BPD ) Desa Mangkung
  2. Pemerintah Desa adalah Kepala Desa dan Perangkat Desa.
  3. Peraturan Desa adalah semua peraturan yang ditetapkan oleh Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa ( BPD );
  4. Keputusan Kepala Desa adalah semua keputusan yang bersifat mengatur dan merupakan pelaksanaan dari peraturan Desa dan kebijaksanaan Kepala Desa yang menyangkut Pemerintahan, Pembangunan dan Kemasyarakatan
  5. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa  yang selanjutnya disingkat RPJM-Desa adalah dokumen perencanaan untuk periode 5 (lima) tahunan yang memuat arah kebijakan Pembangunan Desa, arah kebijakan keuangan Desa, kebijakan umum, program, program Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), lintas SKPD, dan program prioritas ke wilayahan, disertai dengan rencana kerja.
  6. Rencana Kerja Pembangunan Desa yang selanjutnya disingkat RKP-Desa adalah dokumen perencanaan untuk periode 1 (satu) tahun yang merupakan penjabaran dari RPJM-Desa yang memuat rancangan kerangka ekonomi Desa, dengan mempertimbangkan kerangka pendanaan yang dimutahirkan, program prioritas Pembangunan Desa, rencana kerja dan pendanaan serta prakiraan maju, baik yang dilaksanakan langsung oleh Pemerintah Desa maupun yang ditempuh dengan mendorong partisipasi masyarakat dengan mengacu kepada Rencana Kerja Pemerintah (RKP);
  7. Lembaga Pernberdayaan Masyarakat/Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa yang selanjutnya disebut LPMD/LKMD adalah lembaga yang dibentuk oleh masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan merupakan mitra Pemerintah Desa dalam memberdayakan. masyarakat
  8. Kader Pernberdayaan Masyarakat yang selanjutnya disebut KPM adalah anggota masyarakat Desa yang memiliki pengetahuan, kemauan untuk menggerakkan masyarakat berpartisipasi dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan partisipatif
  9. Profil Desa adalah gambaran menyeluruh tentang karakter Desa yang meliputi data dasar keluarga, potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, kelembagaan, prasarana dan sarana serta perkembangan kemajuan dan permasalahan yang dihadapi Desa.

 

BAB II
TATA CARA PENYUSUNAN DAN PENETAPAN RPJM-DESA

 

Pasal 2

  1. Rencana RPJM-Desa dapat diajukan oleh Pemerintahan Desa;
  2. Dalam menyusun rancangan. RPJM-Desa, Pemerintahan Pesa harus memperhatikan dengan sungguh-sungguh aspirasi yang berkembang di masyarakat yang diwadahi oleh LPMD / LKMD;
  3. Rancangan RPJM-Desa yang berasal dari Pemerintahan Pesa disampaikan oleh Kepala Desa kepada pemangku kepentingan yaitu: LPMD/LKMD, Lembaga Kemasyarakatan, PKK, KPM Tokoh Masyarakat, tokoh Agama, dan sebagainya;
  4. Setelah menerima rancangan RPJM-Desa, Pemerintahan Pesa melaksanakan Musrenbang Desa untuk mendengarkan penjelasan Kepala Desa tentang perencanaan pembangunan Desa
  5. Jika rancangan RPJM-Desa berasal dari pPemerintahan Desa, maka Pemerintahan Desa mengundang LPMD/LKMD, lembaga-lembaga kemasyarakatan, tokoh Agama, tokoh masyarakat dan lain-lain untuk melakukan Musrenbang-Desa membawa RPJM-Desa
  6. Setelah dilakukan Musrenbang-Desa sebagaimana dimaksud dalam ayat (4) dan (5), maka Pernerintahan Desa menyelenggarakan rapat paripurna yang dihadiri oleh BPD dan Pemerintah Desa serta LPM/LKMD dan Lembaga Kemasyarakatan dalam acara penetapan persetujuan. BPD atas rancangan RPJM-Desa menjadi RPJM-Desa yang dituangkan dalam Peraturan Desa;
  7. Setelah mendapat persertujuan Pernerintahan Desa sebagaimana yang dimaksud dalam ayat (6), maka Kepala Desa menetapkan RPJM-Desa, serta memerintahkan Sekretaris Desa atau Kepala Urusan yang ditunjuk untuk mengundangkan dalam Lembaran Desa

BAB III
MEKANISME PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENETAPAN RPJM-DESA

Pasal 3

v  Pemerintahan Desa wajib mengembangkan nilai-nilai demokrasi, para anggotanya untuk mengambil keputusan yang dikoordinir oleh LPMD/LKMD atau sebutan lain dalam forum Musrenbang-Desa

v  Mekanisme pengambilan keputusan dalam forum Musrenbang-Desa dalam perencanaann pembangunan Desa berdasarkan musyawarah dan mufakat

BAB IV
KETENTUAN PENUTUP

Pasal 4

Hal-hal lain yang belum cukup diatur dalam peraturan RPJM-Desa ini akan diatur oleh keputusan Kepala Desa.

Pasal 5

  1. Peraturan Desa tentang RPJM-Desa ini mulai berlaku pada saat diundangkan.
  2. Agar setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan pengundangan peraturan Desa ini dengan menempatkan dalam lembaran Desa

       Ditetapka di        :        Mangkung

       Pada tanggal     :  25  Januari  2010

KEPALA DESA MANGKUNG

 

 

LALU ATHAR

  Diundangkan di :    Mangkung

  Pada tanggal     :    25Januari 2010

           Sekretaris Desa

 

 

        HAJI LALU BADRAN

 

KATA PENGANTAR

 

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

 

Puji Syukur Kehadirat Allah Swt kami panjatkan, dimana setelah melalui proses yang  cukup panjang dan berkat bantuan dari semua pihak, akhirnya rencana pembangunan jangka menengah desa (RPJM Desa ) Mangkung  5 tahun ini  dapat diselesaikan, dan  kami yakin bahwa dokumen RPJM Desa ini masih terdapat banyak kekurangan dan  kelemahannya, mengingat kemampuan kami yang sangat terbatas.

Oleh karena itu dalam rangka penyempurnaannya, kretik serta saran dari semua sangat kami harapkan .

Atas segala bantuan dari semua pihak yang telah membantu penyusunan dokumen RPJMDes ini kami sampaikan banyak terimakasih dan semoga menjadi Amal Ibadah  Disi Allah SWT.Amin Ya Rabbal Aalamin.

 

Wassalamu’ alaikum Wr.Wb

Mangkung, 25 Januari 2010

Kepala Desa Mangkung

 

 

 

LALU ATHAR

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR ISI

       

BAB I     PENDAHULUAN

1       Latar Belakang                                                                                            

             .2        Dasar Hukum                                                                                  

3       Pengertian                                                                                       

 

BAB II.   PROFIL DESA

1.Kondisi Desa

          1.1.Sejarah Desa

                        1.2.Demografi Desa

                        1.3 Keadaan  sosial

           1.4.Keadaan Ekonomi  

2.Kondisi Pemerintahan Desa

2.1 Pembagian Wilayah Desa

2.2. Struktur Organisasi Pemerintah Desa

BAB III   POTENSI DAN MASALAH

3.1.Potensi

3.2.Masalah

 

BAB IV.RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA

1.VISI DAN MISI

.1      Visi                                                                                                                

.2      Misi    

2.Kebijakan pembangunan                                                                                              

2.1. Arah kebijakan Pembangunan desa

2.2 Program Pembangunan Desa

2.3 Strategi Pencapaian

2.4.permasalahan.

                   

                                                                   

LAMPIRAN

LMPIRAN TERDIRI DARI :

 

  1. Tabel rencana pembangunan jangka menengah desa (RMPJM-Desa)
  2. Tabel pemeringkatan usulan kegiatan perencanaan pembangunan desa berdasarkan RKP-Desa.
  3. Peraturan desa tentang RPJM-Desa
  4. Keputusan Kepala Desa tentang RKP Desa
  5. Tabel rencana kerja pembangunan desa (RKP-Desa) tahunan
  6. Tabel perencanaan pembangunan desa yang ada dananya (dibiayai  APBDes/Kel. Dan pihak ketiga ).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. I.                   MOTO

 

MANGKUNG BERSERI

    

 

-     Bersih     -    Sehat     -    Rapi    -          Indah     -

 

 

  1. II.                KEPALA DESA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                                   LALU ATHAR

  1. III.             VISI  dan MISI
  • VISI
  • Terwujudnya masyarakat  Desa Mangkung yang sejahtera, adil makmur, berbudaya, beriman, mandiri, memiliki kesetiakawanan social yang tinggi, aman dan nyaman dalam suasana yang kuat.
    • MISI
    • Menyelenggarakan pemerintahan yang mengacu pada prinsip-prinsip penyelenggaraan pemerintahan  yang baik dan bersih.
    • Menumbuhkan ekonomi pedesaan berbasis agribisnis dan koperasi.
    • Mengupayakan tersedianya lembaga pendidikan dan  kesehatan  yang memadai.
    • Mengupayakan tersedianya inprastruktur jalan yang memadai disemua wilayah terutama akses jalan dusun dan jalan poros desa.
    • Menumbuh kembangkan semangat demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dengan tetap menghormati dan mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal dan sosial kemasyarakatan .

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1.        Latar belakang

 

Desa memiliki hak untuk mengurus/mengatur rumah tangganya sendiri yang disebut otonomi desa. Hak untuk mengurus/mengatur rumah tangganya sendiri sebagai kesatuan masyarakat hukum tidak hanya berkaitan dengan kepentingan pemerintahan (kenegaraan) semata, akan tetapi juga berkaitan dengan kepentingan masyarakatnya.

Desa memegang peranan penting dalam pembangunan nasional. Bukan hanya dikarenakan sebagian besar rakyat Indonesia bertempat tinggal di desa, tetapi desa memberikan sumbangan besar dalam menciptakan stabilitas nasional. Pembangunan desa adalah merupakan bagian dari rangkaian pembangunan nasional. Pembangunan nasional merupakan rangkaian upaya pembangunan secara berkesinambungan yang meliputi seluruh aspek kehidupan masyarakat.

Pembangunan desa bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, termasuk penciptaan iklim yang mendorong tumbuhnya prakarsa dan swadaya masyarakat desa. Penduduk pedesaan adalah merupakan suatu potensi sumber daya manusia yang memiliki peranan ganda, yaitu sebagai objek pembangunan dan sekaligus sebagai subjek pembangunan. Dikatakan sebagai objek pembangunan, karena sebagian penduduk di pedesaan dilihat dari aspek kualitas masih perlu dilakukan pemberdayaan. Sebaliknya sebagai subjek pembangunan penduduk pedesaan memegang peranan yang sangat penting sebagai kekuatan penentu (pelaku) dalam proses pembangunan pedesaan maupun pembangunan nasional.

Pembangunan desa merupakan cara dan pendekatan pembangunan yang diprogramkan oleh negara (pemerintah dan masyarakat) dengan mengerahkan kemampuan yang dimiliki untuk membangun masyarakat di pedesaan. Pembangunan desa merupakan kewajiban dan tanggung jawab politis negara dalam usaha memecahkan masalah sosial ekonomi negara. Masih banyak tanggung jawab di bidang pembangunan yang masih perlu penyesuaian-penyesuaian dalam rangka memajukan desa dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan rakyat dalam bentuk membangun sarana dan prasarana yang mendukung peningkatan produksi dan distribusi di wilayah pedesaan, mengentaskan masyarakat dari berbagai keterbelakangan dan kemiskinan. Kesemuanya merupakan tantangan bagi pemerintah dan masyarakat saat ini dan  masa mendatang.

Pembangunan desa di Indonesia merupakan masalah sosial ekonomi dan politik dalam negeri yang mendapat sorotan dan perhatian dari berbagai kalangan tidak hanya dari dalam negeri tetapi juga mendapat perhatian dari pihak-pihak luar negeri. Pembangunan desa di Indonesia masih lemah dari berbagai aspek pembangunan, baik aspek bantuan dan dukungan moril, politik, teknologi, maupun pendanaan.

Pemerintah menyadari akan pentingnya pembangunan desa. Berbagai bentuk dan program untuk mendorong percepatan pembangunan kawasan pedesaan telah dilakukan oleh pemerintah, namun hasilnya masih belum signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, ke depan pembangunan desa harus dilakukan secara terencana dengan baik dan harus menyentuh kebutuhan riel masyarakat desa.

Sehingga pembangunan yang dilakukan di kawasan pedesaan dapat membumi dengan masyarakatnya dan tidak mengawang-awang. Artinya, pembangunan desa ke depan harus terencana dengan baik berdasarkan hasil analisis atau kajian yang menyeluruh terhadap segenap potensi (kekuatan dan peluang) dan permasalahan (kelemahan dan hambatan/ ancaman) yang dihadapi desa. Hasil analisis terhadap potensi dan permasalahan yang ada dan mungkin akan muncul di masa mendatang inilah yang menjadi bahan dasar bagi perencanaan dan program pembangunan desa di masa mendatang dengan melibatkan seluas-luasnya partisipasi masyarakat.

Pasal 63 Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa, mewajibkan kepada Pemerintah Desa untuk menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) dan Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKP Desa).

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) adalah dokumen perencanaan untuk periode 5 (lima) tahun yang memuat arah kebijakan pembangunan desa, arah kebijakan keuangan desa, kebijakan umum dan program, dengan memperhatikan program Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dan program prioritas kewilayahan, disertai dengan rencana kerja.

Selanjutnya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 66 Tahun 2007 tentang Perencanaan Pembangunan Desa, pasal 2 (ayat 3) menyatakan bahwa RPJMDes memuat arah kebijkan keuangan desa, strategi pembangunan desa, dan program kerja desa.

Sebagaimana halnya fungsi perencanaan adalah untuk menjamin adanya keterkaitan dan konsisten antara perencanaan (program), penganggaran, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi, sehingga RPJMDes merupakan rangkian kegiatan proses pembangunan desa yang sangat penting untuk disusun atau dibuat oleh pemangku kebijakan desa.

 

1.2.        Maksud dan Tujuan .

  1. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) adalah merupakan dokumen perencanaan pemerintahan desa untuk periode 5 (lima) tahun.
  2. RPJMDes merupakan penjabaran dari visi, misi dan program Kepala Desa yang penyusunannya mengacu pada Visi dan Misi Bupati, Renja SKPD Kabupaten Lombok Tengah, pihak ketiga dan sumber –sumber lain.
  3. 3.Tersusunnya RPJM Desa adalah sebagai pedoman bagi pemerintah desa dalam melaksanakan berbagai program dan kegiatan pembangunan desa, penyelenggaraan pemerintahan desa dan pembinaan masyarakat desa.

 

 

1.3.         Dasar Hukum

  1. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang sistim perencanaan pembangunan nasional.
  2. Undang-undang nomor 32 Tahun 2004 tentang pemerintah daerah.
  3. Peraturan Pemerintah nomor 72 tentang desa
  4. Permendagri Nomor 66 tahun 2007 tentang perencanaan pembangunan desa
  5. Peraturan Daerah kabupaten Lombok tengah nomor 10 tahun 2006 tentang pedoman penyusunan organisasi dan tata kerja pemerintahan desa .

 

 

1.4. pengertian

Yang dimaksud dengan ;

  1. Musrenbang desa ( Sangkep Belik )
  2. RPJM Desa
  3. RKP Desa
  4. Tujuan Musrenbang Desa ( Sangkep belik ).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

PROFIL DESA

 

  1. 2.     KONDISI DESA

2.1.1.   Sejarah Desa

Berdirinya desa mangkung tidak dapat diketahui secara pasti karena tidak ada bukti peninggalan sejarah yang bisa digunakan sebagai petunjuk untuk mengetahui sejarah desa, kami hanya dapat menggunakan analisa dan beberapa peristiwa dan menghubungkan dengan inpormasi dari para tokoh masyarakat desa .

Secara sederhana sumber-sumber yang kami jadikan pedoman untuk menelusuri sejarah berdirinya desa mangkung adalah :

Adanya sebuah tempat bernama  Makam Pengalang diwilayah Desa Kateng sekarang,  dari sanalah lahir pemikiran seorang tokoh bernama Nek Pinaran. Beliau  mengajak masyarakat untuk mendirikan sebuah tempat penjagaan wilayah yang disebut sesawik  wilayah disebuah tempat  yaitu di mangkung.Pembuatan sesawik wilayah  tersebut dijaga dan diawasi setiap saat oleh petugas yang ditunjuk, kemudian lama kelamaan tempat sesawik sangat cocok sebagai tempat tinggal atau tempat mendirikan perkampungan. maka masyarakat dari pengalang  sebagian mulai pindah di Mangkung membangun tempat tinggal membangun /rumah.Tidak lama kemudian perkampungan yang dibangun akhirnya menjadi besar dan luas.Komunitas penduduk yang besar tersebar di wilayah yang luas akhirnya pada kira-kira tahun 1904 atas dasar musyawarah berdirilah sebuah desa yang diberi nama desa mangkung yang merupakan wilayah  Pengalang dan dipimpin oleh seorang tokoh masyarakat  dengan sebutan atau gelar JERO  dan Kepala Desa sekarang.

Mangkung diambil dari kata mangkok yang artinya wadah atau tempat, maksudnya adalah tempat berkumpul untuk menyelesaikan berbagai kepentingan dan persoalan persoalan yang terjadi di masyarakat terutama adat istiadat dan atau kepentingan umum.

 

 

 

 

  Nama nama tokoh masyarakat yang pernah memimpin desa mangkung sampai saat ini sebagai berikut :

No

N A M A

ALAMAT

PERIODE

MASA JABATAN

KET.

1

Mq.Kayangan

Mkg.Daye

1904-1909

4

JERO

2

Mq.Anom

Btusamban

1909-1912

3

 

3

Mq.Kayangan

Mkg.Daye

1912-1916

4

 

4

Mq.Nirah

Balagri

1916-1918

2

 

5

Mq.Jinamat

 

1918-1919

1

 

6

Mq.Mutariye

Pelah

1919-1921

2

 

7

Mq.Ayulan

Mkg.Daye

1921-1923

2

 

8

L.Arpan als.H.L.Moh.Saleh

Mkg.Lauq

1923-1935

12

Kepala Desa

9

Mq.Mustiah

Mkg.Lauq

1935-1936

1

 

10

H.L.Moh.Saleh

Mkg.Lauq

1936-1946

10

 

11

H.L.Darmawan

Mkg.Lauq

1946-1957

11

 

12

H.L.Simpang

Btusamban

1957-1990

33

 

13

L.Sudirman

Mkg.Lauq

1990- 2007

17

 

14

L.Athar

Mkg.Lauq

2007-sekarang

5

Sampai sekarang  2011

 

 

2.1.2.   Demografi Desa  

a)      Letak

      Secara geografis Desa Mangkung terletak dibagian selatan Ibu Kota Kecamatan merupakan bagian integral dari wilayah Kabupaten Lombok Tengah   dengan jarak dari Ibu Kota Kecamatan 8 Km dan dari Ibu Kota Kabupaten 14 Km , sedangkan dari Ibu Kota Propinsi sekitar 39 Km dengan batas-batas wilayahnya sbb :

Sebelah Utara                  :  Desa Bonder

Sebelah Timur                  :  Desa Kateng dan Desa Bayu urip

Sebelah Selatan               :  Desa Selong Belanak dan Desa Mekar sari

Sebelah Barat                  :  Desa Pandan Indah dan Batu Jangkih.

                    

b)     Luas

   Luas Wilayah Desa Mangkung 3.134 Ha merupakan desa yang paling luas

   wilayahnya di Kecamatan Praya Barat yang terdiri dari :

  1. Sawah    ………………..      835  Ha
  2. Tegalan/ladang………          514 Ha
  3. Kebun…………………….   616 Ha
  4. Hutan  …………………      .942  Ha
  5. Pemukiman Penduduk…     .227  Ha

 

c)      Jumlah Penduduk

No.

Dusun

Laki

Perempuan

Jml.Jiwa

Jml.KK

1

Mangkung Daye

434

436

870

368

2

Mangkung Lauq

949

979

1.935

521

3

Pelah

292

275

567

169

4

Bat Eat

311

383

694

195

5

Batusamban

181

197

378

130

6

Orok Gendang

599

5581

1.180

353

7

Patre

556

597

1.153

358

8

Emboan

408

453

861

282

9

Tojang

456

518

974

243

10

Jangkih Jawe

237

325

 562

242

11

Batu Ampun

342

517

859

242

12

Keling

242

272

514

163

13

Remitan

268

293

561

173

14

Batu Keliang

193

165

359

108

15

Modak

192

173

365

115

16

Bun Pande

186

188

374

115

 

 

 

 

 

 

 

JUMLAH

5.846

6.360

12.206

3.777

 

 

 

 

2.2.         Keadaan sosial

2.2.1.      Pendidikan

a)      Tingkat pendidikan Penduduk

1)      Jumlah penduduk Buta aksara

2)      Jml.penduduk usia 3- 6 bulan  masuk TK

3)      Jml.anak cacat pisik dan mental

4)      Jml.penduduk sedang Sd/sederajat

5)      Jml.penduduk tamat SD

6)      Jml.penduduk tdk tamat SD

7)      Jml.penduduk sedang SLTP/sederajat

8)      Jml.Penduduk tamat SLTP

9)      Jml.penduduk sedang SLTA

10)  Jml.Penduduk tamat SLTA

11)  Jumlah penduduk sedang D1,D2,D3

12)  Jml.penduduk Tamat D!,D2,D3

13)  Jml.penduduk sedang S1

14)  Jumlah penduduk tamat S1

15)  Jml.penduduk sedang S2

16)  Jml.Penduduk tamat S2

17)  Jumlah penduduk sedang S3

18)  Jumlah penduduk tamat S3

 

 

b)     Wajib Belajar 9 Tahun

 

1)      Jml.penduduk usia 7- 15 tahun

2)      Jml.penduduk usia 7- 15 thun yang bersekolah

3)      Jml.penduduk usia 7 – 15 tahun yang tidak bersekolah

 

 

 

c)      Rasio Guru dan Murid

1)      Jml.Guru TK

2)      Jlm.siswa TK

3)      Jml.guru SD

4)      Jml.siswa SD

5)      Jml.Gru SMP

6)      Jml.siswa SMP

7)      Jml.guru SLTA

8)      Jml.siswa SLTA

 

 

d)     Kelembagaan Pendidikan

1)      Jml.Perpustakaan desa

2)      Jumlah taman bacaaan

3)      Jml.TK

4)      Jml.SD

5)      Jml.SLTP

6)      Jml.SLTA

 

    

e)      Kesenian Dan Pariwisata

1.Kesenian

2.Pariwisata ( Situs Batu rijang )

   – Cagar Budaya alam berupa batu yang cukup banyak

     dan besar dipelihara sejak zaman dulu hingga

    sekarang dipelihara oleh pemerintah secara khusus

    dinas Pariwisata di dusun Batu Keliang

3 Unit

 

2 Ha

 

 

2.2.2.       Kesehatan

a)      Kualitas Ibu Hamil

Jumlah Ibu Hamil

279

Jumlah Ibu Hamil Periksa di Posyandu

0

Jumlah Ibu Hamil periksa diPuskesmas

242

Jumlah Ibu hamil periksa di Rumah Sakit

0

Jumlah Ibu hamil hamil periksa di Dokter Praktik

20

Jumlah Ibu hamil periksa didukun terlatih

0

Jumlah kematian Ibu hamil

0

Jumlah ibu hamil melahirkan

279

Jumlah Ibu nifas

278

Jumlah Ibu Hamil periksa di Bidan Praktik

2

 

b)     Kualitas Bayi

Jumlah Bayi lahir

279

Jumlah Bayi lahir mati

2

Jumlah bayi lahir hidup

277

Jumlah Bayi lahir kurang dari 2,5 kg

3

 

 

c)      Kualitas persalinan

Tempat persalinan puskesmas

3 unit

Tempat persalinan polindes

 

Tempat persalinan rumah praktik bidan

 

Tempat persalinan praktik dokter

 

Tempat persalinan rumah dukun

 

 

 

 

d)     Pertolongan Persalinan

Jumlah persalinan ditolong bidan

244 tindakan

Jumlah persalinan ditolong dukun

     1 tindakan

 

 

 

e)      Cakupan Imunisasi

Jumlah bayi usia 0 – 12 tahun

 

 

 

 

f)       Perkembangan Usia Subur Dan KB

Jumlah pasangan usia subur

2.296 orang

Jumlah akseptor KB

491

Jumlah pengguna alat kontrasepsi suntik

445

Jumlah pengguna kontrsepsi sepiral

13

Jumlah pengguna alat kontrasepasi kondom

 

Kontrasepsi pil

380

Vasektomi

7

tubektomi

4

Inplan

419

Pus belum KB

287

 

g)      Wabah Penyakit

MUNTABER

2

DB

 

KOLERA

 

POLIO

 

CIKUNGUNYA

 

FLU BURUNG

 

BUSUNG LAPAR

 

 

h)     Angka harapan Hidup

Angka harapan hidup desa mangkung

50-65 tahun

 

 

 

i)        Cakupan penenuhan kebutuhan air bersih

  1. Jml.keluarga menggunakan sumur gali
  2. Jumlah keluarga pelanggan PAM
  3. Jml.keluarga menggunakan penampung air hujan
  4. Jml.keluarga menggunakan air sungai
  5. Jml.Keluarga menggunakan embung
  6. Jml.keluarga menggunakan mata air

Total Jumlah Keluarga

1000 Kk

1270 KK

100   kk

900  KK

207  Kk

300  Kk

3.777 KK

 

j)       Perilaku hidup bersih dan sehat

  1. Jml.keluarga memiliki WC.
  2. Jumlah keluarga buang air besar di sungai/kebun/ hutan
  3. Jml.keluarga menggunakan MCK
  4. Pola makan

-Makan 1 kali sehari

-Makan 2 kali sehari

-makan 3 kali sehari

-Makan lebih dari 3 kali sehari

1.000 KK

1.650 KK

1.100 KK

 

 

ada

ada

ada

 

k)     Status Gizi balita

  1. Jml.balita
  2. Jml.balita gizi buruk
  3. Jml.balita bergizi baik

 

1 orang

 

l)        Jumlah Penderita sakit Tahun ini

  1. Jantung
  2. Lever
  3. Paru-paru
  4. Kangker
  5. Struke
  6. Diabetes
  7. Ginjal
  8. Malaria
  9. Lepra/Kusta
  10. HIV/Aids
  11. Gila/Stress
  12. TBC
  13. Asma
  14. ISPA

 

 

m)   Perkembangan sarana kesehatan masyarakat

  1. Juml.MCK Umum
  2. Jml.posyandu
  3. Jml.pembina Posyandu
  4. Jml.dasawisma
  5. Jml.pengurus Dasawisma
  6. Jml.petugas KB
  7. Jml.kegiatan pemberantasan sarang nyamuk/Psn
  8. Jumlah kegiatan pembersihan lingkungan

 

16 Unit

 

 

 

 

 

4        kali

 

2.2.3.      Keamanan

1)      Konflik sara

2)      Perkelahian

3)      Pencurian

4)      Perampokan

5)      Penjarahan

6)      Pemakaian Mirasdan Narkoba

7)      Prostitusi

8)      Pembunuhan

9)      Penculikan

10)  Kejahatan seksual

11)  Masalah kesejahteraan social

      -Jml.gelandangan

-jml.pengemis

-jml.anak jalanan

-jml.usia lanjut

-jml.rumah kumuh

-jml.panti jompo

Jml.panti asuhan anak

-jml.anak yatim piatu

-jml.penduduk rawan banjir

-KDRT

-Kawasan rawan keamanan

 

0

 

4 kejadian

6 kejadian

3        kejadian

 

 

 

 

2.2.4.      Peranserta masyarakat dalam pembangunan

1)      Semangat gotong royong penduduk

2)      Adat istiadat

3)      Etos kerja

Ada

Ada

ada

 

2.2.5.      Lembaga Kemasyarakatan

1)      BPD

2)      LKMD

3)      PKK

4)      KTI

5)      LEMBAGA ADAT

6)      RT

7)      BUMDES

8)      POSYANDU

9)      GAPOKTAN

10)   KOPTAN

11)  KOPERASI

12)  BUMDES/UPKD

13)  KLP.TANI

14)  ORGANISASI PEREMPUAN

1

1

1

1

1

56

1

16

1

1

3

1

16

1

 

 

 

2.3.            KEADAAN  EKONOMI

a)      Pengangguran

1)      jumlah angkatan kerja penduduk usia 18 – 56 tahun

2)      Jumlah penduduk usia 18 – 56 tahun yang tidak bekerja

3)      Jumlah penduduk usia 18 – 56 tahun yang menjadi ibu rumah tangga

4)      Jumlah penduduk usia 18 -  56 tahun yang bekerja tidak tentu

5)      Jumlah penduduk usia 18 – 56 yang cacat dan tidak bekerja

6)      Jumlah penduduk usia 18 -56 tahun yang cacat dan bekerja

 

5.130 orang

1.079 orang

 

3.777 orang

 

   300  orang

        4  orang

 

b)   Kesejahteraan Keluarga

  1. Jumlah keluarga Pra Sejahtera
  2. Jumlah Keluarga Sejahtera 1
  3. Jumlah Keluarga Sejahtera 2
  4. Jumlah Keluarga Sejahtera 3
  5. Jumlah Keluarga Sejahtera 3 plus
  6. Total Jumlah KK

1.742 kk

    989 kk

    786 kk

    250 kk

      10 kk

3.777 kk

 

c)      Produk Domestik Desa Bruto ( PDDB )

Produk Domestik Desa Bruto ( PDDB ) dapat dketahui dengan menghitung hasil produksi dan biaya kegiatan penduduk dari seluruh sektor kegiatan sbb :

Kegiatan

Luas

( Ha )/Ekor

Biaya Produksi

Nilai/hasil Produksi

  1. Sub Sektor pertanian

-Padi dan palawija

-Jagung

-Kedelai

-ubi-ubian dan

Sayur-Sayuran

 

 

  1. Subsektor Perkebunan

-kelapa

-tembakau

-jambu Mete

-magga

 

 

  1. Subsector peternakan

-Kerbau

-Sapi

-Kambing

-Itik

-Ayam

-Burung Walet

 

  1. Subsektor Perikanan

-ikan air Tawar

 

  1. Subsektor pertambangan

-galian c.tanah Urug

-galian c.batu pasang

-               batu kapur

 

  1. Subsector Kehutanan

-Hutan Rakyat ( HTR )

-Hutan Industri ( HTI )

 

  1. Sektor Kerajinan dan Industri

-Anyaman bedek

-Tenun

-Kapur

 

  1. Sektor perdagangan, Hotel dan Restoran

-Kois Desa, Pedagang Kecil

-hotel

-restoran

-Kunstruksi Bangunan

 

  1. Sektor Keuangan

-Bank

-UPkd

-Koperasi

-gapoktan

-koptan

-klp.tani

 

  1. Sektor angkutan

-angkutan desa

-Truk

 

 

1.506

170

310

130

 

 

 

 

500

600

200

100

 

 

91 ekor

1.601 ekor

230 ekor

481 ekor

   38.200   ekor

5000 ekor

 

 

10.000ekr

 

 

3000 M3

 

 

 

 

100 ha

175 ha

 

 

 

 

 

 

 

 

 

50 jenis

 

 

 

 

 

1 unit

3 Unit

1unit

1 Unit

16 Unit

 

 

 

40

10

 

 

 

 

8,8 M

61,8 Jt.

143 jt

300 Jt

 

 

 

 

2 M

10,9M

95 Jt

65 Jt

 

 

58 jt

            904 jt

54 jt

22 jt

50 jt

100 jt

 

 

15 jt

 

 

500 Jt

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2 M

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 3 M

2 M

 

 

 

18,07 M

185 jt.

432Jt

600 jt

 

 

 

 

5,9 M

24 M

1,4 M

150Jt

 

 

300 jt

2,5 M

150 jt

40 Jt

200 Jt

300 jt

 

 

32 jt

 

 

650 jt

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3,5 M

 

 

 

 

 

240 juta

15 jt

100 jt

15 jt

50 jt

 

 

 

3,5 M

2,3 M

Jumlah Total Biaya Produksi dan Pendapatan Domistik Desa Bruto ( % Total nilai produksi dan transaksi terhadap total biaya yang dikeluarkan dari semua sector )

 

31,068 M

49,977 M

 

(160,8 % )       

 

Jadi Prosentase PDDB  dapat diketahui dengan perhitungan jumlah nilai produksi dibagi dengan jumlah biaya produksi x 100 % = 49,977 M /31,068 M x 100 %= 160,8 %.

d)     Pendapatan Rill Perkapita

Pendapatan Rill perkapita  keluarga dapat diketahui dengan perhitungan nilai produksi dikurangi biaya produksi yaitu 49,977 M-31,068 M = Rp18,909 M = 60,86 %.

 

 

 

 

 

e)      Pendapatan Rill Perkapita Setiap  KK

1.jumlah  KK

                                                                                                                                 3.777 KK

2.Jumlah anggotakeluarga

12.206 orang

3.Jumlah pendapatan setiap kepala keluarga

                                                                     Rp   5.006.000

 

Berdasarkan data tersebut diatas bahwa pertumbuhan ekonomi desa mangkung  berdasarkan prosentase PDDB dan pendapatan rill perkapita tahun ini dibandingkan dengan PDDB tahun lalu dan pendapatan rill  perkapita tahun lalu , sebagai tolok ukur penentuan pertumbuhan ekonomi desa terdapat pertumbuhan sebesar 160,8 % dikurangi 156,7 % sama dengan  4,1 %  ( Dasar PDDB ) berdasarkan pendapatan rill perkapita adalah 60,86% dikurangi 56,1 % sama dengan 4,76 %.

Jadi Pertumbuhan rata rata perekonomian desa sama dengan 4,43 %.

 

2.4.         Kondisi Pemerintahan Desa

2.4.1.      Pembagian wilayah Desa

 Terdiri dari 16 Dusun dan 56 RT sebagai berikut :

No.

Nama Dusun

Jumlah RT

Nama RT

1

Mangkung Daye

4

Gubuk Derek,Jontlak , Pesinggah , Teluk ,Remitan

2

Mangkung Lauk

6

Gubuk Gul ,Balagri , Sengkunyit , Nungkus , Beriting , Open

3

Pelah

4

RT 1 , 2 , 3 , 4

4

Bat Eat

4

Bat Eat Daye , Bat Eat Tengak , Bat Eat Lauk , Kandal

5

Batusamban

4

Batusamban Daye , Batusamban Bat , Bt Samban Tengak , Bt Samban Lauk

6

Orok Gendang

5

Orok Gendang  , Teboh , Pelas , Lendek , Butik

7

Patre

5

Patre Timuk , Bat , Lauk , Tengak

8

Emboan

4

Emboan , Emboan Timuk , Meseleng , Singgi

9

Tojang

5

   Tojang Daye , Tojang Tengak , Tojang                                                        Barat,Tojang Lauk , Baukeliang

10

Jangkih Jawe

5

Nete , Perempung Gedang , Jk.Jawe

 Lauk,Kesambik , Modak

11

Batu Ampun

4

Batu Ampun , Jk.Jawe , Bun Pande 1,  Pande 2

12

Keling

3

Keling 1 , 2  , 3

13

Batu Keliang

2

Rt batu Keliang Daye dan Batu Keliang Lauk

14

Remitan

3

RT.Teluk , Batu Bungus, Remitan

15

Modak

2

Modak Daye Modak Lauk

16

Bun Pande

2

Bun Pande 1 dan Bun Pande 2

 

 

 

 

 

2.4.2.      Struktur Organisasi Pemerintahan Desa

1.        DATA PERANGKAT DESA :

-          Kepala Desa                            :     LALU ATHAR

-          Sekretaris Desa                         :    H. LALU BADRAN

-          Kaur Pemerintahan                  :    H.LALU SAHBAN

-          Kaur Kesra                              :    H. LALU SUBIADI

-          Kaur Keuangan                      :    LALU BADNI

-          Kaur Pembangunan                :    LALU MIRTOJAYADI

-          Kaur Umum                              :    LALU DARMA

-          Pemb.Kaur Keuangan             :    Hj.Baiq Karmini

-          Pemb.Kaur Pemerintahan        :    Baiq Ruli Rizkiatun

-          Pemb.Kaur Umur                    :    Baiq Hastut

2.   Kepala Dusun terdiri dari 16 Kepala Dusun

  1. Kepala Dusun Mangkung daye              : H. LALU MURSID
  2. Kepala Dusun Mangkung Lauq              : LALU SRIGEDE
  3. Kepala Dusun Pelah                                : LALU NURAMAL
  4. Kepala Dusun Batu Samban                   : LALU ZAENAL
  5. Kepala Dusun Orok Gendang                : LALU SUMAIDI
  6. Kepala Dusun Patre                                : RAMDAN
  7. Kepala Dusun Emboan                           : LALU ISTANA
  8. Kepala Dusun Tojang                             : LALU ARJUNA
  9. Kepala Dusun jangkih Jawe                    : H. LALU ISKANDAR
  10. Kepala Dusun Batu Ampun                    : HAJAR
  11. Kepala Dusun Keling                              : MAISUN
  12. Kepala Dusun Bat eat                         ; H MUKSIN .
  13. Kepala Dusun Remitan                       : Marwan
  14. Kepala Dusun Batu Keliang                 ; Aq.Johar
  15. Kepala Dusun Modak                           : Aq.Saripudin
  16. Kepala Dusun Bun Pande                     : Rajab Efendi

 

 

 

BAB III

POTENSI DAN MASALAH

 

3.1.POTENSI SUMBER DAYA ALAM

3.1.1.      Orbitasi  dan Letak

Desa adalah satu desa di kecamatan Praya Barat terletak dibagian selatan kota kecamatan Praya Barat selatan Desa Bunder jaraknya dari Ibu Kota kecamatan 8 km dari Kabupaten 14 km dan dari Propinsi 40 km.seing terjadi erosi karena banyaknya illegal loging di kawasan pegunungan.

Batas Wilayah

Sebelah Utara             : Desa Bonder

Sebelah Selatan          : Desa Selung Belanak dan Mekar Sari

Sebelah Timur            : desa Kateng Dan desa Banyu Urip

Sebelah Barat             : desa Pandan Indah dan Desa Kabul Kec.Prabarda

 

3.1.2.      Wilayah

  • Luas Wilayah menurut Penggunaan

Uraian

Luas

Ha/M2

  1. Luas Pemukiman
  2. Luas Persawahan
  3. Luas pekuburan
  4. Luas pekarangan
  5. Luas Perkebunan dan Tegalan
  6. Luas Hutan
  7. Perkantoran
  8. Luas PrasaranaUmum lainnya

 

Total

227

992

9

100

517

1.293

         0,20

      12

 

3.134

 

Ha/M2

 

 

 

 

 

 

 

 

Ha

 

3.1.3.      Fasilitas Umum

v  Tanah dan Baungunan Kantor Desa

v  Tanah Pecatu

v  Tanah Kas Desa

v  Sawah,Kebun, hutan , tegalan

v  Tanah tempat Kantor Pemerintah

v  Tanah tempat pemakaman

v  Pasar Desa

v  Jalan Desa

v  Embung, Cekdam .

v  Tanah dan Bangunan Sekolah

 

 

3.1.3.      Peta Desa      

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Peta Lombok Tengah

 
   

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3.1.4.      Keadaan alam

Topografi  Desa Mangkung sebagian besar datar, miring berbukit dan pegunungan, sehingga masyarakat juga ada yang tinggil berumah di lereng gunung .kondisi wilayahnya kering, tanahnya tanah liat, hitam dan bebatuan  dan  lahan kretis  seperti sawah sebagian besar sawah tadah hujan.

 

3.2.      POTENSI SUMBER DAYA MANUSIA

3.2.1.      Jumlah Penduduk

laki

perempuan

Jumlah

Jumlah KK

5.846

6.360

12.206

3.777

 

3.2.2.      Mata Pencaharian Pokok

1.Petani

3.293 orang

 

2.buruh Tani

193 orang

 

3.Perkebunan

150 orang

 

4.Pengerajin /Pengerajin

278 orang

 

5.Peternak

600 orang

 

6.PNS

97 orang

 

7.TNI dan Polri

9 orang

 

8.Pensiun PNS/TNI POlri

10 orang

 

9.Karyawan Perusahaan swasta

15 orang

 

10.Pedagang

250 orang

 

11.Perikanan

40 orang

 

Jumlah

4935ng

 

 

3.2.3.      POTENSI SOSIAL BUDAYA

 

BPD

LKMD                      

PKK                          

LKMD

KTI

BKD

Lembaga ADAT

BUMDES

Lemper Madu

Organisasi perempuan

Koperasi Koptan

Gapoktan

KLP.Tani

Yayasan

Panti

Lembaga Politik

Lembaga Pendidikan

Sarana kesehatan

Sarana Ibadah

Pamswakarsa

Hansip dan Linmas

Pariwisata

Kesenian

 

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada Patayat

Ada

Ada

Ada 16 KLp

3 Unit

1

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Situs Batu Rijang

3 Unit

 

 

 

 

3.3.      POTENSI SARANA DAN PRASARANA

a)      Sarana Transportasi

Jalan Desa

Jalan antar desa

Jalan Kabupaten

Jalan Propinsi

Jembatan desa

Angkutan Desa

 

b)     Sarana Komunikasi

HP, ORARI, RADIO, TV, KORAN DAN MAJALAH.

c)      Sarana Air Bersih Dan Sanitasi

Sumur Pompa

Sumur Gali

Tangki ari bersih

PDAM

Embung

Mata Air

Saluran Draenase

MCK

Jamban Keluarga

 

d)     Prasarana  Irigasi

Saluran Irigasi skunder dan tresier

 

e)      Tingkat  Perkembangan Potensi

Tingkat perkembangan potensi desa dapat diketahui berdasarkan hasil perhitungan skor perkembangan seluruh potensi desa dimana hasil perhitungan nilai skor pekembangan potensi desa berjumlah 1.542.

Jumlah sekor tersebut dibawah nilai 2.607,6 atau kurang dari 60 %, maka tingkat perkembangan potensi desa mangkung termasuk dalam katagori perkembangan potensi rendah.

 

 

 

f)        Masalah.

  1. 1.      Sumber potensi desa masih belum dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat sebagai sumber mata pencaharian.
  2. 2.      Hutan banyak yang gundul sehingga sering menimbulkan banjir dan longsor.

 

 

BAB IV

RENCANA PEMBANUNAN JANGKA MENENGAH DESA

 

4.1.Visi Dan Misi

VISI

Visi adalah merupakan tujuan pembangunan yang direncanakan dan akan dicapai dengan seluruh kegiatan pembangunan dan pemanfaatan potensi desa yang ada .

 

Terwujudnya masyarakat Desa Mangkung yang sejahtera ,adil makmur, berbudaya , beriman ,mandiri , memiliki kesetiakawanan sosial yang tinggi, aman dan nyaman dalam suasana kebersamaan yang kuat .

 

MISI

Untuk mewujudkan Visi tersebut , maka dilaksanakan Misi yakni :

  1. Menyelenggaraan Pemerintahan desa yang mengacu pada prinsip-prinsip penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih.
  2. Menumbuhkan ekonomi pedesaan berbasis agribisnis dan koperasi
  3. Mengupayakan tersedianya lembaga pendidikan yang memadai,mulai dari pendidikan usia dini sampai lembaga pendidikan menengah.
  4. Mengupayakan tersedianya inprastruktur jalan yang memadai di semua wilayah terutama akses jalan dusun dan jalan poros desa.
  5. Menumbuh kembangkan semangat demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dalam pelayanan masyarakat dengan tetap menghormati dan mengedepankan nilai-nilai atau kearifan sosial masyarakat desa .

 

4.2.Kebijakan Pembangunan

4.2.1.      Arah Kebijakan Pembangunan Desa

Visi dan Misi Desa adalah merupakan gambaran umum rencana kegiatan pembangunan desa yang akan dicapai dalam kurun waktu 5 tahun, keberhasilan pembangunan desa adalah harapan seluruh masyarakat untuk  peningkatan tarap hidup dan peningkatan kesejahteraannya, sehingga dalam rangka untuk percepatan  tercapainya tujuan dari visi dan mMisi desa diperlukan adanya langkah-langkah kongkrit/nyata atau strategi yang mumpuni.

Berbagai strategi dan arah kebijakan pembangunan desa yang telah ditetapkan melalui forum resmi yang dilaksanakan setiap tahun yaitu musyawarah rencana pembangunan desa telah dapat menghasilkan kebijakan  rencana pembangunan desa yang mengarah pada  pembangunan usaha-usaha  pertumbuhan sector riil dibidang  ekonomi, pertanian, perkebunan dan peternakan, pembangunan sarana dan prasarana kesehatan, pendidikan dan infrastruktur jalan. Selain itu juga yang tidak kalah pentingnya adalah bantuan pembangunan rumah kumuh bagi penduduk miskin, beasiswa pada anak sekolah terutama anak yang berprestasi dan miskin.

Dengan memperhatikan dan pencermatan yang lebih tajam terhadap kebutuhan masyarakat dengan melihat potensi sumber daya alam, sumer daya manusia, kekuatan yang dimiliki, peluang yang ada, kelemahan dan ancaman, maka dirumuskanlah kebijakan umum pembangunan desa mangkung sesuai tabel 1 yaaitu program pembangunan jangka menengah desa 5 tahun dan rencana kerja pembangunan desa 1 tahun tabel 2.

 

4.3.        Program Pembangunan Desa

Lampiran   : Tabel  1.RPJM Desa 5 tahun

                    Tabel  5 RKP   Desa 1 tahun

 

4.4.        Strategi pencapaian

Program pembangunan yang telah dapat disusun  dengan baik dan direnakan sesuai kebutuhan masyarakat, menjadi penting untuk diupayakan pelaksanaannya lebih cepat, pengawalan secara ketat terhadap seluruh proses dimulai perencanaan tingkat Desa, Kecamatan dan Kabupaten.

Selanjutnya pelaksanaan pembangunan desa hendaknya dapat dilaksanakan dengan memegang tuguh prinsip-prinsip efisiensi ( penghematan ), transparansi dan acuntable.

Selain itu juga pengawasan dan pemeliharaan  pelaksanaan pembangunan harus dilakukan secara kontinyu oleh seluruh elemen masyarakat.maka dengan demikian Insya Allah pembangunan akan segera terwujud atau tercapai sesuai harapan masyarakat.

 

4.5.        Permasalahan

Permasalahan dalam rangka membangun desa mangkung sampai saat ini masih cukup pliks atau kompleks karena keterbatasan yang dimiliki dibandingkan dengan kondisi social masyarakat desa mangkung secara menyeluruh.Wilayah yang sangat luas 3.134 ha masih ada yang belum terjangkau dengan  program pembangunan desa terutama inprastruktur jalan dan pendidikan masih ada yang terisolir. Begitu pula dengan dengan jumlah penduduk yang cukup banyak 12.206 jiwa 3.777 kk masih banyak yang miskin terbukti dengan jumlah KK Miskin mencapai 1.742 KK  ( 46,12 % )

Dibawah ini kami sampaikan rincian masalah dan langkah langkah pemecahannya.

 

No.

Masalah

Penyelesaian masalah

Keterangan

1.

 

 

2.

 

 

3

 

 

 

4

 

 

5

 

 

6

 

 

7

 

Keluarga miskin

 

 

Masyarakat banyak yang belum kartu jamkesmas

 

Ada 11 Kk di Dusun Remitan sering mengalami banjir

 

Inprastruktur jalan di serero,tojang , emboan

 

Rumah Inap puskesmas sangat kurang

 

Sarana Pendidikan dasar SD masih kurang

 

Sering terjadi gangguang keamanan di Modak Dusun Jangkih Jawe, Batu ampun

 

 

Bantuan rumah kumuh

Penyaluran BLT dan Raskin

 

Mengusulkan tambahan kartu jamkesmas 

 

Pemindahan dan mengusulkan bantuan pembangunan rumah di Dinas Sosial.

 

Perlu segra di bangun

 

 

Penambahan unit rawat inap

 

 

Usulan pembangunan SD baru di Remitan, Emboan dan Batu Keliang

 

Pembangunan poskamdu, patrol desa dan Polisi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN : 1

 

RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA /KELURAHAN ( RPJM-DESA/ KELURAHAN )

 

DESA                   : MANGKUNG

KECAMATAN    : PRAYA BARAT

KABUPATEN      :LOMBOK TENGAH

TAHUN                : 2010-2014

NO

Bidang/Jenis Kegiatan

Lokasi

Sifat

Volume

Sasaran/Manfaat

Waktu Pelaksanaan

Biaya dan Sumber Pendapatan

Ket

B

R

L

 

 

 

Jlh(Rp)

Sumber

 

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

I

BIDANG INFRASTRUKTUR

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1

Pembuatan jalan

Orok Gendang teboh

 

R

 

2 km

Meningkatkan pendapatan masyarakat,pendidikandan transportasi

 

350

PNPM

MDP

2

Pembuatan jalan 

Serero Keling

B

 

 

1,5 km

Meningkatkan pendapatan masyarakat, pendidikandan transportasi

 

350

PNPM integrasi

MDP

3

Pembuatan jalan

Mangkung Lauq

 

R

 

1,5 km

Meningkatkan pendapatan masyarakat,pendidikandan transportasi

 

350

 

 

 

 

PNPM

MKP

4

 

 

 

 

5.

 

6

7.

 

 

8.

 

 

 

9.

 

 

 

 

10

 

 

 

 

 

11

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

12

 

 

 

 

13

 

 

 

 

 

 

 

14

 

 

 

15

 

 

16.

 

 

 

 

17

 

 

 

18.

 

 

 

19.

 

 

20.

 

 

21

 

 

 

 

22.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

II

 

23

 

 

24

 

 

 

25

 

 

 

 

26

 

 

 

 

27

 

 

 

28

 

 

 

 

 

 

29

 

 

 

30

 

 

  1.  

31

 

 

32

 

 

 

 

 

 

 

33

 

 

 

34

 

 

 

35

 

 

 

36

 

37

 

 

 

38

Pengaspalan jalan

 

 

 

 

Pengaspalan jalan poros desa

Pengaspalan jalan

Perbaikan jalan lingkungan

 

Rehablilitasi Kantor Desa

 

 

PembangunanTembok Desa

 

 

 

Paping Blok

 

 

 

 

 

Pembangunan Jembatan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pembangunan saluran jalan raya

 

 

 

Pembuatan jalan

 

 

 

 

 

 

 

Pembuatan jalan poros desa

 

 

Sumur Bor

 

 

Pembuatan jalan baru

 

 

 

 

Pembangunan cekdam

 

 

 

Pembngunan MCK

 

 

 

Pembangunan jamban keluarga ( WC)

 

Pengadaan Listrik Tenaga Surya

 

Rehabilitasi Rumah jaga sumur bor dan penggantian pipa yang rusak

 

Rehabilitasi Rumah

Pekasih

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BIDANG EKONOMI

 

Modal usaha tani

 

 

Pengadaan Bantuan sapi

 

 

Bantuan bibit sawo

 

 

 

 

Restoking bibit ikan

 

 

 

 

Peningkatan intensifikasi padi dan palawija

 

Perbaikan irigasi

 

 

 

 

 

 

Simpan pinjam perempuan

 

 

Pengadaan alat-alat kesenian gendang beleq

 

 

Lebah madu

 

 

Pengadaan lampu penerangan jalan

 

 

 

 

 

 

Dam penahan air

 

 

 

Pembangunan jalan usaha tani

 

 

Hutan rakyat

 

 

 

HTR

 

Penyambungan instalasi listrik

 

 

KELOMPOK SPP                                

Open Mangkung Daye

 

 

 

Batusamban –BanyuUrip

Pelas Emboan

Mangkung lauk –Madrasah

 

Mangkung

 

 

 

-Mangkung Daye, Lauq,Batusamban

,Pelah

-

 

Mangkung Daye

Pelah

Tanggak

Mangkung Lauq

Batu Ampun

 

-Emboan Senggi

 

 

 

 

 

-Serero Keling

-Bat Eat Nuluh

-Mangkung Daye

-Pelas

-Kandal

-Tanggak

 

Mangkung Lauq

 

 

 

 

-Patre –Senggi

-Orok Gdang Patre

-Bat Eat Pelah

-Pancoran Open

-Jk.Jawe Kuburan

-Batu Keliang Epai

-Bt.Smban Skunyit

-Jk.Jawe-Nete

-Jk.Jawe-Mekarsari

-Teboh Banyu Urip

-Patre Kabul

 

Jk.JaweBatu Ampun

 

-Tojang Batukeliang

-Patre Tojang

-jk.jawe patre

 

-Pelas

-Patre

 

 

-Teboh

-Mangkung Daye

-Pelah

-Tojang

12 Dusun

 

 

Masjid/Mushalla

 

 

Open

 

 

 

 

Orok Gendang

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Desa mangkung

 

 

Beriting,Keling,jangkih jawe

 

 

Desa Mangkung

 

 

 

 

Semua Embung di Desa

Mangkung

 

 

Mangkung

 

 

 

-Jangkih jawe-Patre

 

 

-Embung orokgendang-ke berating

 

Mangkung

 

 

 

Emboan

 

 

 

Kesambik

 

 

-Mangkung

 

 

 

-Mangkung lauq-bumbung-open

 

 

Pelas-batu samban-keling

 

 

Mangkung Daye-telak-elak

 

 

Desa Mangkung

 

 

 

Desa Mangkung

 

Emboan-patre

 

 

 

14 KELOMPOK

B

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

B

B

B

B

 

B

 

 

 

 

 

 

B

B

B

B

B

 

 

 

 

 

 

B

B

B

B

B

B

B

B

B

B

B

 

B

 

 

 

B

B

B

 

B

 

 

 

B

B

B

B

B

 

 

B

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

B

 

 

 

B

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

B

 

 

 

B

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

B

 

 

 

B

 

 

 

B

 

 

 

 

 

 

 

 

 

B

 

 

 

B

 

 

 

 

 

 

 

 

 

R

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

R

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

R

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

R

 

 

 

 

R

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

L

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

L

 

L

 

 

 

L

 

 

 

L

 

 

 

 

L

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

L

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

L

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

L

 

 

 

 

L

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

L

 

 

 

 

 

 

L

3 km

 

 

 

 

2 km

 

3 km

800 m

 

 

8 Unit

 

 

 

400 M

 

 

 

 

100 m

250 m

100 m

300 m

200 m

 

1 Unit

 

 

 

 

 

1 Unit

1 Unit

1 Unit

1 Unit

1 Unit

1 Unit

 

300 M

 

 

 

 

3 km

2 km

500 m

1 km

800 m

2 km

2 K m

1 km

3 km

2 km

3km

 

6 Unit

 

 

 

1,5 km

2 km

3 km

 

7 Ha

3 Ha

 

 

1 Unit

1 Unit

1 Unit

1 Unit

150 Unit

 

 

20 Unit

 

 

1 Unit

 

 

 

 

1 Unit

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

16 Klp

 

 

100 Ekor

 

 

 

1.500 Btg

 

 

 

 

50.000

 

 

 

 

992 Ha

 

 

 

300 m

 

 

500 m

 

 

 

6 Klp

 

 

 

1 Unit

 

 

 

2 Klp

 

 

10 Unit

 

 

 

3 km

 

 

 

3 Unit

 

 

 

1 km

 

 

 

300 Hektar

 

 

200 Ha

 

300 kk

 

 

 

SEMUA DUSUN

 

 

 

Meningkatkan pendapatan masyarakat, pendidikandan transportasi.

Meningkatkan pendapatan masyarakat,pendidikan dan kelancaran transportasi

 

Meningkatkan pelayanan masyarakat

 

Meningkatkan kebersihan dan kesehatan masyarakat

 

Meningkatkan kebersihan lingkungan

 

 

 

Menghubungkan jalan dan peningkatan kelancaran transportasi

 

 

 

 

 

 

 

 

Meningkatkan kesehatan dan kebersihan serta klancaran aliran limbah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mencukupi kebutuhan air bersh

 

 

Memperluas jangkauan transportasi

 

Penyediaan air

 untuk kebutuhan

petani tembakau

 

Meningkatkan ke-

Sehatan dan kebersi

Han

 

Meningkatkan kesehatan masy.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penguatan kelembagaan

 

Peningkatan,pendapatan dan penciptaan lapangan kerja

 

Peningkatan pendapatan dan perluasan kegiatan pertanian

 

Peningkatan,pendapatan dan penciptaan lapangan kerja

 

 

Peningkatan produksi

 

 

Peningkatan produksi

 

Peningkatan produksi

 

 

Peningkatan,pendapatan dan permodalan

 

Mempertahan budaya dan seni

 

 

Peningkatan produksi

 

Peningkatan keamanan dan ketertiban

 

Peningkatan keamanan dan ketertiban

 

Peningkatan penyediaan air untuk bertani tembakau

Mempermudah jangkauan pengangkutan hasil produksi

Meningkatkan pendapatan dan mencegah terjadinya banjir

 

 

Peningkatan keamanan dan ketertiban

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

350

APBD

 

 

 

 

APBD

 

APBD

APBD

 

 

APBDes

 

 

 

APBDes

 

 

 

 

APBD

 

 

 

 

 

APBD

 

 

 

 

 

APBD

APBD

APBD
APBD
APBD
APBD

 

APBD

 

 

 

 

PNPM

PNPM

APBD

APBD

APBD

APBD

PNPM-MP

 

APBD

APBD

APBD

 

PNPM

 

 

 

PNPM-MP

APBD

APBD

 

APBD

APBD

 

 

APBD

 

 

 

APBD

 

 

APBD

 

 

APBD

 

 

 

 

APBD

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

APBD

 

 

APBD

 

 

 

APBD

 

 

 

 

APBD

 

 

 

 

APBD

 

 

 

APBD

 

 

APBD

 

 

 

APBD

 

 

 

APBD

 

 

 

APBD

 

 

APBD

 

 

 

APBD

 

 

APBD

 

 

 

 

APBD

 

 

 

APBD

 

 

APBD

 

APBN

 

 

 

ABPD

PNPM-MP

 

KAB

 

 

 

 

KAB

 

Kab

Kab

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kab

 

 

 

 

 

Kab

 

 

 

 

 

Kab

Kab

Kab

Kab

Kab

Kab

 

Kab

 

 

 

 

MDP

MKP

Kab

Bab

Kab

Kab

MDP

 

Kab

Kab

Kab

 

MKP

 

 

 

MKP

Kab

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Prop

 

 

 

 

Prop

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kab

 

 

Kab

 

 

 

Kab

 

 

 

 

 

 

 

III

BIDANG SOSIAL BUDAYA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

51

 

 

 

52

 

 

53

 

 

54

 

 

55

 

56

 

 

57

 

 

58

 

 

 

59

 

 

60

 

 

61

 

 

62

 

 

63

 

 

 

 

64

 

 

 

65

 

 

66

 

 

67

 

 

 

68

 

 

 

 

69

 

 

 

 

 

70

 

 

 

71

 

72

 

 

73

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

IV

 

 

 

 

 

 

 

73

 

 

 

 

 

 

74

 

 

75

 

 

76

 

 

77

 

 

 

 

78

 

 

79

 

80

 

 

 

81

 

 

 

82

 

 

83

 

 

 

84

 

 

85

Pengadaan tanah puskesmas mangkung

 

 

Pengadaan tanah SMKN dan SMPN

 

Pengadaan tanah TK Dharma wanita

 

Pembangunan SMKN dan Laboratorium

 

Pembangunan Gedung SMPN 8 Praya Barat

Pembangunan PUSKESDES

 

Pemberian Beasiswa SD, SMP, SMA, PT

 

Pengadaan buku bacaan, Taman Bacaan Desa, SD

 

 

Pemberian honor Petugas Taman Bacaan

 

Pembanguna Gedung TK Dharma Wanita

 

Pembuatan MCK

 

 

Bantuan alat olahraga

 

 

Bantuan orang tua jompo, penderita cacat, anak terlantar, yatim piatu.

 

Pembuatan Gedung Perpustakaan

 

 

Penambahan ruang belajar SD

 

Pembanguna Gedung TPA Al Badriah

 

Pembuatan Poskamling/ Pos Ronda

 

 

Pembangunan Balai Posyandu

 

 

 

Pembanguna tempat belajar PAUD

 

 

 

 

PembangunanSDN Baru

 

 

 

Pembangunan Pos Polisi

 

Pengadaan Kartu JAMKESMAS dan JAMKESDA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BIDANG PENINGKATAN KAPASITAS APARATUR DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

 

 

Perbaikan kesejahteraan aparatur pemerintahan desa dan di alokasikan sesuai dengan lembaga desa secara terpisah

 

 

Pengadaan kendaraan dinas BPD

 

Pengdaan Orari

 

 

Pemberian insentif PSM

 

 

Pelatihan/Bintek Kepala Desa, BPD, LKMD, KTI,BKD,PKK, Kader Posyandu dan KPD Desa

 

Pengadaan pakaian dinas hansip dan linmas

 

Pemberian insentif Kader Posyandu

Pemberian honorarium Guru TPA, Penyuluh, KPD, GTT

 

Pemberian insentif ketua RT

 

 

Repitalisasi Posyandu

 

 

Kursus calon TKI

 

 

 

Kursus bahasa inggris, jepang dan mandarin

 

Pemekaran Desa

Mangkung

 

 

 

Mangkung

 

 

Mangkung

 

 

Mangkung

 

 

Mangkung

 

Jangkih Jawe

 

 

Mangkung

 

 

Mangkung

 

 

 

Mangkung

 

 

Mangkung

 

 

12 dusun

 

 

Mangkung

 

 

Mangkung

 

 

 

 

Yayasan Ar Rusnaniah Mangkung

 

SDN Emboan

 

 

Tanggak

 

 

12 dusun

 

 

 

Mangkung Daye, Pelah, Open, Teboh, Pelas, dan Kesambik

 

Teluk, Mangkung Daye, Teboh, Patre, Bat Eat, Modak, dan Tojang

 

Remitan, Batukliang, dan Emboan

 

Orok Gendang

 

Mangkung

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Desa

 

 

 

 

 

 

Mangkung

 

 

Mangkung

 

 

Mangkung

 

 

Mangkung

 

 

 

 

Mangkung

 

 

Mangkung

 

Mangkung

 

 

 

Mangkung

 

 

 

11 dusun

 

 

Mangkung

 

 

 

Mangkung

 

 

Mangkung

 

 

 

 

 

 

 

B

 

 

 

 

 

B

 

B

 

 

 

 

 

 

 

 

 

B

 

 

B

 

 

B

 

 

B

 

 

 

 

 

 

 

B

 

 

 

 

 

 

B

 

 

B

 

 

 

B

 

 

 

 

B

 

 

 

 

 

B

 

 

 

B

 

B

 

 

B

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

B

 

 

B

 

 

B

 

 

B

 

 

 

 

 

 

 

B

 

 

 

 

 

B

 

 

 

 

 

 

B

 

 

 

B

 

 

B

 

 

 

 

L

 

 

 

L

 

 

 

 

 

L

 

 

 

 

 

 

 

L

 

 

L

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

L

 

 

 

 

 

 

 

 

L

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

L

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

L

 

 

 

 

L

 

 

 

 

 

 

 

L

50 Are

 

 

 

170 Are

 

 

30 Are

 

 

5 Unit

 

 

6 Unit

 

 

 

 

 

 

 

3 Unit

 

 

 

6 orang

 

 

2 unit

 

 

12 unit

 

 

12 klub

 

 

±250 org

 

 

 

 

1 Unit

 

 

 

3 Unit

 

 

2 Unit

 

 

12 unit

 

 

 

6 Unit

 

 

 

 

7 unit

 

 

 

 

9 Unit

 

 

 

1 Unit

 

±2000 org

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

30 org

 

 

 

 

 

 

1 unit

 

 

15 unit

 

 

2org

 

 

 

 

 

 

 

30 org

 

 

85 org

 

 

 

 

 

60 org

 

 

 

11 unit

 

 

70 org

 

 

 

100 org

 

 

 

Memperluas jangkauan pelayanan

 

 

 

 

Meningkatkan kualitas pelayanan

 

Meningkatkan kapasitas pendidikan

Meningkatkan kualitas pendidikan

Meningkat pelayanan kesehatan

Menunjang kebutuhan belajar

 

Tersedianya kebutuhan buku untuk pelajar dan masyarakat

Meningkatkan pendapatan petugas

 

Peningkatan akses pendidikan

 

Penigkatan derajat kesehatan dan kebersihan

Tersedianya fasilitas olahraga

 

Meningkatkan kesejahteraan

 

 

 

Meningkatkan Mutu Pendidikan

 

 

Peningkatan akses belajar

 

Peningkatan akses belajar

 

Peningkatan keamanan masyarakat

 

Peningkatan akses pelayanan kesehatan

 

 

Peningkatan akses belajar anak usia dini

 

 

 

Meningkatkan akses pendidikan

 

 

Peningkatan Keamanan Desa

Peningkatan Kesehatan Masyarakat

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Peningkatan Pendapatan

 

 

 

 

 

Kelancaran tugas

 

 

Memudahkan komunikasi

 

Peningkatan ksejahteraan

 

Peningkatan SDM

 

 

 

 

Kerapian

 

 

Peningkatan pendapatan

Peningkatan pendapatan

 

 

Peningkatan pendapatan

 

 

Peningkatan pelayanan kesehatan

Peningkatan keterampilan

 

 

Peningkatan kemampuan komunikasi

Percepatan pelayananan pada masyarakat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

APBN

 

 

 

APBN

 

 

APBN

 

 

APBN

 

 

APBN

 

APBN

 

 

APBN

 

 

APBN

 

 

 

APBN

 

 

APBN

 

 

APBD

 

 

APBD

 

 

APBN

 

 

 

 

APBD

 

 

 

APBN

 

 

APBN

 

 

APBDes

 

 

 

PNPM

 

 

 

 

APBD

 

 

 

 

 

APBN

 

 

 

APBD

 

APBN+APBD

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

APBD

 

 

 

 

 

 

APBD

 

 

APBD

 

 

APBN

 

 

APBD

 

 

 

 

APBD

 

 

APBD

 

APBD

 

 

 

APBD

 

 

 

APBD

 

 

APBD

 

 

 

APBN

 

 

APBD

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KAB

 

 

KAB

 

 

 

 

 

 

 

KAB

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MDP

 

 

 

 

KAB

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KAB

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KAB

 

 

 

 

 

 

KAB

 

 

KAB

 

Mangkung,      Februari 2010

 

Kepala Desa Mangkung                      Ketua LPM Desa Mangkung

 

 

 

 

       (  Lalu Athar  )                                       (  Lalu Saidi  )

About these ads

About laluathar

Sharing apa yang perlu di share untuk semua.....
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s