LKPJ Desa Mangkung 2011 (Desa Mangkung kec. Lombok Tengah)

Kepala Desa Sebagai pelaksana pemerintahan desa, dan pembangunan desa. setiap akhir tahun berkewajiban untuk melaporkan kegiatan tersebut kepada Bupati dan melaporkannya kepada BPD.

LPPD dan LKPJ disebut dibuat sebagai bahan evaluasi Bupati terhadap kinerja Kepala Desa setiap tahun. begitu pula kepada BPD yang merupakan perwakilan masyarakat untuk mengetahui dan mengevaluasi kinerja Kepala Desa, sehingga LPPD dan LKPJ menjadi penting untuk dibuat setiap tahun, kemudian diinformasikan kepada Masyarakat.

PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK TENGAH

KECAMATAN PRAYA BARAT

DESA MANGKUNG

 

 

LAPORAN  KETERANGAN PERTANGGUNGJAWABAN 

KEPALA DESA  MANGKUNG  KEPADA BPD

ANGGARAN AKHIR TAHUN  2010

 

1

PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK TENGAH

KECAMATAN PARAY BARAT

DESA MANGKUNG

 

LAPORAN  KETERANGAN PERTANGGUNGJAWABAN 

KEPALA  DESA KEPADA BPD DESA MANGKUNG

AKHIR TAHUN ANGGARAN 2010

 

Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh.

 

 Yth. – Bapak Ketua,  Wakil Ketua dan Anggota BPD Desa Mangkung

 

Puji dan syukur kehadirat Allah Subhanahu Wataala atas segala limpahan rahmat, taufiq, hidayah serta inayah-Nya, karena telah dapat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Desa Akhir Tahun Anggaran 2010 kepada Badan Permusyawaratan Desa Mangkung .

 

Semoga apa yang telah dapat kita perbuat di tahun 2010 dicatat oleh Allah SWT sebagai perbuatan ibadah berupa amalan soleh, allahumma amin ya robbal Alamin.

 

Penyampaian laporan keterangan pertanggung jawaban ini merupakan perwujudan  dari amanat  Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa Pasal 15 ayat (2), bahwa  Kepala Desa  mempunyai kewajiban untuk memberikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa  kepada Bupati , memberikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban kepada BPD  serta menginformasikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan desa kepada masyarakat.

 

2

Terselenggarannya pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa (clean and good govermance ), terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan dan peran serta masyarakat dalam

pembangunan desa menjadi harapan kita semua harapan seluruh masyarakat. akan tetapi untuk menuju kearah itu semua, bukan merupakan hal yang mudah seperti kita membalik tangan, namun diperlukan adanya dukungan moril, materiil maupun finansial serta kebersamaan dari berbagai pihak seluruh  lapisan masyarakat.

Sejalan dengan hal tersebut, pada kesempatan yang berbahagia ini, saya menyampaikan hormat dan penghargaan yang setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada BPD Desa Mangkung  yang merupakan mitra Pemerintah Desa  sebagai representasi dari masyarakat, tokoh masyarakat desa mangkung yang secara bersama-sama telah ikut serta dalam mewujudkan desa mangkung  yang lebih baik dan maju dalam segala bidang dan kegiatan.

Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Desa yang saat ini saya sampaikan, mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor : 35 Tahun 2007  tentang Pedoman  Umum Tata cara Pelaporan dengan sistimatika  pelaporan sebagai berikut:

BAB I :    Pendahuluan yang berisikan Dasar Hukum dan Gambaran Umum Desa

BAB II            :    Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa berisikan Visi dan Misi,

Strategi dan arah kebijakan desa dan prioritas desa

BAB III:   Kebijakan umum pengelolaan keuangan desa berisikan  pengelolaan

pendapatan desa dan pengelolaan belanja desa

BAB IV : Penyelenggaraan urusan pemerintahan desa berisikan urusan hak asal

Usul Desa dan urusan pemerintahan yang diserahkan kabupaten.

BAB V  :  Penyelenggaraan tugas pembantuan berisikan tugas pembantuan yang

diterima dan tugas pembantuan yang diberikan .

BAB VI : Penyelenggaraan urusan pemerintahan lainnya berisikan kerjasama antar

desa kerjasama desa dengan pihak ketiga, batas desa, pencegahan dan

penanggulangan bencana, penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban

umum.

 

3

Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Desa  Akhir Tahun Anggaran kepada BPD  yang dilaksanakan setiap tahun dimaksudkan sebagai wahana laporan pelaksanaan tugas untuk penilaian dan perbaikan kinerja penyelenggaraan Pemerintahan Desa selama kurun waktu satu tahun, dengan tujuan sebagai upaya meningkatkan efisiensi, efektifitas dan akuntabilitas penyelenggaraan Pemerintahan Desa melalui fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan di Desa

Selengkapnya Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Desa Akhir Tahun Anggaran 2010  adalah sebagai berikut :

 

    BAB I

    PENDAHULUAN

  1. A.    DASAR HUKUM
    1. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang pemerintahan daerah ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125.Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437 );
    2. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4587);
    3. Peraturan Pemerintah No. 72 tahun 2005 tentang Desa ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 158, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4587);
    4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 79 Tahun 2006 tentang pembinaan dan pengawasan atas penyelenggaraan pemerintahan daerah ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 165, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia 4503);
    5. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 130 Tahun 2003 tentang Organisasi dan Tata Kerja Departemen Dalam Negeri.

 

 

4

B.GAMBARAN UMUM DESA

1.KONDISI GEGRAFIS

a)      Letak

Secara geografis Desa Mangkung terletak dibagian selatan Ibu Kota Kecamatan merupakan bagian integral dari wilayah Kabupaten Lombok Tengah   dengan jarak dari Ibu Kota Kecamatan 8 Km dan dari Ibu Kota Kabupaten 14 Km , sedangkan dari Ibu Kota Propinsi sekitar 39 Km dengan batas-batas wilayahnya sbb :

Sebelah Utara                  :  Desa Bonder

Sebelah Timur                  :  Desa Kateng dan Desa Bayu urip

Sebelah Selatan               :  Desa Selong Belanak dan Desa Mekar sari

Sebelah Barat                  :  Desa Pandan Indah dan Batu Jangkih.

 

Peta Desa

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

5

b)     Luas

Luas Wilayah Desa Mangkung 3.134 Ha merupakan desa yang paling luas

wilayahnya di Kecamatan Praya Barat yang terdiri dari :

  1. Sawah    ………………..      992 Ha
  2. Tegalan dan Kebun………   514 Ha
  3. Hutan  …………………     1.393  Ha
  4. Pemukiman Penduduk…     .235  Ha

Jumlah……………………..3.134 Ha  atau 31.340.000 M2

 

c)      Wilayah

 Terdiri dari 13  Dusun dan 56 RT sebagai berikut :

No. Nama Dusun Jml RT

Nama RT

1 Mangkung Daye 4 Gubuk Derek,Jontlak , Pesinggah , Teluk ,Remitan
2 Mangkung Lauk 6 Gubuk Gul ,Balagri , Sengkunyit , Nungkus , Beriting , Open
3 Pelah 4 RT 1 , 2 , 3 , 4
4 Bat Eat 4 Bat Eat Daye , Bat Eat Tengak , Bat Eat

Lauk , Kandal

5 Batusamban 4 Batusamban Daye , Batusamban Bat , Bt Samban Tengak , Bt Samban Lauk
6 Orok Gendang 5 Orok Gendang  , Teboh , Pelas , Lendek , Butik
7 Patre 5 Patre Timuk , Bat , Lauk , Tengak
8 Emboan 4 Emboan , Emboan Timuk , Meseleng , Singgi
9 Tojang 5    Tojang Daye , Tojang Tengak , Tojang                                                        Barat,Tojang Lauk , Baukeliang
10 Jangkih Jawe 5 Nete , Perempung Gedang , Jk.Jawe

Lauk,Kesambik , Modak

11 Batu Ampun 4 Batu Ampun , Jk.Jawe , Bun Pande 1, Bun

Pande 2

12 Keling 3 Keling 1 , 2  , 3
13 Remitan 3 Remitan 1 , 2,  3
14      

 

d)     Kenampakan Alam

            Desa Mangkung secara garis besar berdasarkan  letaknya terdiri dari dua bagian yaitu Mangkung bagian utara dan selatan .

Bagian utara topografinya datar agak miring yang terdiri dari Sawah , Kebun ,Pemukiman penduduk, sedangkan bagian selatan  berbukit-bukit terdiri dari Sawah,Tegalan/ Ladang,kebun  ,Hutan dan juga sebagian Pemukiman Penduduk . Gunung-gunung atau hutan  yang ada sebagian besar telah  gundul , karena masyarakat telah mengekpoitasinya sebagai mata pecaharian secara ilegal yang memiliki dampak  cukup besar yaitu mata air yang berada dikaki gunung  semakin lama semakin berkurang , kerena tertutup oleh tanah  yang longsor / erosi dan terkadang menyebabkan banjir dimusim hujan , sedangkan dimusim kemarau menjadi  kering dan kekurangan air , terutama air bersih , masyarakat setiap tahun kekurangan air bersih dan mengalami  kekeringan . namun pada ahir-ahir ini telah dilaksanakan berbagai kegiatan untuk pelestarian hutan antara lain penghijauan, gerakan menanam sejuta pohon, peluncuran program HTR,HTI dan sosialiasi terhadap pungsi dan manfaat hutan serta danfak terhadap hutan yang gundul, dan masyarakat sudah mulai menyadarinya.

 

2.GAMBARAN UMUM DEMOGRAFIS

Masyarakat desa Mangkung merupakan komunitas  masyarakat yang banyak datang dari berbagai desa di Kabupaten Lombok Tengah bahkan Kabupaten Lombok Timur maupun Kabupaten lain di NTB antara lain berasalal dari , Desa Bonder , Kateng , Penujak , Batujai ,Tanak Awu , Praya Pejanggik ,Batunyale,Lajut , Batu Tulis , Darmaji , Kopang, Ketare , Sukarare , Stanggur , Darek ,Sepakat , Jeruaru , Pademare dll.

Mereka membaur dalam suasana kehidupan yang baik dan harmonis serta memiliki rasa kekeluargaan yang cukup tinggi .hal ini didukung dengan kegiatan

8

sosial yang dimiliki  berupa kegiatan  Ijtimak yang bergilir setiap bulan antar jamaah masjid  , malam Jumat , Kelompok Tani dan adat istiadat dikalangan masyarakat serta didorong dengan rasa kebersamaan yang kuat .

a.Jumlah Penduduk

No. Dusun Laki Perempuan Jml.Jiwa Jml.KK
1 Mangkung Daye

430

430

860

361

2 Mangkung Lauq

700

959

1.906

496

3 Pelah

287

269

556

164

4 Bat Eat

306

377

683

190

5 Batusamban

180

197

377

127

6

Orok Gendang

594

576

1.170

350

7

Patre

546

584

1.130

349

8

Emboan

403

445

848

275

9

Tojang

452

509

961

238

10

Jangkih Jawe

426

492

 918

351

11

Batu Ampun

521

699

1.220

352

12

Keling

  241

272

513

160

13

Remitan

264

289

553

158

14

Batu Keliang

189

161

350

108

Jumlah

5786

6,259

12.045

3.679

b.Komposisi penduduk berdasarkan pendidikan balita

No

Tingkat pendidikan

2009/ Orang

2010/      Orang

Keterangan

 

1

0-4 Tahun

996

1.054

Belum Sekolah

 

2

TK dan PAUD

77

90

 

3

SD / MI

1942

2.043

 

4

SLTP Sederajat

833

883

 

5

SLTA Sederajat

581

610

 

6

Akademik D1-D3

64

71

 

7

Serjana S1

53

59

 

8

Serjana S2

2

   2

 

9

Drop aut

342

84

 

JUMLAH                                 4.890

4.896

 

 

 

 

 c.  Jumlah penduduk berdasarkan mata pencharian

No

Mata pencharian

2009

2010

Prubahan

Ket

1

Petani

1.556

1.693

2

PNS

97

105

3

Swasta / Honorer

56

70

 

4

Buruh Tani

393

453

5

Pedagang

107

116

6

Tukang

76

86

7

Angkutan

39

45

8

Polisi / TNI

8

12

9

Pekerjaan Biasa

831

861

10

Peternak Ayam Ras

5

2

11

Peternakan Sapi dan Kerbau

105

120

JUMLAH

2.970

3.563

 

 

 

3.KONDISI EKONOMI

Gambaran umum mengenai kondisi ekonomi masyarakat desa mangkung dapat dilihat dari potensi sumber daya yang ada seperti sumber daya alam, sumber daya manusia, sumber daya kelembagaan dan sumber daya prasarana dan sarana .

Potensi sumber daya alam berupa pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan dan perikanan adalah merupakan potensi sumber daya unggulan desa yang mendominasi aktipitas masyarakat yakni hampir 80 % masyarakat desa mangkung adalah petani, buruh tani , peternak sapi, kerbau, peternak ayam dan sebagiannya adalah pedagang dan pegawai negeri sipil.

Pada tahun 2010 ini hasil produksi pertanian hampir sama dengan tahun lalu yakni masih sangat rendah atau kurang.  masih banyak petani yang mengalami gagal panen sedangkan  petani tembakau  gagal total.

sebagai dampak dari kegagalan panen ini pertumbuhan ekonomi masyarakat menajadi sangat lamban dan atau sangat kurang dan berdampak pada angaka kemiskinan serta pengangguran semakin meningkat yaitu berdasarkan KK Raskin sejumlah 1.743 KK atau sama dengan 50 % .

upaya-upaya yang dilakukan dalam rangka untuk menumbuh kembangkan perekonomian desa  serta membantu masyarakat mengatasi permasalahannyai antara lain sbb:

  1. Melakukan pemberdayaan dan pembinaan berupa pendidikan dan keterampilan penanaman jagung  pada kelompok tani di dusun tojang bekerjasama dengan dinas pertanian dan pengurus kelompok tani mandiri ( FMA ) desa.
  2. Melakukan  pemberdayaan dan pembinaan pada lembaga keuangan desa ( BUMDES) agar tetap dapat berpungsi sebagai Lembaga keuangan alternatif yang bergerak dalam bidang simpan pinjam dapat membantu masyarakat dalam permodalan. Lembaga keuangaan desa yang ada saat ini antara lain UPKD,GERBANGEMAS,PNPM-MP, dan GAPOKTAN, KOPTAN.
  3. Melakukan penyuluhan pada  petani bekerjasama dengan PPL dan Dinas Pertanian tentang pola tanam yang baik.
  4. Mengupayakan tanaman palawija dimusim kemarau sebagai tanaman alternatif selain padi dan tembakau.
  5. Mendorong petani untuk menanam pohon Sengon, Mahoni, Jati dan Pohon Turi sebagai tanaman alternatif dalam jangka panjang yang diharapkan sebagai produksi andalan untuk mengatasi kegagalan tanaman padi dan tembakau setiap tahun ( melaksanakan gerakan menanam sejuta pohon dan gerakan sejuta sapi ).

Pertumbuhan Ekonomi Desa

Tolok ukur untuk mengetahui pertumbuhan ekonomi desa perlu memperhatikan  indicator-indikator antara lain hasil produksi dan pendapatan   desa dengan  menghitung produk domistik desa bruto (PDDB) setiap tahun .maka dibawah ini kami telah melakukan kerjasama dengan semua pihak untuk menghitung Produk Domistik Desa Bruto (PDDB ) tahun 2010.

Produk Domistik Desa Bruto (PDDB) tahun 2010

A.PERTANIAN dan PERIKANAN

No. Uraian Luas

Areal

Hasil TH.2009 Hasil

Th.2010

Pertum buhan

(%)

 
1 a.Padi  sawah 992 ha 4.464  ton    4.563Ton 99 Ton 2,2 %  
  b.Padi Ladang dan Tegalan 414 Ha 921 ton  1.028      ton 407 11,6 %
2 Kacang kedelai 300  ha    160    ton     177     ton 17 10,6 %
3 Kacang tanah  15   ha      11 ton 11 10 %
4 Kacang Panjang     8  ha 40  ton           0   ton ( 40 )  
5 Ubi kayu dan ubi jalar    80 ha 600  ton      640     ton 40  6,6 %
6 Jagung   170ha 700 ton   961        ton 261 37,2 %
7

 

Ikan Air Tawar 22 ha 16.000 Ekor 10.000 ekor    
  Jumlah …………..   6.889 7.373 484 7 %

 

 

 

B.PERKEBUNAN /INDUSTRI

No. Uraian Luas   2010 Hasil 2009 Hasil 2010   Pertumbu

 

Han

%

1 Tanaman Tembakau 600 Ha 6.000 ton    0  
2 Kapur   200 Kubik 250 Kubik 50 Kubik 25 %
3 Bata Merah   250 Kubik 300 Kubik 50 kubik  
             
  Jumlah   450 550 100 22 %

 

C.PETERNAKAN

Populasi ternak sesuai jenis ternak sbb :

Nomor Jenis ternak TH.2009 TH.2010

( Ekor )

       Pertumbu  han    

( % )

1 Sapi

1.601  Ekor

   1.761

   
2 Kerbau

91

       100

   
3 Kambing

230

162

   
4 Domba

46

50

   
5 Ayam Buras

Ayam  Ras

38.100

15.800

37.500

18.500

   
6

7

Itik

Angsa

895

20

1.050

25

   
  Jumlah

56.783

59.148

2.365 4,1

 

D.PERTUMBUHAN MODAL KELEMBAGAN DAN JASA.

No. URAIAN ANG

2009

MODAL

2009

 ANG 2010 MODAL 2010 Pertumbuhan  
1 UPKD 254 331.047.000 254 331.047.100    
2 GERBANG EMAS 56 40  juta 56 40.000.000    
3 GAPOKTAN 4 klp. 100 juta 4 klp 100.000.000  
4 PNPM-MP            
             
  Jumlah 314 471.047.000 314 471.047.000  

 

E.SARANA DAN PRASARANA

No. URAIAN TH.2009 TH.2010 PERTUM

BUHAN

%
1

2

3

4

5

6

7

8

9

Lembaga Keuangan Desa

Hend Traktor

Hand Sprayer

Open Tembakau

Tungku Kapur

Heler

Prontok Banting

Lantai Jemur

Embung Rakyat

5

5

40

13

25

6

50

8

6

 

 

5

5

40

16

25

6

50

8

6

   
  Jumlah 133 133    

 

Uraian tersebut diatas menggmbarkan output hasil yang telah dilaksanakan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa selama satu tahun dengan pertumbuhan ekonomi berdasarkan perhitungan PDDB sbb :

  • Produksi tahun 2009 berdasarkan perhitungan satuan   64.255
  • Produksi tahun 2010  berdasarkan perhitungan satuan  67.204

 

Perhitungan tersebut diatas menunjukkan perkembangan atau pertumbuhan barang produksi sebesar  2.949 atau    4,5 persen, turun 0,31 % dibandingkan tahun lalu.

Dapat ditarik kesimpulan bahwa Pertumbuhan perekonomian desa mangkung masih sangat rendah dari target pertumbuhan yang direncanakan yaitu sebesar 8 % .

Permasalahan yang dihadapi antara lain sawah rata rata tadah hujan, sehingga sangat bergantung pada cuaca atau kondisi alam .sedangkan permasalahan pada lembaga keuangan mikro adalah sumber daya manusia dan kemampuan mengelola keuangan belum sesuai  yang diharapkan.

 

BAB II.

RENCANA PEMBANUNAN JANGKA MENENGAH DESA

  1. A.    Visi Dan Misi

                  VISI

Visi adalah merupakan tujuan pembangunan yang direncanakan dan akan dicapai dengan seluruh kegiatan pembangunan dan pemanfaatan potensi desa yang ada .

 

Terwujudnya masyarakat Desa  yang harmonis,damai dan  sejahtera  dalam suasana kebersamaan yang kuat, patuh dan taat menjalankan kewajibannya pada pemerintah dan agama.

 

            MISI

Untuk mewujudkan Visi tersebut , maka dilaksanakan Misi yakni :

  1. Menyelenggaraan Pemerintahan desa yang mengacu pada prinsip-prinsip penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih.
  2. Menyelenggarakan Pembangunan Desa dengan mengacu pada prinsip Menejemen Modern yang didasari dan diawali dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat mulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan serta pemeliharaan .
  3. Memberikan pelayanan pada masyarakat dalam segala aspek program pembangunan yang merupakan kebutuhan/ kepentingan masyarakat.
  4. Menumbuh kembangkan semangat demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dengan mengedepankan nilai-nilai kearifan sosial masyarakat .
  5. Menyelenggrakan secara berkesinambungan berbagai aktifitas dan atau kegiatan yang semakin memperkuat posisi masyarakat sipil ( givil sociaty )

 

  1. B.     Strategi dan Arah Kebijakan Desa

Dalam mengaktualisasikan Visi dan Misi Desa dusunlah strtegi dan arah kebijakan pembangunan desa yang berisikan program –program sebagai tindakan yang harus dilakukan pemerintah desa . progam diartikan sebagai bagian kebijakan

yang berisi satu atau lebih kegiatan yang akan dilaksanakan , sedangkan kebijakan desa adalah pedoman /petunjuk terhadap tindakan yang akan diambil untuk mencapai tujuan .

Mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2006 maka disusunlah tupoksi pembagian tugas perangkat desa , sedangkan  Petunjuk tehnis dari Bupati Lombok Tengah setiap tahun merupakan acuan penyusunan. Rencana Kerja  Pembangunan Jangka Menengah Desa   lima  Tahun dan Rencana Pembangunan Desa satu tahun yang merupakan  bagian dari regulasi atau penyedehanaan pelaksanaan program desa . RPJMD dan RPKDes disusun melalui Musyawarah rencana pembangunan desa setiap tahun dengan melibatkan semua elemen masyarakat  ( stike holdire ).

Pemerintah Desa sebagai pengemban amanah masyarakat dan penerus kebijakan  pemerintah dituntut untuk mampu dan mengetahui apa yang merupakan kebutuhan masyarakatnya yang harus segera dipenuhi dan dibangun untuk terwujudnya kesejejahteraan mereka .secara garis besar emplementasi dari berbagai kebijakan dan tugas serta fungsi yang harus dilaksanakan pemerintah desa mangkung  dapat digolongkan menjadi 3 fungsi  yaitu :

1   : Sebagai perantara antara masyarakat dan Pemerintah .

Dalam hal ini pemerintah desa sebagai penerus kebijakan

                    ( Pemerintah Pusat , Propinsi , Kabupaten ) sekaligus dituntut untuk

                     mampu menyalurkan aspirasi masyarakat , sebagai wakil

                       masyarakat.

2     : Pemerintah Desa berfungsi sebagai pelayan masyarakat .

Artinya Pemerintah Desa harus menginventarisir segala kebutuhan masyarakat , kemudian berusaha untuk mencukupinya. Kepala Desa harus mampu tampil sebagai seorang pamong yang selalu siap membantu dan melayani kebutuhan –kebutuhan masyarakat yang dipimpinnya .

3   :   Pemerintah Desa berfungsi sebagai agen pembaharuan ( agent of

change ) bagi masyarakat desa .

Artinya Pemerintah Desa harus mampu sebagai mutivator dan lokomotif dalam usaha pemberdayaan masyarakat desa , sehingga desa mampu maju kearah yang lebih baik dan modern serta meninggalkan kesan terbelakang , pinggiran dan tertinggal.

 

Strategi dan arah kebijakan desa disesuaikan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa ( RPJMDes ) Tahun 2010 tersebut dalam lampiran LKPJ ini yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan.

 

C.Prioritas Desa

Prioritas pembangunan desa diwujudkan dalam 6 agenda pembangunan  yaitu :

1)      Pengembangan pertanian,perkebunan dan agribisnis.

-Pola tanam secara intensip

-Mewujudkan program sejuta sapi dan penanaman sejuta pohon

2)       pengentasan kemiskinan dan pengangguran .

-Membantu masyarakat dalam hal permodalan melalui LKM sebagai     Lembaga simpan pinjam

-Paket bantuan pembangunan yang masuk desa harus dapat menyerap sejumlah tenaga kerja yang berasal dari masyarakat desa .

3)      Peningkatan aksesibilitas  pendidikan dan kesehatan.

-Pembangunan gedung SMKN , SMPN 8 Tojang

-Pembangunan Postu dan Puskesdes

-Pembangunan Posyandu 6 Unit

4)      Peningkatan kapasitas perangkat desa dengan penguasaan administrasi tehnologi guna peningkatan pelayanan publik secara cepat dan sederhana.

5)      Percepatan pembangunan sarana dan prasarana desa

-Pengaspalan jalan Mangkung daye –Open

-Pengaspalan jalan Pelas –Emboan

-Pengaspalan jalan Batusamban –Banyu Urip

-Pengaspalan jalan Jangkih Jawe- Mekar sari- Banyu Urip

6)      Membina masyarakat yang harmonis dengan rasa keadilan , kesetaraan dan persatuan.

-Memberikan penyuluhan keagamaan

-Menumbuhkan semangat kebersamaan dan persaudaraan, kebersamaan dll.

BAB III

KEBIJAKAN UMUM PENGELOLAAN KEUANGAN DESA

       Penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa dilaksanakan dengan mengacu pada ketentuan peraturan per-undang-undangan yang berlaku dan sesuai dengan adat –istiadat setempat, yang ditindak lanjuti dengan berbagai kebijakan dibidang penerimaan /pendapatan desa dan kebijakan dibidang pengeluaran /pembelanjaan keuangan desa dan keduanya harus dapat bersinergi sejalan dengan semakin meningkatnya tuntutan untuk penerapan prinsip-prinsip acuntabilitas dan tranparansi dalam pengelolaan keuangan desa.

Secara garis besar pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja desa tahun anggaran 2010 setelah APBDes Perubahan dapat kami sampaikan sebagai berikut:

A. PENDAPATAN DESA

No. Uraian Penjelasan Target Realisasi Prosentase ( % )
1 PAD Pendapatan Asli Desa 10.500.000 2.137.000  
2 ADD Alokasi Dana Desa 202.382.098 202.382.096  
3 Bagi Hasil Kabupaten 1.Bagi hasil pajak

Dan Bagi hasil retribusi

10.674.827 6.405.000  
4

 

 

 

5.

Bantuan keuangan dari Pemerintah

SILPA

 

1.TPAPD

2.Bantuan Propinsi

 

 

SILPA

65.650.000

10.000.000

 

 

 

555.531

 

60.600.000

10.000.000

 

 

555.531

 
 

Jumlah…….

  299.762.456 282.082.627 93,9 %

18

Penjelasan PAD Murni

No

Uraian

Target

Realisasi

Prosentase %

1

2

3

4

5

Pendapatan dari sumur Bor dan Petani Embung Orok Gendang

Terop Desa

Surat Pernyataan  Jual Beli

Surat Ket,Penduduk, Kartu Keluarga,Akte Kelahiran , Domisili ,Surat Ket.Keluar Daerah

Surat Ket.Kredit Bank

Penerimaan dari Model N1.2.3

 

Jumlah………………………………..Rp

600.000

2.000.000

5.900.000

1’000.000

500.000

500.000

10.500.000

0

450.000

200.000

1.487.000

0

55.000

2.137.000

 

Target PAD tidak tercapai disebakan Pad Murni belum dikelola dengan baik masih banyak pendapatan desa yang tidak dibukukan, selain itu penerimaan bagi hasil retribusi dan TPAPD dari Kabupaten berkurang dari target . hal ini disebabkan PAD Kabupaten mengalami Divisit .

Langkah –langkah yang akan dilakukan adalah pengelolaan PADM harus lebih ditingkatkan pengawasannya dan menunjuk pe3mbantu kaur keuangan untuk mengelola secara husus dengan membuat Buku Kas pembantu disetor setiap bulan pada bendahara. Upaya lain yang dilakukan adalah berusaha untuk menggali sector penerimaan PAD yang belum masuk menjadi sumber pendapatan atau penerimaan .

 

 

 

 

 

 

19

B. BELANJA DESA

-Belanja Langsung

No Uraian Th.2009 ( Rp) Th.2010 ( Rp) Prosentase ( % )
1 Belanja Pegawai 13.550.000 16.150.000  
2 Belanja barang dan jasa 17.875.867 28.569.871  
3 Belanja Modal 88.700.200 72.212.756  
4        
  Jumlah 120.126.067 116.932.627  

 

Belanja Tidak Langsung

No Uraian Th.2009 (Rp) Th.2010 (Rp) %
1 Belanja Pegawai 124.400.000 111.550.000  
2 Belanja Hibah   34.450.000    48.050.000  
3 Belanja Bantuan Sosial   20.550.000       5.550.000  
4 Belanja tak terduga      
  Jumlah 179.400.000 165.150.000  

 

-Pembiayaan Desa

No. Uraian Th.2009 Th.2010 Prosentase%
1 SILPA 555.531    
         
  Total Belanja Desa 299.526.067 282.082.627  

 

Permasalahan dan Penyelesaian

      Penerimaan pendapatan desa bila dibandingkan dengan luas wilayah serta tuntutan kebutuhan masyarakat terutama pembangunan bidang inpastruktur jalan lingkungan desa dan dusun yang perlu segera dibangun membutuhkan anggaran atau dana yang cukup besar, sehingga desa belum dapat berbuat banyak dalam melaksanakan pembangunan desa, namun dengan adanya program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri pedesaan dan pnpm generasi sehat dan cerdas

20

cukup membantu masyarakat dalam peningkatan pertumbuhan pembangunan dan ekonomi desa.

BAB IV

PENYELENGGARAAN URUSAN PEMERINTAHAN DESA

A.URUSAN HAK ASAL USUL DESA

Menurut impormasi  dari kalangan tokoh masyarakat yang dapat dijadikan sebagai nara sumber tentang sejarah berdirinya desa mangkung telah dapat ditarik

kesimpulan bahwa, desa mangkung berdiri sekitar tahun 1904 M diberi nama desa

mangkung diambil dari kata mangkok yang artinya wadah atau tempat, maksudnya

adalah tempat berkumpul untuk menyelesaikan berbagai kepentingan dan persoalan-persoalan yang terjadi di masyarakat terutama adat istiadat dan atau kepentingan umum dan dipimpin oleh seorang tokoh masyarakat dengan sebutan atau gelar JERO dan Kepala Desa sekarang.

Nama nama tokoh masyarakat yang pernah memimpin desa mangkung

sampai saat ini sbb :

NO. N A M A ALAMAT PERIODE MASA JABTN KET
1 Mq.Kayangan Mkg Daye 1904-1909 4 JERO
2 Mq.Anom Batusamban 1909-1912 3  
3 Mq.Kayangan Mkg Daye 1912-1916 4  
4 Mq.Nirah Balagri 1916-1918 2  
5 Mq.Jinamat Tanggak 1918-1919 1  
6 Mq.Mutariye Pelah 1919-1921 2  
7 Mq.Ayulan Mkg.Daye 1921-1923 2  
8 L.Arpan als.H.L.Moh.Saleh Mkg Lauq 1923-1935 12 Kades
9 Mq.Mustiah Mkg.Lauq 1935 1 Pjs.Kds
10 H.L.Moh.Saleh Mkg.Lauq 1935-1946 10 Kades
11 H.L.Darmawan Mkg.Lauq 1946-1957 11  
12 H.L.Simpang Batusamban 1957-1990 33  
13 L.Sudirman Mkg.Lauq 1990-2007 17  
14 L.Athar Mkg.Lauq 2007-2013 3 skarang

21

PERMASALAHAN DAN PENYELESAIAN.

Penyelenggaraan urusan pemerintahan desa oleh pemerintah desa ditinjau dari segala aspek kegiatan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan setiap tahun menunjukkan perkembangan dan peningkatan yang sangat lamban .hal ini disebabkan antara lain lemahnya sumber daya manusia (SDM) dan potensi sumber daya alam (SDA) belum dapat dimanfaatkan. Namun seiring dengan perkembangan zaman yang semakin modern dan keberhasilan pembangunan nasional yang dilaksanakan pemerintah pusat disegala bidang tingkat kesejahteraan masyarakat desa mangkung juga semakin meningkat demikian pula kemajuan dibidang lainnya.

 

B.URUSAN  PEMERINTAHAN YANG DISERAHKAN

    KABUPATEN/KOTA

Mengacu pada  Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 35 Tahun 2007 pasal 8 huruf b  urusan pemerintah  yang diserahkan kabupaten  merupakan tugas desentralisai yang dilaksanakan pemerintah desa meliputi berbagai bidang yang telah ditentukan dan diwujudkan dalam bentuk program dan kegiatan desa yang disesuaikan dengan kondisi serta kemendesakan kebutuhan masyarakat .

a.Bidang Pertanian  Ketahanan Pangan

Pertanian ketahanan pangan merupakan sektor unggulan bagi percepatan pertumbuhan dan perkembangan perekonomian masyarakat desa mangkung , hal ini didukung dengan wilayah pertanian berupa sawah, kebun dan tegalan yang sangat luas yaitu mencapai kurang lebih 2000 ha, selain itu banyak juga embung untuk budidaya ikan air tawar .kegiatan masyarakat dalam bidang pertanian ini antara lain : tanam padi , jagung , kedelai , kacang2an dimusim hujan dan tanam tembakau dimusim kemarau disertai pula dengan tanaman lain lain dengan hasil produksi yang masih sangat minim karena sistim pola tanam secara tradisional dan juga sangat tergantung pada curah hujan setiap tahun .

Usaha-usaha yang dilakukan dalam rangka peningkatan produksi dan produktipitas untuk mewujudkan ketahanan pangan yang  terkait dengan sistim usaha tani antara lain :

  1. penyediaan sarana dan prasarana  hasil produksi  untuk nilai tambah bagi peningkatan pendapatan petani dan terpenuhinya kebutuhan masyarakat.
  2. Pemasyarakatan penggunaan alat mesin pertanian,kampanye dan penyediaan benih unggul.
  3. Melakukan pembinaan pada beberapa kelompok tani bekerjasama dengan dinas pertanian ppl desa dan pengurus FMA desa.
  4. Pembinaan petani pemakai air ( P3 A ) .
  5. Meningkatkan kapasitas dan fungsi embung orok gendang dan sumur bor serta perbaikan saluran irigasinya yang merupakan potensi pendukung tersedianya air untuk pertanian tembakau dimusin kemarau .
  6. Pelepasan ikan sebanyak 10 ribu ekor di Embung Orok gendang , embung

patre , embung raik dan embung lendang andus bantuan dari Dinas

kelautan dan perikanan .

  1. Pendidikan dan pelatihan Klp.Tani Jagung di Dusun Tojang.

 

b. Bidang Kehutanan dan Perkebunan

Salah satu kebutuhan hidup manusia dalam kehidupan sehari-hari adalah tidak bisa pisah dari hutan dan kebun,dimana hutan dan kebun memiliki fungsi dan

mamfaat yang cukup besar bagi manusia antara lain dapat mencegah bencana alam,longsor, banjir, melindungi mata air dan melindungi stabilitas alam juga

kayunya menjadi kebutuhan hidup manusia sehari-hari sehingga hutan menjadi penting untuk di lestarikan.

Program-program yang telah dilaksanakan dalam urusan kehutanan dan perkebunan ini antara lain :

  1. Melakukan upaya pemulihan hutan dan lahan melalui kegiatan penghijauan, melakukan pembinaan, dan penyuluhan pada masyarakat di sekitar kawasan hutan melalui kelompok tani.  bekerjasama dengan dinas terkait yakni Dinas Kehutanan dan Perkebunan dan AMB
  2. Melaksanakan gerakan penanaman sejuta pohon ( jati, Mahoni, Sengon dan Turi ) pada lahan yang kurang pruktip dan lahan tidur bekerjasama dengan Dinas Kehutan , AMB dan  PT Sadana.

 

 

 

23

c. Bidang Koperasi Usaha Kecil  Menengah

Sebagai salah satu pilar ekonomi masyarakat yang erat kaitannya dengan pemberdayaan masyarakat pedesaan, maka sudah selayaknya pembangunan koperasi atau usaha kecil mengengah mendapatkan perhatian yang cukup penting disamping pembangunan lainnya. usaha kecil menengah diharapkan akan menjadi sebuah pilar  ekonomi pedesaan yang kokoh yang memiliki kekuatan ekonomi yang berorientasi pada pertumbuhan harus dibarengi dengan menumbuh kembangkan potensi ekonomi yang merata .

            Dalam rangka mewujudkan pembangunan pilar-pilar ekonomi yang kokoh dan merata  tersebut, pemerintah desa telah berupaya dengan berbagai  program dan kegiatan –kegiatan antara lain :

  1. Pemberdayaan lembaga keuangan desa agar tumbuh dan berkembang secara sehat sehingga berfungsi efektif dan mandiri.
  2. Peningkatan kualitas sumber daya pengurus Lembaga Keuangan Desa  melalui pembinaan dan pelatihan bekerjasama dengan badan pemberdayaan masyarakat dan desa Kabupaten Lombok Tengah.
  3. Pendidikan dan pelatihan keterampilan masyarakat yang bergerak dalam bidang usaha ekonomi produktif, jasa, dan lain-lain.

 

d.Penanaman Modal

 

e.Bidang Pendidikan dan Kebudayaan

Pendidikan adalah merupakan hak setiap warga negara. kualitas sumber daya manusia suatu daerah dapat ditentukan dengan parameter tingkat pendidikannya dan merupakan salah satu indikator bagi keberhasilan pembangunan Oleh karena itu pembangunan bidang pendidikan merupakan perioritas pembangunan dalam rangka terwujudnya sumber daya manusia yang berkualitas sebagai insan pembangunan pedesaan .sebagai wujud tanggung jawab pemerintah bersama masyarakat telah berupaya meningkatkan mutu pendidikan dan aksesibilitas pendidikan dalam bentuk program dan kegiatan-kegiatan antara lain :

  1. Turut serta mensukseskan program wajib belajar 9 tahun dan peningkatan mutu pendidikan.
  2. Turut serta membantu penyelenggaraan  progam pendidikan baik pormal maupun non pormal .
  3. Melakukan pembukaan sekolah SLTP di Tojang
  4. Mengupayakan bantuan rehab sekolah dan pembangunan gedung SMKN dan SMPN Tojang
  5. Mengupayakan pembentukan Perpustakaan Desa , kemudian mengusahakannya sebagai pusat kegiatan belajar  masyarakat .
  6. Melakukan pembinaan dan pendidikan keterampilan.dalam bidang seni dan budaya

 

f.Bidang Kesehatan

Pelayanan kesehatan merupakan hak dasar bagi masyarakat, dan dalam pelayanan kesehatan  serta peningkatan derajat kesehatan masyarakat pemerintah pusat maupun pemerintah propinsi telah meluncurkan program-program  antara lain program NICE, Gerakan 3 A ( AKINO,ABSANO,ADONO), PNPM Generasi

sehat dan cerdas dan lain lain.walaupun demikian gangguan kesehatan masyarakat tidak dapat dihindari banyak penyakit yang menimpa masyarakat antara lain penyakit cikungunya, demam berdarah, malaria, muntaber dll.yang sangat perlu mendapat penanganan yang lebih serius dari pemerintah dan pemerintah desa.

Kegiatan kegiatan yang dilakukan antara lain :

  1. Tersedianya sarana dan prasarana pelayanan kesehatan seperti kelengkapan pelayanan Puskesmas Desa Mangkung  harus didukung dengan pasilitas yang cukup dan dengan tenaga yang  cukup pula seperti tenaga dokter, bidan desa , perawat , rumah inap , kendaraan  dll.
  2. Pembangunan Postu dan puskesdes di Dusun Jangkih Jawe untuk peningkatan akses pelayanan masyarakat bagian selatan
  3. Peningkatan pelayanan masyarakat meliputi :

Pelayanan kesehatan balita , ibu pada posyandu di masing masing dusun , pelayanan kesehatan masyarakat miskin , pemberian makanan pendamping bagi bayi kurang gizi , pengelolaan jamkesmas .

  1. Merencanakan pembangunan posyandu di 6 dusun dan puskesdes di dusun jangkih jawe.
  2. Mengupayakan dan memperjuangkan insentip kader posyandu.

 

Selanjutnya perlu disampaikan hal2 sbb :

1.Angka kematian Ibu ( Akino )         =…….0  Orang

2.Angka kematian bayi                       =……..0 Orang

3.Jenis penyakit yang menimpa masyarakat :

-Penyakit chikungunya, demam berdarah, muntaber dll.

4.Angka buang air sembarang tempat =    2.977   Orang

5.Yang memiliki jamban keluarga      =        488   KK

 

g.Bidang Sosial

Banyaknya warga masyarakat desa yang tergolong miskin , pengangguran, anak terlantar, hal ini merupakan dampak dari kresis yang telah menimpa bangsa Indonesia tahun 1997 yang  masih dirasakan sampai dengan saat ini. kita tidak

boleh tinggal diam, melainkan harus bekerja keras agar segera keluar dari permasalahan tersebut. program dan kegiatan yang dilakukan adalah pemberdayaan masyarakat miskin, anak yatim, anak terlantar, pemberdayaan lembaga sosial seperti panti asuhan, pekerja sosial masyarakat , mengupayakan bantuan keserasian  sosial dan kelompok usaha bersama masayarakat miskin bekerjasama dengan dinas sosial dan tenaga kerja lombok tengah dan dinas lain yang terkait , mengusulkan bantuan rumah sehat ke dinas sosial dan tenaga kerja, menyalurkan program beras miskin kepada rumah tangga sasaran penerima mamfaat .

h.Bidang Pekerjaan Umum

Dalam penyelenggaraan dan pengelolaan pembangunan desa urusan pekerjaan umum adalah satu  urusan yang sangat penting ( Vital) dan strategis dalam mendukung dan menunjang peningkatan pendayagunaan dan pengelolaan potensi desa yang dimiliki guna sepenuhnya meningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa .

Dalam upaya meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana fasilitas  umum tersebut pemerintah desa telah melaksanakan  program-program sebagai berikut .

  1. Perbaikan jalan lingkungan dusun  di Pelah –Bat Eat sepanjang 1.500 M sumber dana dari PNPM-MP
  2. perbaikan jalan lingkungan di di dusun Mangkung Daye-Remitan panjang………….M  sumber dana dari APBD II
  3. Perbaiakan jalan lingkungan dusun di Mangkung Lauq sepanjang ……..M dana dari APBD II
  4. Pembuatan jembatan Nuluh Bat Eat sumber dana dana dari APBD II
  5. Pembuatan jalan lingkungan dusun sepanjang 1150 M sumber dana Pasca Krisis APBN

 

i.Bidang Perhubungan

Dalam bidang perhubungan kerap kali terjadi permasalahan-permasalahn dalam urusan lalulintas, sosial kemasyarakatan dan lain-lain, sehingga bidang

perhubungan merupakan salah satu bidang yang sangat strategis dan prospektif dalam urat nadi kehidupan ekonomi, sosial, budaya, politik dan pertahanan keamanan, sehingga arahan pembangunan perlu dipokuskan pada terwujudnya sistim transportasi yang maju dan mampu mewarnai dinamika gerak pembangunan secara keseluruhan.

Langkah-langkah strategis dilakuakn dan yang direncanakan untuk terciptanya sistem transportasi yang tertib, teratur, lancar, aman dan nyaman antara lain:

  1. Melakukan penertiban para pedagang dan parkir kendaraan di Pasar Umum Mangkung
  2. Mengupayakan untuk merelokasikan pasar mangkung ke wilayah Open Dusun Mangkung Lauk di lokasi jalan baru
  3. Mengusahakan pembuatan terminal kendaraan umum.

 

j.Bidang Pertambangan dan Energi serta Sumber Daya Mineral

Program yang telah dilaksanakan antara lain:

  1. Mensosialisasikan pada masyarakat dampak dari penambangan galian c dan kalaupun dilakukan harus sesuai dengan peraturan per undang undangan .
  2. Pengadaan Listrik Tenaga Surya ( PLTS ) be beberapa Masjid dan Mushalla bekerja sama dengan Dinas Pertambangan dan Sumberdaya Mineral Kabupaten Lombok Tengah.

 

k.Bidang Perindustrian dan Perdagangan

Kegiatan yang dilakukan dalam bidang perindustrian dan perdagangan antara lain :

  1. Melakukan pembinaan dan penertiban pada masyarakat yang memiliki ternak , mendorong mereka untuk pembuatan kandang komplek bagi peternak sapi dan kerbau
  2. Membantu para pengerajin seperti anyaman bedek, bakul, pemintalan dan lain-lain dalam permodalan dan keterampilan serta pemasaran hasil produksi .
  3. Melakukan penertiban bagi pedagang yang berjualan di lokasi pasar agar tidak menggunakan bibir jalan sebagai tempat berdagang untuk ketertiban dan keamanan lalu lintas dan transportasi .

 

l.Bidang Tenaga Kerja dan Transmigrasi

Dalam rangka peningkatan kesempatan kerja dan pendaya gunaan tenaga kerja mengupayakan pelaksanaan kegiatan pembangunan desa dengan sistem padat karya dan pemanfaatan tenaga lokal terhadap program yang masuk desa .membantu tenaga kerja Luar Negeri yang bermasalah seperti asuransi kematian  dan lain-lain.

 

m.Bidang Penataan Ruang, Pemukiman/perumahan

          Dalam rangka memelihara keseimbangan antara laju pertumbuhan dan keseimbangan pembangunan dengan kelestarian lingkungan serta memberikan dukungan yang nyaman terhadap seluruh aktipitas kehidupan, maka ruang perlu

ditata dan diatur pemamfaatannya secara terpadu dan sinergis sesuai dengan potensi yang ada dan kondisi yang dibutuhkan. kegiatan penataan  ruang perlu dilakukan untuk dapat mewujudkan efisiensi pemamfaatan ruang sebagai tempat berlangsungnya kegiatan ekonomi dan sosial maupun keserasian dan keselarasan antara daya dukung lingkungan,fungsi lingkungan dengan struktur lingkungan yang terkait dengan jaringan infrastruktur yang menghubungkan antara pusat pemukiman dengan pusat jasa, perdagangan atau sebaliknya.

Pertumbuhan penduduk lambat laun akan mengakibatkan kepadatan penduduk, sehingga pemerintah desa perlu ada upaya memnuhi ketersediaan sarana dasar pemukiman sebagai konsekwensi kebutuhan penduduk yang semakin

meningkat dan kompleks, seperti tersedianya perumahan yang layak dan lingkungan yang sehat

n.Bidang Lingkungan Hidup

Pelaksanaan urusan lingkungan hidup tidak terlepas dari suatu upaya untuk pemulihan lingkungan dan pelestarian sumber daya alam. Pembangunan lingkungan hidup juga dapat dijadikan sebagai fungsi kontrol pelaksanaan pembangunan pada bidang lainnya agar terwujud pelaksanaan pembangunan yang

berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Lingkungan hidup juga berperan dalam mengembangkan sumber daya alam dan juga dalam menata desa agar tetap indah dan menarik, maka keseimbangan lingkungan hidup sudah sepatutnya dipertahankan dan dilestarikan.

Urusan lingkungan hidup difokuskan pada pengawasan dan pengendalian perusakan lingkungan agar tetap lestari.

 

o.Bidang Politik Dalam Negeri dan Administrasi Publik

Dalam rangka ketertiban dan ketentraman masyarakat serta menumbuhkan partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban umum pemerintah desa telah berupaya untuk mensosialisasikan peraturan peratuan pemerintah pada Partai Politik Parpol, Organisasi Masyarakat ( Ormas )dan atau pada masyarakat desa

pada umumnya untuk diikuti dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya ( low inforcement ) .

p.Bidang Otonomi Desa

Otonomi desa adalah hak, wewenang dan kewajiban desa untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat . dalam hal ini pemerintah desa telah mengadakan proses regulasi atau penyederhanaan peraturan peraturan yang ada, melakukan penelitian dan pendataan potensi desa, melakukan kerjasama antar desa , melakukan penetapan anggaran pendapatan dan belanja desa .

 

q.Bidang Perimbangan Keuangan

Dana perimbangan keuangan merupakan dana yang bersumber dari dana perimbangan keuangan pusat dan daerah yang  diterima  pemerintah daerah kemudian dialokasikan pada desa yang disebut alokasi dana desa ( ADD) sebesar 10 %. Adalah merupakan dana rutin yang diterima desa setiap tahun sebagai salah satu sumber dana pembanguanan desa.

 

r.Bidang Tugas Pembantuan

Dijelaskan dalam Bab IV

 

s.Bidang Pariwisata

 

t.Bidang Pertanahan

Kegiatan dalam bidang pertanahan antara lain :

  1. Memberikan pelayanan pada masyarakat yang melakukan transaksi jual beli, pembuatan surat keterangan warisan , hibah  dll.
  2. Memberikan surat keterangan hak atas tanah
  3. Memfasilitasi penyelesaian sengketa tanah .

u.Bidang kependudukan dan catatan sipil

Kegiatan yang dilaksanakan dalam bidang kependudukan dan catatan sipil antara lain :

  1. Melakukan registrasi jumlah penduduk sesuai jenis kelamin dan mata pencaharian dilaksanakan oleh kepala dusun dan sampai saat ini belum selesai.
  2. Melakukan registrasi jumlah penduduk  menurut hak pilih dalam  pilkada dan oleh PPS .
  3. Menerbitkan surat keterangan kartu keluarga  untuk penerbitan KTP
  4. Melakukan pendataan dan pembinaan dalam kegiatan mutasi penduduk .
  5. Membuat surat keterangan untuk penerbitan akte kelahiran .

 

v.Bidang Kesatuan Bangsa, perlindungan masyarakat dan pemerintahan

    umum.

Kondisi sosial masyarakat desa mangkung pada tahun 2009 secara umum masih relatip aman dan terkendali

langkah langkah yang dilakukan antara lain :

  • Melakukan kegiatan sambang desa dan mengikuti kegiatan patroli aparat keamanan ( polisi ) .
  • Bersama BKD tetap memelihara dan menjaga ketertiban dan keamanan desa.

w.Bidang perencanaan

Perencanaan pembangunan desa memiliki peran strategis dalam menentukan arah dan kebijakan serta prioritas pembangunan desa. Perencanaan pembangunan desa diarahkan pada terwujudnya perencanaan pembangunan yang partisipatif, aspiratif  dan akuntabel. hal ini akan dapat terlaksana apabila perencanaan pembangunan dilandasi prinsip-prinsip dan mekanisme perencanaan pembangunan yang telah diatur dalam peraturan daerah maupun peraturan desa.

Penyusun perencanaan pembangunan desa baik rencana  pembangunan jangka menengah maupun rencana pembangunan desa satu tahun disusun dan direncanakan secara bersama sama  dengan melibatkan semua tokoh masyarakat

( stike holdire ) melalui musyawarah rencana pembangunan desa ( musrenbangdes).setiap tahun.

 

x.Bidang Penerangan , impormasi dan komunikasi

Menyampaikan/mensosialisasikan peratuan perundang-undangan, peraturan pemerintah , peraturan menteri , peraturan daerah dan kebijakan-kebijakan pemerintah untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya serta penegakan hukum . selain dari pada itu juga menyampaikan impormasi jenis-jenis pembangunan  yang masuk desa .

 

 

y.Bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak

Peran perempuan tidak dapat dipisahkan dalam kesuksesan pembangunan, pemerintah desa menyadari hal tersebut dengan mengikut sertakan perempuan dalam proses  pembangunan seperti pada pelaksanaan musrenbangdes , musrenbang kecamatan dan juga keikut sertaannya sebagai pelaku dalam pembangunan desa  minimal 30 persen .

Melakukan gerakan sayang ibu dan balita , mensosialisasikan pentingnya kesehatan ibu dan balita sehingga mereka akan tetap memelihara kesehatannya dan dapat mencegah kematian yang sering menimpa ibu hamil dan bayinya.

 

z.Bidang Keluarga berencana dan keluarga sejahtera

Bkerjasama dengan puskesmas menyampaikan inpormasi pada masyarakat tentang  standar keluarga sejahtera ,makanan sehat bagi balita ,imunisasi dan gizi keluarga, mensosialisasikan  gerakan sayang ibu , mensosialisasikan tindakan pencegahan kematian ibu hamil dan melahirkan serta kematian bayi

 

a.a.Bidang Pemuda dan olah raga

Pemuda dan olah raga satu kesatuan yang melekat dan tidak dapat dipisahkan sebagai generasi penerus bangsa.pemuda merupakan harapan bangsa, segala potensi dan kreatifitasnya perlu dipacu terus menerus agar terbina generasi

yang tangguh dan mandiri serta siap berprestasi baik di tingkat daerah , nasional maupun internasional.

Dalam upaya memacu prestasi pemuda dan keolahragaan , maka pemerintah desa mangkung telah melaksanakan program sbb:

  • Peningkatan peran serta kepemudaan dengan pembentukan  karang taruna kemudian mengusahakan keterlibatannya dalam pembangunan desa.
  • Pengadaan sarana dan prasarana olah raga .
  • Pembinaan dan pemasyarakatan olah raga .
  • Menyelenggarakan berbagai kegiatan pertandingan olah raga , seni dll.

 

 

 

b.b.Bidang Pemberdayaan masyarakat desa

  • Melakukan identifikasi sumber daya manusia
  • Peningkatan peranserta masyarakat desa dalam pembangunan
  • Penataan dan pemberdayaan organisasi masyarakat desa

 

c.c.Bidang statistik

Bidang statistik sangat penting dan berperan dalam memotret kegiatan kegiatan pembangunan melalui kumpulan angka angka terhadap pembangunan desa.secara umum urusan dan kegiatan statistik dilakukan  kerjasama dengan badan pusat statistik kecamatan dan kabupaten lombok tengah. program yang dilaksanakan antara lain sensus  pendataan penduduk, sensus pendataan ekonomi dan lain2.

 

d.d.Bidang arsip dan perpustakaan

Dokumen-dokumen penting desa adalah aset yang perlu diamankan, dilestarikan dan dipelihara secara utuh keberadaannya karena memuat sejarah perkembangan desa.urusan kearsipan berperan penting dalam mengadministrasikan perkembangan desa setiap tahunnya.guna menunjang tata kearsipan tersebut program program yang dilaksanakan pemerintah desa adalah: program pelayanan administrasi perkantoran, program peningkatan sarana dan prasarana aparatur, peningkatan kapasitas sumber daya aparatur , peningkatan pengembangan system

pelaporan keuangan desa, dan program penyelamatan dan pelestarian dokumen/ arsip desa. Sementara dibidang perpustakaan seiring dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan tehnologi dewasa ini keberadaan sarana perpustakaan amat dibutuhkan, terlebih pula dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat dalam budaya baca baik dikalangan pelajar maupun masyarakat umum.sebagai upaya mendukung urusan perpustakaan tersebut, program yang dilaksanakan adalah pengembangan budaya baca dan pembentukan perpustakaan desa serta pengembangannya bekerjasama dengan perpustakaan kabupaten lombok tengah .

 

 

BAB  V

PENYELENGGARAAN  TUGAS PEMBANTUAN

  1. TUGAS PEMBANTUAN YANG DITERIMA

Tugas pembantuan yng diterima adalah merupakan tugas yang diserahkan pemerintah pada pemerintah desa berupa program kegiatan pemerintah pusat dan daerah seperti pendistribusian raskin setiap tahun dan paket program lainnya seperti jamkesmas, pendataan penduduk dll.

 

  1. TUGAS PEMBANTUAN YANG DIBERIKAN

Kepala Desa yang merupakan unsur penyelenggara pemerintahan desa diharapkan mampu menyelenggarakan pemerintahan dan melaksanakan pembangunan desa secara optimal .hal ini akan dapat dilakukan dengan kemampuan kepala desa untuk mengatur dan meregulasikan atau menyederhanakan berbagai peraturan dan kebijakan pemerintah serta dituntut untuk mampu memberikan tugas-tugas pada semua perangkat desa  mulai dari sekkretaris desa , kepala-kepala urusan , kepala dusun , pembantu PPN , penghulu desa , pekasih dan satuan pelaksana tugas lainnya .tugas-tugas pembantuan yang diberikan kepala desa kepada perangkat desa sesuai dengan peraturan daerah nomor : 10 tahun 2006  .diantara tugas-tugas yang diberikan anatara lain :

  1. Penyusunan rancangan peraturan desa tentang APBDes dan peraturan desa

lainnya .

  1. Pembuatan Propil desa
  2. Pelaksanaan tugas keamanan dan ketentraman di dusun
  3. Pencatatan peristiwa pernikahan
  4. Membina kerukunan hidup beragama dan penyuluhan dakwah agama .

 

BAB VI

PENYELENGGARAAN URUSAN PEMERINTAHAN LAINNYA

A.KERJASAMA ANTAR DESA

Untuk kepentingan desa dapat mengadakan kerjasama antar desa sesuai dengan kewenangan kepala desa atas persetujuan BPD .

Kerjasama yang dilakukan tahun 2009 ini antara lain :

  1. Bidang pemberberdayaan masyarakat desa  ( PNPM-MP) terbentuk BKAD
  2. Bidang keamanan dan ketertiban masyarakat ( Porum Kepala Desa ).

 

B.KERJASAMA DENGAN PIHAK KETIGA

C.BATAS DESA

Menurut permendagri no:27 tahun 2006 pasal 1 ayat 6 batas adalah pemisah antara desa yang bersebelahan baik berupa batas alam maupun berupa

batas buatan .batas alam adalah unsur-unsur alami seperti gunung , pantau ,danau dan lain-lain yang menjadi batas desa sedangkan batas buatan adalah unsur-unsur buatan manusia seperti pilar batas,jalan, rel kreta api,saluran irigasi dan lain sebagainya.

Berdasarkan kondisi serta perkembangan penyelenggaraan pemerintahan desa mangkung, bahwa batas desa masih berdasarkan batas alam ,belum memiliki batas-batas yang memang dibuat pemerintah desa .

 

D.PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN BENCANA

Kondisi geografis desa mangkung yang sebagian adalah merupakan pegunungan yang rata-rata telah gundul sehingga dimusim hujan berpotensi

terhadap bencana longsor  dan banjir. .langkah langkah yang dilakukan adalah memberikan penyuluhan dan pembinaan  pada masyarakat agar sadar bahwa hutan memiliki fungsi yang sangat penting dalam kehidupan kita sehari-hari dan dapat mencegah terjadinya bencana alam tersebut.

 

E.PENYELENGGARAAN KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN UMUM

Dalam rangka meningkatkan stabilitas ketentraman dan ketertiban masyarakat  telah diupayakan melalui upaya preventif dan represif, penegakan aturan .sebagai upaya penciptaan kehidupan yang kondusif dilakukan melalui patroli sambang desa, pemberdayaan sistim keamanan lingkungan dan penyuluhan serta himbauan untuk selalu hidup dalam kerukunan beragama dan saling menghargai sesama masyarakat dalam suasana yang berbeda tapi satu tujuan yaitu ketentraman dan ketertiban dalam bermasyarakat .sebuah ilustrasi kegiatan yang dilakukan pemerintah desa adalah terciptanya keseimbangan hubungan yang

35

harmonis antara Ulama dan Umaro dan telah dilakukan melalui berbagai kegiatan seperti sapari jumat , sapari tarawih pada bulan ramadhan,  Ijtimak  tanggal 15 setiap bulan dll.perlindungan masyarakat dari gangguan keamanan dengan membuat poskamling, mengadakan ronda malam dan pengamanan husus ditempat tempat yang dianggap rawan .

Demikianlah kami sampaikan  laporan keterangan pertanggungjawaban penyelenggaran pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan desa mangkung tahun 2010 ini, selanjutnya kami menyadari bahwa apa yang kami laksanakan belum dapat sepenuhnya memenuhi harapan dan aspirasi semua pihak, karena tuntutan kebutuhan dan perkembangan yang terus bergerak maju.tetapi berkat kesepahaman dan kerjasama yang baikl serta dukungan yang besar dari seluruh lapisan masyarakat penyelenggaran pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan dapat berjalan dengan baik.

Akhirnya kami menyampaikan ucapan terimakasih serta penghargaan yang setinggi tingginya kepada seluruh lapisan masyarakat desa masngkung atas

kerjasama dan dukungannya dalam pelaksanaan berbagai kegiatan pembangunan desa mangkung yang kita cintai . semoga Allah menjadikannya sebagai amal ibadah .Amin.

                                                     Mangkung 1 Maret 2011

                                                        Kepala Desa Mangkung

 

 

 

                                                                                Lalu Athar

 

 

 

 

 

 

 

36

LAMPIRAN :

Lampiran 1. Impo pembangunan yang dilaksanakan tahun 2010

Lampiran 2.RPJMDes dan RKPDes tahun 2010

Lampiran 3. Poto/GambarTempat-tempat yang penting

-Situs Batu Rijang

-Makam2 Tokoh Masyarakat

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PERINCIAN :  REALISASI PENGGUNAAN BELANJA DESA

TA 2010

No. Uraian Perencana-

an sesuai Perdes 2010

Realisasi Prosentase

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

24

25

26

27

28

29

30

31

32

33

34

35

36

37

38

39

40

Honorarium PJP,PPKD,Pimpinan Kegiatan, Bendahara

Honorarium Pegawai Honorer

Honorarium Penjaga Kantor

Belanja perjalanan Dinas dalam daerah

Belanja perjalanan dinas luar daerah

Belanja ATK

Belanja Air

Belanja Listrik

Belanja suku cadang

Belanja bahan bakar minyak

Berlanja penggandaan

Belanja air minum harian

Belanja rapat

Belanja pakian dinas

Belanja pengadaan Almari

Belanja pengadaan papan pengumuman

Belanja pengadaan monitor 2 bh

Belanja kelengkapan komputer

Belanja pengadaan meja rapat

Belanja pengadaan kursi tamu

Belanja pengadaan kunstruksi jalan

Belanja kunstruksi jaringan air

Belanja rehab kantor desa

Belanja penataan halaman kantor desa

Belanja pegawai ( Perangkat Desa )

Belanja Honorarium Kadus

Belanja honorarium Penghulu

Belanja Operasional Kades

Belanja Hibah kepada BPD

Belanja hibah LKMD

Belanja hibah PKK,

Belanja hibah padaKTI

Belanja hibah pada,BKD

Belanja pembuatan propil Desa

Belanja KF

Belanja bantuan lembaga pendidikan  TK

Belanja bantuan sosial

Belanja Hari Besar

Belanja air minun pegawai

Belanja penerangan jalan

 

Belanja pembelian Jinamu

Belanja Lomba DEsa

 

 

6.300.000

    7.800.000

3.250.000

2.000.000

5.000.000

2.250.000

   420.000

   800.000

   400.000

.1550.000

   500.000

   500.000

5.500.000

5.500.000

2.250.000

    500.000

2.500.000

   550.000

1.600.000

2.000.000

3.500.000

11.179.098

50.283.000

2.180.357

65.650.000

39.000000

1.950.000

10.000.000

21.250.000

4.000.000

4.000.000

4.000.000

4.000.000

5.000.000

5.000.000

2.000.000

7.000.000

4.000.000

 

6.300.000

6.600.000

3.250.000

1.120.000

5.000.000

2.524.500

   400.000

   800.000

    —–

1.600.000

———

493500

3.424.572

6.405.000

2.400.000

———

2.725.000

   681.799

2.000.000

2.067.500

——–

——-50.772.256

12.248.000

60.600.000

39.000.000

  1.950.000

10.000.000

21.250.000

   4.000.000

   4.000.000

   4.300.000

   4.000.000

  5.500.000

  5.000.000

  2.000.000

  3.550.000

       ——-

      760.500

      360.000

 

     800.000

   4.200.000

 

Jumlah

282.082.627

Mangkung , 31 Desember 2010

 

Mengetahui                                                         Bendahara

Kepala Desa Mangkung

 

 

 

(   Lalu Athar     )                                                (     Lalu Badni        )            

About laluathar

Sharing apa yang perlu di share untuk semua.....
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s